Perbedaan Tanning Indoor dan Berjemur di Luar Ruangan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apa itu tanning?

Tanning,atau sering disebut dengan berjemur, adalah proses penggelapan kulit dari paparan radiasi ultraviolet (UV). Radiasi UV dapat berasal dari sumber yang berbeda seperti sinar matahari atau lampu tanning buatan.

Umumnya orang-orang melakukan tanning agar memiliki kulit mereka berwarna kecokelatan untuk tujuan kosmetik. Kegiatan ini mencakup tanning (berjemur) atau tanning indoor. Tanning sendiri memanfaatkan paparan sinar matahari agar kulit secara alami dapat menggelap. Sementara itu, tanning indoor menggunakan alat-alat seperti lampu tanning, atau tempat tidur khusus tanning yang dapat menggelapkan kulit secara artifisial.

Efek paparan sinar matahari pada kulit

Ada kekhawatiran ketika Anda memutuskan untuk melakukan tanning. Sebab, paparan sinar matahari dapat mempengaruhi kesehatan. Paparan sinar matahari yang berlebihan pada kulit, apa pun metodenya, dapat menyebabkan kerusakan kulit.

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan keriput, bintik-bintik dan penuaan dini pada kulit. Hal ini disebabkan oleh radiasi UV akibat paparan sinar matahari yang merusak jenis jaringan kulit elastin. Ketika jaringan-jaringan ini rusak, kulit kehilangan elastisitasnya dan mulai melorot dan meregang. Dampak ini mungkin belum terlihat jika seseorang masih berusia muda, tetapi akan terlihat jelas ketika Ia menua.

Paparan sinar matahari yang berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti:

  • Lesi kulit pra-kanker (actinic keratosis) disebabkan oleh penurunan fungsi kekebalan kulit.
  • Lesi kulit kanker (karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma) yang disebabkan oleh penurunan fungsi kekebalan kulit
  • Tumor kulit jinak
  • Kulit berubah warna (yaitu pigmentasi belang-belang), terutama kulit menguning
  • Pelebaran pembuluh darah kulit (telangiectasias)
  • Hilangnya elastin dan kolagen kulit (elastosis)

Hal-hal yang perlu diingat ketika berjemur atau hanya mengekspos kulit ke sinar matahari meliputi:

  • Oleskan tabir surya dengan indeks SPF minimal 30 dan seng oksida untuk memberikan kulit Anda perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA. Tabir surya harus dioleskan 20 menit sebelum keluar rumah. Selain itu, tabir surya akan hilang setelah 2 jam, atau terkena air atau keringat berlebih. Anda sangat disarankan untuk mengoleskan kembali tabir surya setelah keadaan yang disebutkan di atas.
  • Jika tidak berjemur, gunakan pakaian dan produk kosmetik yang mengandung perlindungan UV.
  • Kenakan topi dengan pinggiran lebar
  • Pakai kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV
  • Periksalah keadaan kulit Anda secara teratur

Tanning indoor

Tanning indoor menggunakan peralatan buatan dalam ruangan tertentu seperti tanning bed atau sunlamp untuk mendapatkan warna kecokelatan pada kulit yang biasanya disebabkan oleh sinar matahari. Banyak orang yang lebih memilih tanning indoor karena alasan-alasan tertentu termasuk:

  • Banyak orang percaya bahwa tanning indoor dapat memberikan warna cokelat pada kulit dan juga mencegah kulit terbakar, tidak seperti tanning di luar ruangan. Hal ini belum tentu benar, karena kulit cokelat hanyalah tanda bahwa kulit telah rusak oleh radiasi.
  • Banyak orang percaya bahwa tanning mengurangi risiko kulit terbakar sinar matahari. Walaupun begitu, ketika digunakan secara berlebihan, akan tetap membakar kulit.
  • Orang juga dapat memanfaatkan tanning indoor untuk mendapatkan asupan vitamin D.

Walaupun tanning indoor dianggap sebagai pilihan yang lebih aman dibandingkan dengan berjemur, tanning indoor pada dasarnya berbahaya layaknya berjemur di luar ruangan. Contoh utama dari efek berbahaya yang disebabkan oleh tanning indoor adalah:

  • Kanker kulit: Sama seperti paparan sinar matahari yang berlebihan, tanning indoor dapat menyebabkan 3 jenis kanker kulit, yaitukanker sel basal, kanker sel skuamosa, dan melanoma.
  • Jika Anda berusia kurang dari 35 tahun, hal ini dapat meningkatkan risiko kanker kulit di kemudian hari
  • Kerusakan kulit
  • Penuaan dini
  • Merusak mata
  • Menghasilkan ruam kulit

Pasien yang memilih untuk melakukan indoor tanning sangat disarankan untuk mengingat hal-hal berikut:

-Gunakan kacamata saat melakukan indoor tanning

-Pilih perangkat yang direkomendasikan

-Jangan melebihi batas waktu yang ditentukan

-Mulailah dengan intensitas yang rendah jika Anda baru melakukan tanning untuk pertama kalinya

-Tunggu satu minggu sebelum Anda melakukan tanning untuk kedua kalinya

-Jangan melakukan tanning indoor jika Anda berusia di bawah 18 tahun

 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber



Direkomendasikan untuk Anda

efek tanning

Melakukan Tanning, Apa Efeknya untuk Kesehatan Kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit