Bukannya Halus, Kulit Jadi Kering Setelah Pakai Toner. Kok Bisa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Toner adalah salah satu produk perawatan wajah yang mengandung bahan aktif untuk menghilangkan kotoran, minyak, hingga sisa make-up. Selain itu, cairan ini berfungsi untuk menghidrasi wajah agar tidak kering setelah mencuci muka. Namun, pada beberapa orang, setelah pakai toner justru kulitnya semakin kering. Kenapa, ya?

Mengapa kulit wajah terasa kering setelah pakai toner?

Toner sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi kulit Anda, dari mengecilkan pori-pori, menyeimbangkan pH wajah, hingga detoksifikasi alias menghilangkan racun yang terserap. Nah, sayangnya pada kasus tertentu, efek setelah pakai toner justru memberikan wajah terasa kering. Nah, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

1. Kandungan alkohol pada toner

cara pakai toner

Sejal Shah, seorang ahli kulit dan kecantikan dari Amerika Serikat, mengatakan bahwa toner yang mengandung alkohol justru bisa mengupas pori-pori minyak alami. Oleh karena itu, selalu baca dan periksa kandungan toner yang akan dibeli. Pastikan, apakah mengandung alkohol atau tidak. 

Selain itu, jika Anda memiliki jerawat yang disebabkan oleh stres atau kulit kering, toner beralkohol bukanlah solusinya. Justru jerawat akan semakin banyak dan kulit pun kering setelah pakai toner.

2. Tidak sesuai dengan jenis kulit

jerawat setelah melahirkan

Ternyata, selain produk pencuci muka yang salah, menggunakan jenis toner yang tidak sesuai dengan jenis kulit Anda pun bisa membuat kulit kering setelah penggunaannya. Oleh karena itu, penting sekali bagi Anda untuk memilih toner sesuai dengan jenis wajah Anda. Kenali dan pahami dulu jenis kulit wajah Anda, apakah sensitif atau malah berminyak.

Tips untuk memilih toner supaya kulit tidak kering.

Setelah mengetahui jenis kulit Anda, cobalah untuk memilih toner yang sesuai dengan kondisi kulit wajah Anda. Nah, ini dia tips singkat memilih toner untuk kondisi wajah Anda.

1. Toner untuk kulit sensitif atau kering

Jika Anda memiliki kulit wajah yang kering dan sensitif, cobalah untuk menggunakan toner bebas alkohol. Toner dengan kandungan gliserin dan asam hialuronat dapat membantu menghidrasi kulit Anda.

2. Toner untuk kulit berminyak atau rentan berjerawat

Tidak jauh berbeda dengan kulit sensitif, penggunaan toner bebas alkohol juga berlaku pada kulit yang berjerawat. Selain bebas alkohol, toner dengan kandungan alpha hydroxy acid (AHA) mampu membuat kulit Anda lebih cerah dan bersih.

Jika Anda merasakan geli ketika memakainya, hal tersebut menandakan bahwa toner tersebut mempunyai jumlah pH yang tepat. Selain itu, penggunaan toner yang memiliki kandungan asam salisil juga baik untuk jenis kulit satu ini.

3. Toner untuk kulit normal

Bagi Anda yang memiliki kulit normal, tidak perlu khawatir. Cukup lihat apakah toner yang Anda pakai memiliki elemen di bawah ini:

  • Koenzim Q10
  • Asam hialuronat
  • Gliserin dan Vitamin C

Langkah selanjutnya adalah menggunakan toner sesuai dengan cara yang direkomendasikan. Tentu saja, Anda tidak bisa asal memakai toner tanpa membaca atau mengetahui bagaimana cara penggunaannya.

Nah, sekarang setelah Anda tahu mengapa penyebab kulit kering salah satunya adalah kandungan alkohol pada toner, pertimbangkan untuk mengganti jenis toner yang Anda pakai sekarang. Supaya Anda bisa mendapatkan manfaat toner secara optimal.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ciri-Ciri Kulit Kombinasi dan Aturan Penting Merawatnya

Merawat kesehatan kulit kombinasi tentu tidak semudah merawat satu jenis kulit saja. Psstt, intip 10 cara ini bisa menjaga kulit kombinasi Anda tetap sehat!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Manfaat Coenzyme Q10 (CoQ10) Dalam Produk Kecantikan

Siapa sangka manfaat coenzyme Q10 tidak hanya untuk kesehatan tubuh saja, melainkan juga berguna dalam produk perawatan kulit. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 5 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Adakah Bahaya yang Muncul Saat Pakai Skin Care dengan Kandungan Silikon?

Banyak orang yang menganggap bahwa silikon dalam skin care punya bahaya yang tersembunyi. Benarkah demikian? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 22 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Kulit Sudah Keriput, Masih Perlukah Pakai Skincare di Usia Senja?

Meski kulit lansia umumnya sudah keriput, bukan berarti tidak perlu merawat kulit. Rejime perawatan kulit untuk lansia tidak serumit milik anak muda, kok!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 7 November 2019 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

urutan pemakaian skin care

Jangan Keliru, Begini Urutan Pakai Produk Skin Care yang Benar Sesuai Aturan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara mengetahui skincare cocok atau tidak

5 Cara untuk Mengetahui Produk Skincare Anda Cocok dengan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Fungsi Toner untuk Kulit Wajah dan Tips Memilih yang Terbaik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
cara memakai serum wajah

Cara Memakai Serum Wajah yang Benar Agar Hasil Lebih Maksimal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit