brand logo
Kategori
Cek Kesehatan
Komunitas

Bagikan

12 Hak dan Kewajiban Anak di Rumah yang Perlu Ortu Pahami

Hak dan kewajiban anak di rumah seharusnya sudah mulai diterapkan oleh orangtua kepada anaknya sejak ia masih berusia dini. Tujuannya supaya anak-anak dapat mengerti arti tanggung jawab dan berkontribusi terhadap berbagai hal penting dalam keluarga. Ketahui apa saja hak dan kewajiban anak di rumah dalam ulasan berikut ini.

12 Hak dan Kewajiban Anak di Rumah yang Perlu Ortu Pahami

Apa saja hak seorang anak di rumah?

Setiap anak yang lahir di muka bumi ini memiliki hak yang sama dan independen dari orangtua mereka.

Konvensi Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa hak-hak anak (individu yang berusia di bawah 18 tahun) harus diwujudkan oleh orangtua agar ia dapat berkembang secara maksimal.

Peran orangtua di sini adalah memastikan bahwa hak-hak anaknya terpenuhi. Berikut adalah beberapa contoh hak anak yang dimaksud.

1. Berhak mendapatkan kasih sayang dan perhatian

Semua anak berhak mendapat kasih sayang dan perhatian dari orangtuanya. Ini adalah hak yang paling penting karena dapat memengaruhi perkembangan psikologis anak.

Anak akan bahagia dan merasa sepenuhnya dicintai jika ia selalu diperhatikan, dipeluk, dan diperlakukan dengan baik oleh orangtuanya.

Pada orangtua yang memiliki dua anak atau lebih, penting untuk tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap setiap anak.

Pasalnya, anak yang kurang perhatian dan kasih sayang dari orangtua biasanya akan tumbuh menjadi anak yang kurang percaya diri.

2. Kebutuhan pokok tercukupi

Orangtua memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan dasar anak.

Kebutuhan dasar yang dimaksud adalah kebutuhan pokok yang meliputi sandang, pangan, dan papan.

Ketiga hal tersebut harus dipenuhi oleh orangtua agar si Kecil dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

3. Memperoleh pendidikan dan bimbingan di rumah

Keluarga memang sebagai rumah pertama bagi anak untuk belajar. Akan tetapi, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan hingga jenjang tertinggi.

Dilansir dari UNICEF, pendidikan harus dipersiapkan oleh orangtua untuk anak-anak agar mereka dapat berpartisipasi dalam segala aspek kehidupan dan bersosialisasi dengan masyarakat.

Selain memiliki kewajiban menyekolahkan anak, orangtua juga harus membimbing mereka saat berada di rumah dan membantu mengasah bakat yang dimiliki anak.

Saat anak mendapatkan PR dari sekolah, maka orangtua memiliki kewajiban untuk membantu mengajarkan dan mempersiapkan anak menghadapi ujian.

Ini merupakan salah satu hak sebagai anak di rumah yang perlu untuk diperhatikan oleh setiap orangtua.

4. Perlindungan dari bahaya

gaya pengasuhan orangtua

Seorang anak berhak untuk mendapatkan perlindungan dan keamanan. Ini termasuk sikap orangtua yang melarang anaknya melakukan hal-hal yang dapat membahayakan, seperti melarang anaknya pergi hingga larut malam.

Larangan tersebut dilakukan oleh orangtua bukan tanpa sebab. Mereka menginginkan anaknya terhindar dari kecelakaan, pelecehan, atau kekerasan seperti begal yang sering terjadi pada dini hari.

5. Kesehatan yang layak

Anak Anda berhak untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang layak dan terbaik untuk kelangsungan hidupnya.

Dalam hal ini, orangtua tidak hanya memastikan si Kecil sehat secara jasmani atau fisik, tetapi juga secara psikis maupun emosional.

6. Kebebasan berpikir dan bermain

Mengutip Children First Canada, anak-anak memiliki hak untuk berbicara, mengungkapkan, dan membagikan apa yang mereka pelajari, pikirkan, serta rasakan.

Orangtua juga seharusnya membebaskan anak untuk bermain dan mengekspresikan kreativitasnya selama apa yang dilakukannya tidak merugikan orang lain.

Alih-alih melarang, Anda bisa ikut menemani si Kecil ketika bermain. Pasalnya, bermain bersama anak bisa membangun ikatan dan komunikasi yang baik antara orangtua dan anak.

7. Mendapat hiburan

Jangan terus menerus menjejali anak Anda dengan hal-hal yang serius. Sesekali, ajak si Kecil berlibur atau sekadar menonton film yang ia suka di akhir pekan.

Hal ini tidak hanya bermanfaat untuk mencegah stres pada anak, tetapi juga sekaligus mendukung tumbuh kembangnya dengan optimal.

Apa saja kewajiban seorang anak di rumah?

Setelah mengetahui apa saja hal yang wajib dipenuhi oleh orangtua, kini gantian anak yang harus melakukan kewajibannya di rumah.

Hak dan kewajiban anak di rumah harus dijalankan dengan baik. Adapun beberapa kewajiban anak di rumah meliputi hal-hal berikut.

1. Hormat dan berbakti kepada orangtua

Salah satu kewajiban anak di rumah adalah menghormati dan menghargai orangtua.

Sikap ini dapat ditunjukkan melalui cara berbicara yang sopan, mendengarkan ketika orangtua berbicara, serta mengikuti nasihat yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi anak.

Ibu dan ayah dapat mengajarkan hal tersebut sejak dini dengan memberi contoh cara berkomunikasi yang baik.

Ketika sedang dinasihati, anak juga perlu belajar mendengarkan orangtua agar dapat memahami alasan di balik nasihat yang diberikan.

2. Membantu membersihkan rumah

Tanamkan sejak dini kepada anak Anda bahwa membersihkan rumah adalah tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga di rumah.

Jangan sampai ia beranggapan bahwa membersihkan rumah hanya dilakukan oleh orangtua atau asisten rumah tangga.

Anda dapat mulai dengan melakukan aktivitas yang sederhana, seperti merapikan mainan sendiri, melipat baju, mencuci piring, atau membereskan meja setelah makan.

Sesekali Anda bisa memberikan pujian pada anak ketika ia mau ikut berkontribusi terhadap tanggung jawab yang ada di rumah. Cara ini mungkin dapat membuat si Kecil merasa dihargai.

3. Menjaga nama baik keluarga

mengajarkan sopan santun pada anak

Orangtua tentunya akan mengajarkan anak-anaknya agar selalu bisa menjaga nama baik keluarga.

Itu dilakukan dengan cara menanamkan sikap sopan santun, ramah, dan bersikap baik kepada siapa pun.

Keberhasilan orangtua dalam mendidik anak turut berperan dalam membentuk masa depan anak dan mencerminkan nilai-nilai yang diterapkan dalam keluarga.

4. Menimba ilmu

Belajar tidak hanya dilakukan di sekolah, tapi juga menjadi kewajiban sebagai anak di rumah.

Anda bisa membantu si Kecil belajar membaca apabila ia belum lancar maupun mendampinginya mempelajari hal-hal lainnya.

Selain itu, belajar di rumah dapat dilakukan dengan cara mengulangi lagi materi pelajaran yang sebelumnya telah diberikan di sekolah dan mengerjakan PR.

5. Menyayangi anggota keluarga lain

Selain menyayangi orangtua, anak juga perlu belajar menyayangi dan menghargai anggota keluarga lainnya.

Orangtua dapat mengajarkan anak untuk menunjukkan kasih sayang melalui sikap saling membantu, menghormati, dan memberikan dukungan satu sama lain.

Jika anak-anak suka bertengkar, orangtua dapat membantu mereka menyelesaikan konflik dengan cara yang baik.

Ajarkan anak untuk saling meminta maaf dan memaafkan setelah bertengkar agar hubungan dengan anggota keluarga tetap terjaga.

Itulah beberapa hak dan kewajiban sebagai anak di rumah yang tentunya akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Pada awalnya, menjalankan kewajiban di rumah mungkin terasa berat bagi anak. Namun, ketika anak mulai terbiasa dan memahami hak serta kewajibannya sesuai dengan usia, hal ini dapat menjadi bekal penting untuk membangun kemandirian dan tanggung jawab di masa depan.

Kesimpulan

  • Anak memiliki hak untuk mendapatkan kasih sayang, memenuhi kebutuhan dasar, memperoleh pendidikan dan perlindungan, mendapatkan layanan kesehatan, serta memiliki kesempatan untuk bermain, berpikir, dan berekspresi.
  • Di sisi lain, anak memiliki kewajiban untuk menghormati dan menyayangi orangtua serta anggota keluarga lainnya, membantu menjaga kebersihan rumah, menjaga nama baik keluarga, dan belajar sesuai dengan usianya.
  • Pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban tersebut dapat membantu membangun dasar yang baik bagi perkembangan anak serta membekalinya untuk menjalani kehidupan di masa depan.
medical
dr. Damar Upahita
Ditinjau secara medis oleh
General Practitioner · None
Ditulis oleh Adhenda Madarina · Tanggal diperbarui 2 hari lalu