Kenapa Pen di Tulang Saya Terasa Nyeri?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Memasang pen tulang adalah salah satu cara penanganan yang sering dilakukan jika terjadi patah tulang. Ya, pen dipasang dengan tujuan untuk membantu menyatukan kembali tulang yang patah. Jadi, pen menahan dan memastikan tulang pada posisi yang benar, sementara tulang tersebut tumbuh.

Tapi ada orang yang takut dipasang pen tulang karena merasa hal tersebut berbahaya bagi dirinya. Sebenarnya, apakah pen aman untuk digunakan? Apakah dapat menyebabkan sakit di kemudian hari? Apa yang menyebabkan nyeri di pen?

Apakah pen tulang aman untuk dipasang di tubuh?

Tentu saja, pen tergolong aman untuk dipasang di dalam tubuh. Selama hal tersebut diperlukan dan dianjurkan oleh dokter Anda. dulu, pen tulang terbuat dari bahan-bahan yang bisa ditemukan di alam, seperti gading, kayu, karet, dan akrilik. Tentu saja menggunakan bahan-bahan tersebut berisiko tinggi menimbulkan infeksi.

Namun, jangan khawatir seiring dengan kemajuan teknologi kesehatan, pen tulang saat ini sudah terbuat dari bahan logam mulia yang bersifat kuat serta tidak korosif. Bahan logam yang sering kali digunakan untuk dijadikan pen adalah kobalt, kromium, titanium, dan tantalum. Meski aman, tetapi dalam beberapa kasus, pen yang dipasang untuk menopang tulang tersebut menimbulkan masalah dan gangguan kesehatan, seperti rasa nyeri, ngilu, dan sakit saat disentuh.

Apa yang menyebabkan rasa sakit pada tulang dan bagian pen saya?

Beberapa gejala yang menandakan bahwa pen tulang Anda bermasalah yaitu:

  • Timbul rasa sakit pada area tubuh yang dipasangkan pen.
  • Pen atau besi teraba ada di bawah kulit.
  • Terasa ngilu di sekitar logam dipasang.

Biasanya, hal ini disebabkan oleh iritasi, infeksi, atau alergi terhadap bahan logam yang dipasangkan ke tulang, sehingga menyebabkan jaringan pada area tubuh tersebut mengalami peradangan dan timbul rasa sakit.

Dalam beberapa kasus lainnya, rasa sakit yang muncul bisa diakibatkan oleh reaksi yang ditimbulkan oleh sistem kekebalan tubuh sendiri. Kondisi ini dialami setidaknya 10-15% populasi orang yang dipasangkan pen. Dari total kasus tersebut, dilaporkan bila 17% wanita dan 3% pria mengalami alergi nikel dan 1-3% orang alergi terhadap kobalt dan kromium.

Bagaimana cara mengatasi pen tulang yang terasa sakit?

Bila pen tulang menimbulkan masalah yang cukup serius, seperti iritasi kulit dan bengkak pada bagian tubuh yang terpasang pen, maka mungkin dokter Anda akan menyarankan untuk mencabut alat tersebut. Dalam keadaan normal, dicopot atau tidaknya pen tulang tergantung dengan kondisi pasien masing-masing. Tetapi memang, biasanya pen dicopot ketika tulang sudah benar-benar tersambung.

Oleh karena itu, jika Anda pada tulang Anda terdapat pen, tanyakanlah dengan jelas ke pada dokter spesialis ortopeadi Anda apakah perlu dilakukan pencopotan di kemudian hari. Apalagi, bila Anda merasakan sakit dan nyeri pada area sekitar pen tulang, maka Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Untuk memastikan apakah rasa sakit disebabkan akibat pen tulang atau tidak, biasanya Anda harus melakukan beberapa pemeriksaan medis dahulu seperti tes darah dan rontgen.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Anda mungkin cukup familier dengan manfaat kunyit untuk meredakan mual. Nah, ternyata masih ada khasiat lain dari kunyit yang mungkin belum Anda tahu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Rasa kesepian banyak dialami oleh masyarakat modern. Bahkan, kondisi psikologis ini bisa dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan yang serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit