Antineutrophil Cytoplasmic Antibody

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu antineutrophil cytoplasmic antibody?

Antineutrophil Cytoplasmic Antibody (ANCA) digunakan untuk mendiagnosis penyakit-penyakit vasculitis. Antibodi Antineutrophil Cytoplasmic adalah antibodi yang melawan sitoplasma polymorphonuclear leukocytes.

Wegener’s granulomatosis (WG) adalah penyakit yang menyebabkan luka pada sistem arteri kecil pada tubuh, paru-paru, dan saluran pernapasan atas (hidung – tenggorokan) yang disebabkan peradangan. Sebelumnya, diagnosis dilakukan dengan biopsi jaringan yang terluka. Sekarang ini diagnosis serological memiliki peran penting dalam diagnosis WG dan penyakit sistematis vasculitis lainnya.

Kapan saya harus menjalani antineutrophil cytoplasmic antibody?

Tes Antineutrophil Cytoplasmic Antibody akan dilakukan apabila dokter menduga Anda memiliki gejala penyakit autoimun vasculitis. Tes ini juga dapat mendukung diagnosis penyakit sistematis vasculitis seperti Wegener’s granulomatosis (WG). Selain itu, tes Antineutrophil Cytoplasmic Antibody dapat digunakan untuk memantau perkembangan penyakit, pengobatan dan deteksi awal pada risiko kambuh.

Pada tahap awal penyakit, gejala tampak samar-samar dan tidak spesifik, seperti demam, kelelahan, penurunan berat badan, nyeri otot dan sendi, serta berkeringat pada malam hari. Seiring berkembangnya penyakit, luka pada pembuluh darah pada tubuh dapat menyebabkan gejala komplikasi pada beberapa jaringan dan organ.

  • mata – merah, gatal atau “pink eyes” (uveitis eye) gangguan penglihatan (penglihatan buram, kehilangan penglihatan)
  • telinga – gangguan pendengaran
  • hidung – hidung ingusan atau gejala lain pada saluran pernapasan atas (hidung tersumbat, bersin)
  • kulit – ruam atau granulomas
  • paru-paru – batuk dan atau kesulitan bernapas
  • ginjal – protein pada urin (proteinuria).

Tes Antineutrophil Cytoplasmic Antibody dapat dilakukan bersamaan dengan tes lain seperti anti yeast Saccharomyces cerevisae antibody, pada pasien yang memiliki gejala radang usus buntu, juga untuk dokter dalam membedakan ulcerative colitis dan penyakit Crohn’s.

Gejala enteritis meliputi:

  • nyeri pada perut dan kram
  • diare
  • pendarahan pada dubur
  • demam
  • kelelahan
  • beberapa pasien memiliki gejala pada otot, kulit dan tulang
  • cacat fisik dan mental pada anak-anak.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani antineutrophil cytoplasmic antibody?

Autoantibodi PR3 (ANCA-proteinase 3) sangat spesifik untuk mendiagnosis penyakit Wegener’s Granulomatosis (spesifitas 95% – 99%). 65% pasien positif PR3 pada penyakit granulomatous yang terjadi hanya di pernapasan. Hampir semua pasien dengan WG renal tidak memiliki hasil positif pada PR3. Jika WG tidak aktif, persentase PR3 positif turun sekitar 30%.

Autoantibodi MPO (myeloperoxidase-ANCA) ditemukan pada 50% pasien dengan WG renal. MPO dapat ditemukan pada pasien dengan glomerulonephritis yang tidak disebabkan oleh WG, seperti pembengkakan micro-circuit.

Antibodi P-ANCA (membran ANCA) dikombinasikan dengan antibodi glycan, dapat digunakan untuk membedakan jenis-jenis enteritis. 50% – 70% pasien dengan ulcerative colitis memiliki antibodi P-ANCA, namun antibodi ini hanya ditemukan pada 20% penderita penyakit Crohn’s.

Pada banyak kasus, biopsi kerusakan pembuluh darah diperlukan untuk diagnosis autoimun vasculitis.

Gejala autoimun vasculitis dan enteritis banyak ditemukan pada kondisi lain, maka tes-tes lainnya dapat digunakan untuk mengeliminasi penyebab lainnya.

Penting untuk Anda pahami peringatan diatas sebelum menjalankan tes ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani antineutrophil cytoplasmic antibody?

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalani tes:

  • perhatikan penjelasan dokter tentang proses tes
  • puasa sebelum tes tidak diperlukan

Bagaimana proses antineutrophil cytoplasmic antibody?

Dokter akan mengambil sampel darah dan menyimpannya dalam tabung tes yang telah ditentukan.

Pada umumnya, tes ANCA dilakukan dengan indirect immunofluorescence microscope. Sampel serum akan dicampur dengan polymorphonuclear leukocytes, dimana autoantibodi akan bereaksi dengan sel darah putih. Kemudian, sampel akan dioleskan pada kaca mikroskop dan pewarna fluorescent. Kaca mikroskop diamati menggunakan mikroskop dan hasil pengamatan dicatat.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani antineutrophil cytoplasmic antibody?

Setelah proses pengambilan darah, Anda dianjurkan untuk membalut dengan perban dan menekan dengan ringan pembuluh darah Anda untuk menghentikan pendarahan.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang proses tes ini, konsultasikan dengan dokter untuk memahami lebih lanjut.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil normal: negatif.

Hasil abnormal: peningkatan level:

  • penyakit Wegener’s granulomatosis
  • pembengkakan micro circuits
  • glomerolunephritis berkembang pesat tanpa sebab yang diketahui
  • ulcerative Colitis
  • peradangan primary biliary cirrhosis
  • Churg-Strauss vasculitis
  • penyakit Crohn’s

Konsultasikan dengan dokter apabila Anda memiliki pertanyaan mengenai hasil tes.
Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca