Parafimosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu parafimosis?

Parafimosis adalah kondisi saat kulup penis tidak dapat ditarik kembali ke kepala penis. Dapat menyebabkan kulup penis membengkak dan tersangkut, sehingga mencegah peredaran darah terjadi secara optimal pada penis. Kondisi ini berbahaya apabila tidak ditangani dengan segera.

Seberapa umumkah parafimosis?

Parafimosis seringkali terjadi pada pria yang tidak disunat, khususnya anak-anak dan lansia. Kemungkinan terkena kondisi ini dapat dikurangi apabila Anda menghindari faktor risiko. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala parafimosis?

Permasalahan utama gangguan ini adalah kesulitan untuk menarik kembali kulup ke depan kepala penis. Namun gejala lain berupa:

  • Pembengkakan pada penis atau kulup
  • Nyeri pada penis
  • Kepala penis berubah warna menjadi merah atau hitam-dan-biru

Selain itu, masih terdapat juga beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yang sama, tolong konsultasikan kepada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Apabila Anda mengalami salah satu dari gejala yang dijelaskan di atas atau memiliki pertanyaan lain, tolong konsultasikan dengan dokter. Setiap orang memiliki reaksi tubuh yang berbeda-beda. Berkonsultasi dengan dokter adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan.

Penyebab

Apa penyebab parafimosis?

Parafimosis disebabkan oleh:

  • Luka di area penis
  • Kulup seringkali tidak ditarik lagi setelah kencing atau dibersihkan
  • Infeksi dapat disebabkan karena penis yang tidak dibersihkan dengan baik

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk parafimosis?

Beberapa faktor berisiko di bawah ini dapat memengaruhi kemungkinan Anda terkena Parafimosis, yakni:

  • Tidak disunat
  • Disunat secara kurang tepat atau kurang sempurna
  • Anak-anak atau lansia

Tidak adanya risiko tidak berarti Anda bebas dari kemungkinan terpapar penyakit. Ciri dan gejala yang dituliskan hanya untuk referensi saja. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk parafimosis?

Kepala penis akan diremas. Apabila tekniknya tidak efektif, maka kulup akan dilepaskan secara paksa. Namun dalam banyak kasus, dokter hanya akan menarik kulit kulup dengan memberikan lubrikan pada penis dan kulup agar licin. Teknik ini akan menyebabkan rasa sakit, maka pasien biasanya berada dalam pengaruh obat penahan rasa sakit. Dokter akan mencoba untuk mengurangi bengkak dengan menggunakan kompresan kantung es; namun apabila bengkak yang terjadi sudah parah, maka akan disuntikkan hyluronidase (sejenis enzim yang membantu mengurangi bengkak). Apabila keadaannya terlalu parah, maka kulup akan benar-benar dihilangkan (disunat).

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk parafimosis?

Dokter akan membuat diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda pembengkakan di sekitar poros dekat kepala penis.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi parafimosis?

Berikut merupakan bentuk-bentuk dari gaya hidup sehat dan pengobatan di rumah yang dapat membantu Anda menghadapi Parafimosis:

  • Bersihkan area kemaluan Anda setiap hari dengan baik
  • Selalu menarik kembali kulup penis ke depan setelah kencing dan setelah dibersihkan
  • Lakukan pengecekan berkala untuk perawatan kesehatan Anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 14/04/2020 . Waktu baca 7 menit

Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

Dicakar kucing tidak hanya menimbulkan lecet, tapi juga bisa berisiko menimbulkan infeksi pada anak. Lantas, bila si kecil terinfeksi, apakah akan menular?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting 22/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Perkembangan Kemampuan Sensorik Anak Balita Usia 2-5 Tahun

Permainan sering menjadi cara untuk melatih kemampuan sensorik anak balita. Sebenarnya, apa itu sensorik dan seberapa penting untuk perkembangan anak?

Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 26/11/2019 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Kejang Dengan Demam (Kejang Febrile)

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 6 menit
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit