3 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Infeksi Telinga Perenang (Otitis Eksterna)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15/06/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berenang memang memberikan segudang manfaat bagi tubuh. Itu sebabnya, tidak ada yang menyangka kalau olahraga air yang satu ini bisa membawa penyakit, khususnya penyakit infeksi telinga. Ya, kondisi tersebut dinamakan otitis eksterna atau yang juga akrab dikenal sebagai telinga perenang. Kalau sudah terlanjur mengalaminya, adakah pengobatan alami untuk mengatasi otitis eksterna ini?

Apa penyebab otitis eksterna?

membersihkan kotoran telinga

Sebelum beranjak untuk mencari tahu pengobatan alami otitis ekstera, ada baiknya Anda pahami terlebih dahulu kenapa kondisi ini bisa terjadi. Otitis eksterna merupakan infeksi di bagian luar telinga, yang disebabkan oleh adanya air pada bagian dalam telinga.

Normalnya, serumen atau cairan yang dihasilkan oleh telinga bertugas untuk melawan bakteri maupun virus penyebab infeksi telinga. Akan tetapi, air yang terperangkap di dalam telinga tersebut menciptakan lingkungan yang lembap, sehingga memudahkan munculnya bakteri.

Terlebih ketika Anda hobi menggaruk telinga, yang akan semakin merusak lapisan kulit halus di bagian ini. Lapisan kulit yang rusak tersebut seolah memberi ruang bagi bakteri untuk berkembangbiak. Dalam kondisi ini, serumen telinga tidak mampu membasmi bakteri karena dukungan kondisi yang lembab justru memicu terjadinya infeksi.

Otitis eksterna banyak dialami oleh perenang maupun orang yang suka berenang, karena telinga yang rentan kemasukan air. Inilah mengapa otitis eksterna juga disebut sebagai swimmer’s ear atau telinga perenang.

Apa saja pengobatan alami untuk otitis eksterna di rumah?

Selain dengan pengobatan medis, cara rumahan juga bisa dilakukan untuk membantu memulihkan telinga akibat otitis eksterna. Berikut berbagai pilihan cara yang bisa Anda lakukan untuk memulihkan nyeri, kemerahan, gatal, serta berbagai gejala infeksi telinga perenang:

1. Kompres hangat

menyembuhkan cedera olahraga

Siapkan satu baskom air hangat dan kain, handuk, atau waslap bersih, kemudian berikan kompres hangat pada bagian telinga yang bermasalah. Usahakan suhu air yang digunakan tidak terlalu panas, tapi cukup hangat sehingga tidak akan melukai telinga Anda.

Lakukan pengobatan alami otitis eksterna ini selama beberapa kali dalam sehari, setidaknya sampai rasa sakitnya cukup mereda.

2. Tetes air sari bawang putih

khasiat bawang putih

Kandungan alami di dalam bawang putih diyakini dapat membantu memerangi bakteri penyebab infeksi, sehingga menjadikannya sebagai salah satu pengobatan otitis eksterna. Namun, Anda dianjurkan untuk berhati-hati atau sebaiknya hindari penggunanaan bahan alami ini jika keluar cairan dari telinga.

Pasalnya, kadang kala infeksi telinga bisa memengaruhi kondisi gendang telinga sehingga membuatnya mengeluarkan cairan. Di samping itu, alangkah baiknya untuk mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan bawang putih bersamaan dengan obat medis untuk otitis eksterna.

3. Larutan cuka dan alkohol

mandi dengan cuka apel

Penggunaan larutan cuka yang dicampur dengan sedikit alkohol juga bisa menjadi pengobatan alami otitis eksterna. Agar terjamin keamanannya, sebaiknya gunakan larutan alkohol yang dibuat khusus untuk pengobatan.

Campuran dari cuka dan alkohol bisa membantu memulihkan infeksi telinga perenang berkat manfaat di baliknya. Cuka berfungsi untuk membersihkan sekaligus membasmi infeksi, sementara alkohol membantu menguapkan air sehingga mencegah telinga menjadi lembab.

Anda bisa menggunakan pengobatan alami untuk otitis eksterna yang satu ini selama beberapa kali dalam sehari, khususnya usai melakukan kontak langsung dengan air. Misalnya sehabis mencuci muka, mandi, dan lainnya.

Tips penting lainnya dalam mengobati otitis eksterna

Bukan hanya rutin menerapkan cara medis dan alami saja untuk mengatasi otitis ekstera atau infeksi telinga perenang yang Anda miliki. Sebaiknya, terapkan beberapa hal berikut ini guna mengurangi risiko perkembangan infeksi yang semakin parah:

  • Gunakan sumbat telinga saat mandi dan berenang guna mencegah air masuk ke dalam telinga
  • Hindari menggaruk telinga bagian dalam
  • Hindari menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga
  • Pastikan telinga selalu dalam keadaan kering dengan rutin membersihkannya setelah beraktivitas

Penting untuk diingat, bahwa infeksi telinga mudah terjadi usai terpapar air yang kotor. Maka itu, hindari berenang, mandi, atau mencuci muka menggunakan sumber air kotor yang rentan mengandung banyak bakteri di dalamnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Telinga Kemasukan Air

Saat telinga kemasukan air, jangan panik. Panik justru membuat Anda tanpa sadar melakukan cara-cara salah saat mengatasi telinga yang kemasukan air.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Saya Merasa Ngantuk Setelah Berenang?

Rasa ngantuk setelah berenang sering kali menyerang hampir semua orang. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak jawabannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Fakta Unik 07/07/2019 . Waktu baca 3 menit

3 Macam Pengobatan untuk Memulihkan Otitis Eksterna Secara Medis

Demi menghentikan perkembangan bakteri penyebab infeksi, dokter biasanya menyarankan berbagai pengobatan medis untuk mengatasi otitis eksterna. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/07/2019 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Berenang Bisa Memicu Eksim Anak Kembali Kambuh?

Eksim adalah penyakit kambuhan. Katanya, berenang adalah salah satu hal yang memicu eksim pada anak jadi kambuh. Apa benar begitu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Kulit, Health Centers 25/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berenang saat covid-19

Ada Rencana Berenang Saat Pandemi COVID-19? Begini Risiko Penularannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Dampak Berenang di Malam Hari Bagi Tubuh?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 08/02/2020 . Waktu baca 4 menit
diare setelah berenang

Buang-Buang Air Terus Sehabis Berenang, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 09/09/2019 . Waktu baca 4 menit
cara belajar berenang

Cara Mudah Belajar Berenang untuk Anda yang Masih Pemula

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30/08/2019 . Waktu baca 4 menit