Hidup Sempurna ala Media Sosial Kerap Bikin Iri, Jaga Hati Dengan 5 Cara Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial telah memberikan pengaruh terhadap cara manusia menilai dirinya. Kesenangan yang ditunjukkan orang lain di media sosial misalnya, seringkali menimbulkan rasa iri dan membuat Anda membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Padahal, perilaku ini dapat berdampak buruk pada kondisi mental Anda. Sebelum terjerumus lebih dalam, yuk, bentengi diri Anda dengan memahami cara menghilangkan rasa iri akibat media sosial.

Bagaimana media sosial menciptakan rasa iri?

Anda mungkin telah mengetahui bahwa apa yang ditunjukkan orang lain pada akun media sosial tidaklah menggambarkan seluruh kehidupan mereka. Namun, mengapa hal-hal sederhana seperti barang-barang yang baru dibeli, pencapaian dalam pekerjaan, hubungan keluarga yang harmonis, bahkan penampilan seseorang masih tetap memicu rasa iri pada diri Anda?

Manusia pada dasarnya tidak hanya bersifat sosial, tapi juga kompetitif. Perilaku ini muncul karena setiap orang membutuhkan pencapaian tertentu agar bisa merasa aman. Salah satu caranya adalah dengan menunjukkan apa yang Anda miliki kepada orang lain. Sayangnya, kebanyakan orang mungkin tidak menyadari hal ini sehingga larut dalam rasa iri saat memantau linimasa media sosial.

Pada sebuah penelitian mengenai pengaruh media sosial, disebutkan bahwa rasa iri akibat media sosial timbul karena Anda merasa tidak memiliki pencapaian, kualitas, hasrat, atau bahkan barang tertentu yang dimiliki orang lain. Sebenarnya, rasa iri yang bisa diolah dan kelola dengan baik, justru akan membuat diri termotivasi. Sebaliknya, jika rasa iri berlebihan malah dapat menimbulkan pikiran negatif, rasa frustrasi, bahkan merusak hubungan Anda dengan orang lain.

Cara menghilangkan rasa iri akibat media sosial

Berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan rasa iri dalam hati.

1. Batasi penggunaan media sosial

Tanpa disadari, Anda mungkin menggunakan seluruh waktu senggang dengan  membuka media sosial. Nah, mulai sekarang sebaiknya kurangi kebiasaan tersebut. Anda bisa mulai mencari kegiatan lain yang bisa dilakukan di waktu senggang, bahkan menghapus aplikasi media sosial pada ponsel.

2. Hindari akun media sosial yang menjadi pemicunya

Apakah ada orang-orang atau akun tertentu yang seringkali memicu rasa iri dalam diri Anda? Jika demikian, maka Anda perlu menghindarinya untuk menghilangkan rasa iri. Anda dapat menyembunyikan akun-akun ini dari linimasa, berhenti mengikutinya, atau memblokirnya untuk sementara. Bila Anda masih perlu berinteraksi dengan orang tertentu, lakukan dengan media lain seperti pesan teks.

3. Sebarluaskan hal-hal baik yang terjadi dalam hidup Anda

Jika orang-orang di luar sana bisa menyebarluaskan kebahagiaan mereka, maka Anda juga bisa. Tak ada salahnya menunjukkan keunggulan, pencapaian, atau apa pun yang membuat Anda bahagia dalam tingkatan yang wajar. Selalu nilai kembali diri Anda saat melakukan hal ini guna menghindari publikasi berlebihan maupun kencenderungan untuk pamer yang memicu masalah lain akibat media sosial.

4. Habiskan waktu bersama orang-orang yang Anda sayangi

Jangan biarkan diri Anda terkunci dalam linimasa media sosial tiada akhir. Mulailah lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga, pasangan, atau orang lain yang memberikan kebahagiaan dalam hidup Anda. Pergi untuk rekreasi, berkencan, atau sekadar minum secangkir kopi mungkin bisa membantu Anda menghilangkan rasa iri dan mengusir hal-hal buruk akibat media sosial.

5. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Setiap orang memiliki kehidupan, pekerjaan, keluarga, dan kondisi finansial yang berbeda. Karena itulah, Anda tidak bisa terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain. Teman Anda bisa saja telah mencapai suatu prestasi yang membanggakan, tapi pada saat yang sama, Anda mungkin memiliki keunggulan yang tidak terdapat pada orang lain.

Kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain akan menutup mata Anda dari keunggulan dan potensi yang Anda miliki. Alih-alih mampu menghilangkan rasa iri, Anda justru akan semakin tenggelam dalam pengaruh buruk akibat media sosial.

Coba tutup aplikasi media sosial Anda sejenak, lalu renungkan dalam-dalam. Anda adalah individu yang sama hebatnya dengan orang-orang di luar sana. Mari gali lebih dalam potensi, bakat, dan keahlian Anda. Siapa yang tahu, Anda mungkin akan menjadi sosok yang jauh lebih hebat di masa depan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pasangan Sukses dan Punya Karier Bagus, Wajarkah Jika Timbul Rasa Iri Padanya?

Sebenarnya, sangat manusiawi memiliki perasaan iri terhadap manusia lainnya. Namun, jika kita iri dengan kesuksesan sang pacar, normal tidak ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 7 Mei 2019 . Waktu baca 3 menit

Jauhi 4 Self Talk yang Negatif Ini Agar Hidup Jadi Lebih Baik

Self talk yang negatif bisa berdampak buruk bagi hidup Anda. Apa saja contohnya? Simak ulasannya berikut ini supaya dapat Anda hindari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Psikologi 4 Mei 2019 . Waktu baca 5 menit

5 Cara Bijak Menghadapi Pacar yang Cemburuan

Cemburu itu wajar. Namun kalau sampai keterusan dan tidak beralasan, pasti Anda juga jadi jengah. Lantas harus bagaimana meladeni pacar yang cemburuan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30 April 2019 . Waktu baca 4 menit

Sering Berpikiran Negatif? Hati-hati, Anda Rentan Kena Gangguan Mental

Anda sering berpikir negatif? Yuk, segera kelola pikiran Anda dengan baik. Pasalnya, pikiran negatif bisa memicu gangguan mental, lho. Berikut penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Psikologi 31 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Benarkah Pasangan Bisa Cemburu Pada Anak Sendiri?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit
afirmasi positif ibu hamil dan melahirkan

Manfaat Afirmasi Positif Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan Bagi Kesehatan Jiwanya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan rasa cemburu

Hilangkan Rasa Cemburu yang Menimbulkan Pertengakaran dengan 4 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2019 . Waktu baca 4 menit
pacar ditaksir orang lain

Pacar Ditaksir Orang Lain, Ini yang Bisa Anda Lakukan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit