Ternyata, Seperti Ini Cara Terbaik Memasak Jamur Agar Nutrisinya Tetap Terjaga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jamur merupakan salah satu sumber serat dan vitamin terbaik yang mudah didapat. Namun, teknik memasak yang salah dapat menghilangkan gizinya. Seperti apa cara memasak jamur yang benar agar nutrisinya tetap maksimal di dalam makanan?

Kenali dulu kandungan nutrisi dan manfaat jamur

Jamur merupakan sumber protein nabati yang tinggi kandungan seratnya, tapi rendah kalori dan lemak. Tidak hanya itu. Jamur juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral, di antaranya vitamin B1, B2, B12, C, D, E, seng, dan selenium.

Jamur diperkaya dengan senyawa antioksidan yang dapat membantu melawan kanker. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa jamur kancing putih mampu menekan pertumbuhan dan perkembangan sel kanker payudara. Bahkan, jamur juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh saat terkena flu, pilek, demam, dan herpes.

Kandungan beta-glukan, eritadenine, dan chitosan pada jamur juga membantu menurunkan kolesterol. Manfaat jamur ini pada akhirnya dapat mencegah penyakit kardiovaskuler dan hipertensi.

Bagaimana cara memasak jamur yang paling sehat?

Dilansir dari laman Medical Daily, penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa metode pemasakan ikut menentukan nilai gizi jamur saat dikonsumsi. Penelitian yang diterbitkan pada International Journal of Food Science and Nutrition ini mengungkapkan bahwa cara memasak jamur yang paling sehat adalah dengan memanggangnya di oven atau dimasak dalam microwave.

Dua metode memasak ini dilaporkan dapat melestarikan sifat antioksidan polifenol jamur. Manfaat dari metode memasak tersebut pun terlihat paling nyata pada jamur kancing putih, jamur shiitake, jamur tiram, dan jamur tiram raja. Terlebih bila jamur dipanggang dengan minyak zaitun yang dapat semakin melipatgandakan manfaat kesehatan yang Anda dapat.

Jangan menggoreng jamur!

Sama seperti bahan makanan lainnya, ternyata menggoreng juga menjadi cara memasak jamur yang paling tidak direkomendasikan. Menggoreng menurunkan kadar protein dan karbohidrat jamur dalam jumlah yang sangat banyak, dan justru meningkatkan kadar lemak dan kalorinya.

Sementara itu, meski merebus jamur dapat meningkatkan kandungan beta glukan, tapi proses ini merusak senyawa protein jamur dan melemahkan aktivitas antioksidannya.

Menurut Irene Roncero, seorang peneliti dari Mushroom Technological Research Center of La Rioja (CTICH) di Spanyol, efek ini kemungkinan disebabkan karena sebagian besar zat gizi ikut larut ke dalam air rebusan maupun minyak goreng. Meski rasanya lebih lezat, kedua cara ini justru dapat menghilangkan nilai gizi jamur secara besar-besaran.

Resep memasak jamur yang sehat dengan nilai gizi tinggi

Berikut adalah beberapa resep jamur yang bisa Anda coba untuk mendapatkan manfaat jamur secara maksimal dengan rasa yang paling lezat:

1. Sate jamur panggang

Penyajian: 4 porsi

Waktu pembuatan: 15 menit

Alat dan bahan:

  • 200 gram jamur segar berukuran sedang
  • 3 sdm mentega, lelehkan
  • ½ sdt garam dan bawang putih bubuk
  • Tusukan sate secukupnya

Cara membuat:

  1. Tusuk jamur dengan tusukan sate.
  2. Campurkan mentega, garam, dan bawang putih bubuk. Oleskan pada jamur secara merata.
  3. Panggang selama 10 sampai 15 menit.
  4. Ratakan kematangannya dengan membolak-balik sate jamur setiap 5 menit sambil mengoleskan campuran bahan-bahan tadi di kedua sisi.
  5. Angkat dan sajikan.

2. Steak jamur portobello

Penyajian: 3 porsi

Waktu pembuatan: 80 menit

Alat dan bahan:

  • 3 jamur portobello (jamur kancing besar)
  • ¼ cangkir minyak canola
  • 3 sdm bawang bombay cincang
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 4 sdm cuka balsamik

Cara membuat:

  1. Bersihkan jamur dan singkirkan batangnya. Siapkan panggangan.
  2. Campur minyak canola, bawang bombay, bawang putih, dan cuka balsamik. Tuangkan ke atas jamur dan biarkan selama satu jam.
  3. Panggang selama 10 menit.
  4. Angkat dan sajikan secara terpisah atau sajikan bersama salad, roti bakar, atau pasta untuk menambah cira rasa yang lezat.

Hal yang perlu diingat saat memasak jamur adalah memilih jamur segar dengan tudung atau kepala jamur yang tidak terlalu lembek atau lunak. Pastikan juga jamur dalam kondisi baik dengan batang yang menempel dan hindari jamur yang terlihat berlendir atau tidak segar. Sebab, kondisi fisik jamur dapat memengaruhi cita rasa saat diolah menjadi makanan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Antara Dada dan Paha Ayam, Mana yang Lebih Banyak Gizinya?

Paha ayam lebih murah dan lebih mudah untuk diolah. Di sisi lain, dada ayam lebih ekonomis karena dagingnya lebih banyak. Bagaimana dari sisi kesehatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Nutrisi, Hidup Sehat 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30 Juli 2020 . Waktu baca 9 menit

13 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk

Banyak yang mengira makan makanan sehat itu susah dan perlu banyak usaha, jadi orang yang sibuk tidak akan bisa. Padahal, kenyataannya tidak begitu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juli 2020 . Waktu baca 12 menit

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Ikan Dori Lokal (Patin), Plus Resep Sehatnya untuk Variasi Menu Makan

Suka makan fillet ikan dori goreng di kafe-kafe kekinian? Psst... Tahu tidak kalau sebenarnya ikan dori itu tidak boleh dimakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 19 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
wanita aktif karena rutin berolahraga dan mengonsumsi suplemen cegah osteoporosis

Cari 3 Kandungan Suplemen Ini untuk Cegah Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
lansia bermain di pantai berkat kesehatan yang baik, seperti menjaga keseimbangan mikrobiota usus dengan probiotik

Begini Peran Penting Probiotik untuk Kesehatan Lansia

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
diet tinggi serat

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit