6 Faktor yang Mempengaruhi Metabolisme Tubuh Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Metabolisme adalah seluruh proses kimia yang terjadi dalam tubuh saat mengubah makanan Anda menjadi energi. Keseluruhan proses kimia inilah yang menghasilkan dan mengedarkan energi yang tubuh Anda butuhkan untuk kelangsungan hidup.

Tapi, tak semua orang memiliki kecepatan metabolisme yang berbeda-beda. Ada yang cepat, ada yang lambat. Kecepatan metabolisme ini juga mempengaruhi seberapa cepat Anda lapar lagi, dan seberapa cepat tubuh membakar kalori. Apa saja yang mempengaruhi metabolisme seseorang?

Faktor-faktor yang mempengaruhi metabolisme

1. Waktu tidur

Waktu tidur dapat mempengaruhi metabolisme Anda dengan membantu untuk tetap stabil. Tubuh Anda tentu akan kesulitan menghasilkan energi saat tubuh kelelahan dan dipaksakan bekerja pada waktu yang seharusnya tubuh beristirahat. Kondisi ini juga dapat memicu penyakit yang secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi performa metabolisme tubuh seperti diabetes dan kegemukan.

Suatu penelitian dilakukan di Universitas Pennsylvania kepada 36 orang dewasa selama 5 hari. Mereka diizinkan tidur hanya selama 4 jam tiap malam. Hasilnya, kurang tidur saat malam menyebabkan metabolisme tubuh jadi melambat 50 hingga 60 kalori per hari.

2. Hormon

Beberapa hormon dapat mempengaruhi kecepatan proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh Anda. Beberapa kondisi seperti diabetes serta tiroid yang overaktif atau mungkin kurang aktif merupakan contohnya. Stres juga dapat memperlambat kecepatan dalam tubuh Anda dengan melepaskan hormon kortisol. Keberadaan hormon ini, berpotensi menghambat penggunaan insulin yang dibutuhkan dalam proses metabolisme.

3. Usia

Terhitung sejak usia 40 tahun, metabolisme Anda akan secara alami mengalami perlambatan sekitar 5 persen tiap tahun. Hal ini dikarenakan seiring bertambahnya usia, Anda akan cenderung kehilangan otot dan menambah massa tubuh Anda, sehingga hanya sedikit kalori yang akan dibutuhkan. Penuaan juga mempengaruhi kelenjar tiroid yang memegang peranan dalam cepat lambatnya metabolisme.

4. Makanan yang dikonsumsi

Tubuh Anda membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk diubah menjadi energi dan melakukan aktivitas sehari-hari. Kelenjar tiroid dalam tubuh Anda juga membutuhkan iodine yang cukup untuk mengelola metabolisme yang terjadi. Selain untuk kesehatan tulang Anda, kalsium juga dibutuhkan sebagai nutrisi dalam proses metabolisme. Keberadaan karbohidrat dalam takaran tertentu juga diperlukan dalam proses metabolisme untuk menghasilkan insulin.

5. Cairan dalam tubuh

Keberadaan cairan dalam tubuh mempengaruhi metabolisme dalam tubuh Anda. Hal ini dikarenakan cairan diperlukan pada proses metabolisme untuk membakar energi dan sebagai bahan bakar pengurangan massa tubuh. Kekurangan cairan dalam tubuh justru dapat menghambat proses metabolisme.

6. Obat-obatan

Kondisi kesehatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi metabolisme. Saat Anda sedang mengonsumsi beberapa obat-obatan tertentu seperti antidepresan, ini ternyata dapat memicu perlambatan proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

Di antara silaturahmi dan makan di banyak rumah, dikelilingi sajian Lebaran penuh lemak dan kolesterol, kita bisa tetap menjalaninya dengan sehat, lho.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 21/05/2020

Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

Baru-baru ini masyarakat dikejutkan dengan foto Adele yang terlihat langsing di akun Instagramnya. Nyatanya, penyanyi terkenal ini menjalani sirtfood diet.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Manfaat Masak Sendiri bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Saat mengakhiri hari yang sibuk, makan di luar rasanya menjadi pilihan tercepat dan mudah, padahal masak makanan sendiri punya banyak manfaat lho.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

Panduan Berpuasa Bagi Penderita Maag

Makan sekaligus dalam porsi besar baik saat berbuka maupun sahur, justru bisa memicu serangan maag kambuh. Simak berbagai tips berpuasa untuk penderita maag.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 30/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

turun berat badan naik setelah diet

3 Penyebab Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020
karbohidrat untuk diet

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
cara menurunkan berat badan tanpa olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020