Definisi

Apa itu baby bottle tooth decay?

Baby bottle tooth decay adalah pembusukan gigi pada bayi dan anak-anak. Baby bottle tooth decay terjadi saat cairan yang manis atau dengan gula alami (seperti susu, formula dan jus buah) menempel pada gigi bayi untuk waktu yang lama.

Bakteri pada mulut berkembang dengan gula ini dan menghasilkan asam yang menyerang gigi. Hal ini dapat menyebabkan pembusukan gigi yang parah, dikenal juga dengan baby bottle tooth decay (BBTD).

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala pembusukan gigi anak?

Tidak seperti gigi berlubang pada orang dewasa yang biasanya tidak terlihat, pembusukan gigi bayi menyerang bagian gigi depan yang terlihat dengan jelas. Namun orang tua seringkali merasa tenang karena dalam beberapa bulan, gigi melemah secara perlahan dan kerusakan tidak terilhat. Begitu lapisan pelindung gigi terpengaruh, proses pembusukan akan berlangsung dengan cepat.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara mengatasi pembusukan gigi anak?

Beberapa langkah sederhana dapat membantu mencegah baby bottle tooth decay, seperti melakukan kebiasaan kebersihan mulut yang baik sejak dini.

  • Bersihkan gusi bayi dengan kain kasa atau kain lap bersih setelah setiap menyusui.
  • Mulai sikat gigi anak Anda, tanpa pasta gigi, saat gigi pertama mulai tumbuh.
  • Bersihkan dan pijat gusi pada area tanpa gigi.
  • Bersihkan dengan benang gigi begitu semua gigi bayi telah tumbuh.
  • Pastikan anak Anda mendapatkan cukup fluor, yang membantu mengurangi lubang pada gigi. Apabila sumber air lokal Anda tidak mengandung fluor, tanyakan pada dokter atau dokter gigi bagaimana anak Anda dapat mendapatkannya.
  • Atur pertemuan rutin dengan dokter gigi sejak umur anak menginjak 1 tahun. Dokter gigi juga menawarkan pelapis khusus yang dapat mencegah pembusukan gigi pada anak-anak.

Tidak ada kata terlambat untuk menghentikan kebiasaan burul. Jika anak Anda sering minum cairan manis dari botol dan/atau tidur dengan botol, hentikan kebiasaan tersebut sekarang dan kurangi risiko baby bottle tooth decay dengan:

  • Melarutkan isi botol dengan air secara bertahap dalam 2-3 minggu.
  • Begitu waktu tersebut selesai, isi botol dengan air putih saja.

Ingatlah bahwa gigi bayi yang sehat akan menghasilkan gigi permanen yang sehat.

Kapan harus dibawa ke dokter gigi?

Anda mungkin tidak menyadari bahwa lubang sedang terbentuk pada gigi bayi Anda. Maka dari itu, penting untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi begitu bayi Anda sudah memiliki gigi yang tumbuh. Namun, jika Anda menemukan suatu kelainan, segera bawa bayi Anda ke dokter gigi.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah pembusukan gigi anak?

Tips memberi makan untuk mencegah pembusukan gigi:

  • JANGAN mengisi botol bayi dengan cairan yang tinggi akan gula, seperti punch, gelatin atau minuman ringan.
  • Berikan botol untuk anak Anda tidur yang berisi air putih – tidak jus, susu atau minuman lainnya.
  • Berikan anak-anak yang berusia 6-12 mulan susu formula untuk diminum dari botol.
  • Ambil botol atau hentikan menyusui begitu anak Anda sudah tertidur.
  • Hindari membiarkan anak menggunakan sebotol jus atau susu sebagai dot. Hindari penggunaan dot yang berkepanjangan dan JANGAN mencelupkan dot pada madu, gula atau sirup.
  • Mulai ajari anak untuk minum dari cangkir saat berusia sekitar 6 bulan. Cobalah untuk menghentikan penggunaan botol paada umur 12-14 bulan.
  • Batasi asupan jus menjadi di bawah 6 ounces per hari setelah makan.

Tips untuk merawat gigi anak:

  • Setelah memberi makan, bersihkan dengan lembut gigi dan gusi anak dengan kain lap atau kasa untuk mengangkat plak.
  • Mulailah menyikat gigi anak Anda begitu anak memiliki gigi. Sikat gigi bersama, setidaknya sebelum tidur. Jika Anda memiliki bayi atau balita, oleskan sedikit pasta gigi tanpa fluor dan gosok dengan lembut pada gigi anak. Anda dapat mengganti ke pasta gigi dengan fluor jika Anda yakin anak Anda membuang segala pasta gigi setelah menyikat gigi. Anak-anak yang lebih besar dapat menggunakan sikat gigi dengan bulu lembut dari nilon. Gunakan pasta gigi dengan jumlah yang sangat sedikit (tidak lebih dari ukuran kacang polong).
  • Mulai membersihkan gigi anak dengan benang gigi saat semua gigi primer telah tumbuh (biasanya sekitar usia 2 ½ tahun).
  • Jika bayi Anda berusia 6 bulan ke atas, gunakan air dengan flior atau suplemen fluor jika Anda memiliki sumber air tanpa fluor. Jika Anda menggunakan air botolan, pastikan air mengandung fluor.
  • Periksa gigi anak Anda secara rutin dan mulai mengunjungi dokter gigi saat semua gigi bayi telah tumbuh atau pada saat berusia 2 atau 3 tahun, manapun yang terjadi lebih dahulu.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 14, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 14, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan