Menginjak Bulan Ke-8, Begini Cara Memilih Makanan Terbaik Demi Tumbuh Kembangnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Memasuki usia 8 bulan, perkembangan makan anak biasanya akan berubah setingkat lebih maju ketimbang usia sebelumnya. Bukan itu saja, tekstur serta pilihan jenis makanan bayi di usia 8 bulan pun turut mengalami perubahan.

Sebagai orangtua, tentu Anda ingin selalu memberikan yang terbaik dalam setiap perkembangan usia anak, bukan? Termasuk soal kebutuhan nutrisi anak. Nah, apa saja yang harus diperhatikan dalam pemberian makanan untuk bayi usia 8 bulan ini?

Bagaimana perkembangan kemampuan makan bayi usia 8 bulan?

kebutuhan zat besi bayi

Menginjak usia bulan kedelapan ini, Anda akan dibuat bangga karena si kecil biasanya sudah mulai mampu menyeimbangkan tubuhnya untuk berdiri dan belajar merangkak.

Lebih dari itu, kemampuan bayi dalam menggunakan jari-jari tangannya pun sudah cukup lincah sehingga bisa mengambil benda-benda di sekitarnya sendiri.

Dalam hal ini, bayi usia 8 bulan juga umumnya sudah lebih terlatih untuk mengambil, menggenggam, serta memindahkan makanan. Bahkan, si kecil secara refleks akan langsung memasukkan apa pun yang ada di genggamannya ke dalam mulut, termasuk makanan.

Meski belum mahir sepenuhnya, tidak ada salahnya untuk mulai memberikannya finger food. Sesuai namanya, finger food adalah makanan seukuran jari tangan sehingga memudahkan bayi untuk menggenggam dan memakannya.

Oleh karena ini merupakan masa pembelajaran bayi dalam menggenggam dan memasukkan sesuatu ke dalam mulut, sebaiknya selalu awasi gerak-gerik sang anak. Tidak ada salahnya juga untuk menyingkirkan benda-benda berukuran kecil di sekitar bayi.

Pasalnya, ditakutkan si kecil refleks akan mengambil dan memasukkannya ke dalam mulut seolah ingin tahu benda apa yang ada di hadapannya tersebut.

Apa saja makanan yang bisa diberikan untuk bayi usia 8 bulan?

Sumber: Nurture With Nature

Masih sama seperti di awal perkenalannya dengan makanan saat usia 6 bulan, sampai usia 8 bulan pun bayi masih bisa diberikan makanan lumat. Hanya saja, tekstur makanan lumat tersebut biasanya sudah berubah menjadi agak lebih kental ketika memasuki usia 7 bulan.

Hingga akhirnya, tekstur makanannya menjadi semakin kasar secara bertahap di bulan kedelapan. Namun jika memungkinkan, bayi usia 8 bulan sebaiknya masih tetap diberikan ASI untuk membantu mencukupi kebutuhan zat gizi hariannya.

Atau jika pemberian ASI ternyata sudah tidak memungkinkan, secara perlahan Anda bisa menggantinya dengan susu formula sesuai anjuran dokter.

Mengingat tekstur makanan bayi sudah mengalami perubahan disertai dengan kemampuannya dalam menggenggam makanan, Anda bisa mulai memberikannya finger food. Sebaiknya jangan langsung mengganti semua makanan lumat dengan finger food.

Lakukanlah secara bertahap dengan tetap memberikan makanan lumat, disertai dengan sedikit campuran finger food. Anda juga bisa memberikan finger food sebagai menu selingan di antara waktu makannya.

Tak perlu khawatir jika bayi baru mulai tumbuh gigi atau justru belum tumbuh sama sekali. Sebab Anda bisa memberikan finger food dengan tekstur lunak yang mudah dimakan oleh bayi. Bahkan meski tanpa gigi, gusi bayi pun telah cukup kuat untuk mengunyah makanan tersebut menjadi bentuk yang lebih lumat agar mudah ditelan.

Sebagai permulaan, berikut beberapa pilihan makanan lunak finger food yang bisa diberikan untuk bayi usia 8 bulan:

  • Buah dengan tekstur lunak seperti pisang dan alpukat
  • Sayuran rebus misalnya brokoli, wortel, dan buncis
  • Pasta yang sudah direbus
  • Tahu dan kentang kukus
  • Keju lunak

Supaya lebih gampang saat digenggam dan dikunyah, sebaiknya potong makanan sampai berukuran kecil. Dengan begitu, si kecil tidak harus bersusah payah untuk mengunyahnya karena susunan giginya yang belum lengkap.

Sebaliknya, hindari memberikan makanan yang berukuran terlalu besar dan keras, yang sangat mungkin membuat bayi tersedak. Misalnya seperti sayuran mentah, popcorn, kismis, kacang, dan lain sebagainya.

Kenali tanda ketika anak mulai siap makan finger food

Memperkenalkan bayi dengan makanan finger food sejak usianya menginjak 8 bulan, dapat membantu melatih perkembangan keterampilan motorik dan koordinasinya. Mungkin Anda kerap bertanya-tanya, kapan waktu yang benar-benar tepat untuk mulai mengenalkan anak dengan finger food?

Sebenarnya tidak sulit, kok. Anda bisa memerhatikan ketika si kecil mulai tertarik untuk ‘ikut campur’ saat makan, dengan cara mengambil satu per satu makanan ketika Anda sedang menyuapinya. Jika dulu bayi hanya mampu mengambil dan mengarahkan makanan tersebut ke mulut tapi selalu berceceran, kini tidak lagi.

Sekarang, bayi biasanya sudah cukup handal untuk memasukkan makanan tersebut ke dalam mulut. Di awal perkenalan, Anda bisa memberikannya finger food yang berukuran kecil sebanyak beberapa potong terlebih dahulu. Bila bayi dirasa mulai tertarik untuk mencobanya, baru tambahkan lebih banyak potongan makanan tersebut.

Selain itu, usahakan untuk selalu menempatkan bayi makan di kursi makan khusus atau meja berukuran kecil. Di samping bertujuan agar bayi lebih fokus saat makan, hal ini juga berguna untuk mengurangi risiko bayi tersedak.

Berapa banyak porsi makanan sehari untuk bayi usia 8 bulan?

memanaskan makanan bayi

Di usia 8 bulan ini, frekuensi dan jumlah makanan bayi masih sama seperti ketika usianya berada di 6 dan 7 bulan. Selain tetap rutin memberikan ASI setiap hari, frekuensi makan yang bisa Anda berikan untuk bayi yakni sebanyak 2-3 kali per hari.

Biasanya, di usia ini si kecil sudah lebih terbiasa untuk rutin makan makanan padat dan camilan. Maka itu, Anda bisa tetap memberikannya sebanyak 1-2 kali makanan selingan setiap hari di antara waktu makan utamanya.

Sementara untuk jumlah porsi dalam sekali makan, tidak jauh berbeda seperti saat usianya masih 7 bulan. Anda bisa memberikan sekitar ½ mangkuk atau ½ gelas air mineral (125mililiter) makanan lumat, dengan waktu makan yang sebaiknya tidak lebih dari 30 menit. 

Tips memberikan makanan bagi bayi usia 8 bulan

makanan berserat bikin bayi sembelit

Berikut beberapa kiat yang bisa diterapkan saat memberikan makanan pada bayi usia 8 bulan:

1. Sajikan finger food dengan tekstur dan ukuran yang sesuai

Mengenalkan bayi dengan finger food di antara makanan lumatnya akan membantu melatih kemampuan mengunyahnya sejak dini. Meski susunan gigi yang dimiliki si kecil belum lengkap atau belum tumbuh sama sekali, Anda tidak perlu khawatir.

Pasalnya, tekstur yang lembut dan lunak disertai dengan ukuran finger food yang kecil biasanya akan lebih memudahkan bayi untuk mengunyahnya. Toh seiring bertambahnya usia, lama kelamaan si kecil akan terbiasa untuk makan makanan dengan ukuran yang lebih besar dan keras dengan sendirinya.

2. Berikan variasi makanan yang beragam

Bukan itu saja, pahami juga bahwa di masa ini si kecil sedang sangat tertarik untuk mengenali tekstur, warna, serta aroma makanan, terutama yang baru ia coba. Itu sebabnya, usahakan untuk menyajikan beragam variasi makanan guna membangkitkan keingintahuan serta selera makannya.

Hindari memberikan permen, kue, cokelat, maupun keripik dalam ukuran utuh yang cenderung sangat keras untuk usia si kecil saat ini. Di sisi lain, pastikan Anda memilih sumber makanan yang bisa menyumbang sejumlah zat gizi penting untuk membantu mencukupi kebutuhan harian bayi sesuai usianya.

3. Tetap pilih-pilih sumber makanannya

Meski dianjurkan untuk menyajikan berbagai jenis makanan, tapi jangan sampai teledor saat mengolahnya. Misalnya ketika Anda mengolah beberapa jenis buah-buahan untuk dicampur bersama potongan finger food.

Pastikan Anda telah membuang dan membersihkan buah-buahan tersebut dari kulit dan bijinya, sehingga tidak membuat si kecil tersedak saat memakannya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca