Manfaat Probiotik untuk Ibu Hamil, Tak Cuma Lancarkan Pencernaan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Usus adalah rumah bagi triliunan mikroorganisme yang membantu mengatur pencernaan, sistem kekebalan, dan aspek penting lain dari kesehatan tubuh secara umum. Mengonsumsi suplemen dan makanan berprobiotik tinggi adalah langkah yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh ibu hamil dan calon bayinya.

Apa itu probiotik?

Probiotik adalah mikroorganisme hidup, pada umumnya berupa bakteri yang mirip dengan bakteri yang ditemukan secara alami dalam usus manusia. Tiga bakteri yang paling umum digunakan sebagai probiotik dalam produk pangan termasuk Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Saccharomyces.

Beberapa makanan mengandung probiotik alami, sementara lainnya telah terlebih dulu melalui proses fortifikasi untuk menambahkan probiotik selama proses pembuatannya. Makanan yang mengandung probiotik meliputi:

  • Yogurt dan minuman yogurt. Anda miliaran bakteri bak dalam seporsi yogurt segar
  • Kefir, minuman hasil fermentasi probiotik dan susu
  • Kimchi, makanan tradisional Korea yang terbuat dari kubis yang difermentasi
  • Kombucha, teh hitam fermentasi
  • Miso dan tempe, yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai
  • Acar timun
  • Beberapa jenis keju, seperti Gouda, mozzarella, cheddar, dan cottage

Probiotik juga tersedia dalam bentuk suplemen.

Amankah ibu hamil mengonsumsi probiotik?

Anda mungkin diliputi oleh sejuta keraguan begitu mendengar kata “bakteri”, terutama ketika Anda sedang hamil dan harus ekstra hati-hati dalam memilah-milih makanan demi kesehatan janin dalam kandungan. Probiotik dijuluki sebagai “bakteri baik”, karena bakteri-bakteri ini bisa mengimbangi bakteri jahat dalam usus, dan membantu untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Probiotik dari sumber makanan alami dan suplemen biasanya dianggap aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. “Dianggap”, karena ada banyak ragam varietas bakteri probiotik dan penelitian ilmiah yang terbatas, oleh karena itu probiotik tidak dapat dinyatakan aman sepenuhnya.

Dalam penelitian terbatas seputar penggunaan probiotik selama kehamilan, tidak ditemukan adanya hubungan dengan penggunaan probiotik terhadap keguguran atau bentuk cacat lahir apapun. Selain itu, laporan dari peneliti Kanada menemukan tidak ada hubungan antara penggunaan probiotik dan peluang operasi Caesar, masalah berat badan lahir, atau usia kehamilan.

Penting untuk diingat bahwa produksi dan pemasaran produk suplemen berprobiotik tinggi tidak diatur oleh pemerintah. Ini berarti tidak mungkin untuk mengetahui dengan pasti apakah produk tersebut mengandung cukup prebiotik untuk memiliki efek pada Anda maupun bayi Anda. Tidak ada banyak penelitian tentang manfaat dan keamanan mengonsumsi suplemen probiotik pada kehamilan, tetapi kemungkinan suplemen ini tidak masalah untuk dikonsumsi. Sementara itu, makanan yang mengandung probiotik alami dapat Anda jadikan bagian dari pola makan sehat, dan aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.

“Tidak ada penelitian spesifik di luaran sana mengenai mana yang merupakan metode penyerapan probiotik yang lebih baik: lewat suplemen atau makanan,” kata Kristi Raja, R.D., juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, dikutip dari Daily Burn. Namun, Raja memperingatkan bahwa orang yang memiliki penyakit atau kondisi kesehatan yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh harus sangat berhati-hati tentang mengambil suplemen probiotik. Di samping itu, tidak ada ketentuan batas rekomendasi harian dari asupan probiotik. Bicarakan dengan dokter kandungan atau bidan Anda sebelum memutuskan apapun.

Manfaat probiotik untuk ibu hamil

Selama kehamilan, komposisi dan keseimbangan mikrobiota dalam usus memainkan peran penting tak hanya dalam menjaga kesehatan ibu, namun juga membangun metabolisme dan kekebalan tubuh janin serta memberikan fondasi pencernaan yang sehat baginya di kemudian hari.

Manfaat probiotik bagi kesehatan ibu hamil

Berdasarkan laporan yang diterbitkan dalam Journal of Maternal-Fetal and Neonatal Medicine, dilansir dari Live Strong, asupan probiotik selama kehamilan diketahui mampu secara dramatis mengurangi risiko diabetes gestasional, menurunkan glukosa puasa, dan menekan risiko preeklampsia (probiotik membantu mengurangi peradangan dalam lapisan usus, yang dipercaya mampu menurunkan tekanan darah).

Risiko penambahan berat badan berlebih juga dilaporkan minim di antara wanita hamil yang menu makannya diperkaya oleh probiotik, saat dibandingkan dengan kelompok ibu yang tidak mengonsumsi probiotik sama sekali. Hasil ini dapat terjadi karena bakteri baik membantu tubuh lebih cepat untuk menyerap nutrisi, mengubah makanan menjadi energi, dan mengelola faktor-faktor lain, seperti resistensi insulin.

Beberapa studi menyatakan bahwa probiotik dapat digunakan untuk mengobati infeksi ragi dan bacterial vaginosis (BV) yang umum diderita ibu hamil. BV adalah infeksi vagina yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan seperti persalinan prematur. Namun, tidak ada cukup penelitian untuk membuktikan bahwa probiotik mengobati BV dan mencegah persalinan prematur, bahkan ketika probiotik disandingkan dengan konsumsi antibiotik.

Manfaat probiotik untuk kesehatan calon bayi

Penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi cukup probiotik membantu meningkatkan kesehatan bayi — setidaknya bagi bayi yang lahir melalui persalinan normal dan diberi ASI. Usus bayi pada dasarnya steril sampai kemudian diisi dengan bakteri baik yang ada di vagina ibu dan ASI, menurut sebuah artikel dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Probiotik selama kehamilan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan keberagaman ekosistem usus bayi. Satu laporan meta-analisis yang diterbitkan Mei 2012 di jurnal Epidemiologi mengungkapkan bahwa konsumsi probiotik selama kehamilan dan setelah melahirkan mengurangi risiko eksim dan fenomena alergi lainnya pada bayi di kemudian hari. Bayi yang diberi ASI oleh ibu yang melengkapi menu makan hariannya dengan probiotik selama kehamilan juga memiliki tingkat masalah diare, kolik, dan sembelit yang lebih rendah di antara usia 2 dan 6 bulan.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

Banyak pasangan yang mencoba berbagai cara agar bisa berhubungan seks setiap hari agar cepat. Tapi, apakah benar sering seks bisa hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Gejala Umum Gangguan Pencernaan dan Kemungkinan Penyebabnya

Anda mungkin merasa tak nyaman dan kerepotan saat mengalami masalah pencernaan. Apa saja gejala gangguan pencernaan yang perlu diperhatikan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan 25 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Probiotik dapat memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Tak hanya untuk pencernaan tapi juga daya tahan tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Informasi Kesehatan 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Detak jantung janin mulai berdegup di sekitar minggu keenam kehamilan, tapi kadang suaranya masih terlalu lemah untuk Anda bisa dengar. Kapan waktunya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum teh saat hamil

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
gejala asam lambung

9 Cara Sederhana untuk Memelihara Kesehatan Lambung

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
obat vertigo

Berbagai Pilihan Obat Vertigo: Mana yang Paling Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit