Terus pantau perkembangan soal COVID-19 di sini.

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Brucellosis

Definisi|Tanda-tanda dan gejala|Penyebab|Faktor-faktor risiko|Komplikasi|Pengobatan|Pengobatan di rumah
Brucellosis

Definisi

Apa itu brucellosis?

Brucellosis adalah infeksi bakteri yang menyebar dari hewan ke manusia. Kebanyakan pasien terinfeksi akibat mengonsumsi produk yang tidak steril dari hewan yang terinfeksi.

Terkadang, bakteri yang menyebabkan brucellosis dapat menyebar melalui udara atau kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi. Penularan brucellosis dari manusia pada manusia sangat jarang terjadi.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Penyakit ini menyerang ratusan hingga ribuan manusia dan hewan di seluruh dunia. Menghindari produk yang tidak terpasteurisasi dan berhati-hati saat bekerja dengan hewan atau berada di laboratorium dapat mencegah kondisi ini.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala brucellosis?

Kondisi ini dapat menyebabkan tanda dan gejala yang beragam. Dikutip dari pusat pengendalian dan pencegahan Amerika Serikat, CDC, tanda dan gejala itu bisa bertahan dalam waktu tertentu.

Gejala-gejala umum dari brucellosis meliputi:

  • Demam
  • Berkeringat
  • Rasa tidak enak
  • Anoreksia
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada otot, sendi, dan/atau punggung kelelahan

Tanda dan gejala lainnya bisa bertahan dalam waktu yang lama. Bahkan terkadang, tidak akan hilang atau terus kembali. Gejala tersebut di antaranya:

  • Demam berulang
  • Radang sendi
  • Pembengkakan pada testis dan area
  • Skrotum
  • Pembengkakan jantung (endokarditis)
  • Kelelahan kronis
  • Depresi
  • Pembengkakan hati dan/atau limpa

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Brucellosis biasanya sulit diidentifikasi karena sering kali menyerupai kondisi lainnya, seperti flu. Kunjungi dokter apabila Anda memiliki gejala-gejala berikut:

  • Anda mengalami demam berkepanjangan dan nyeri otot.
  • Anda merasa lemah yang tidak biasanya atau faktor risiko dari penyakit ini.
  • Anda memiliki demam yang tidak kunjung hilang.

Penyebab

Apa penyebab brucellosis?

Brucellosis disebabkan oleh bakteri bernama Brucella dan dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Berikut ini jenis-jenis Brucella yang dapat menginfeksi manusia:

  • Brucella melitensis, jenis yang paling sering menyebabkan brucellosis pada manusia. Bakteri ini terdapat pada kambing atau domba.
  • Brucella abortus, yang terdapat pada hewan ternak.
  • Brucella suis, yang terdapat pada babi.
  • Brucella canis, yang terdapat pada anjing.

Penularan

Penyakit ini dapat ditularkan dari hewan ke manusia melalui:

  • Produk yang tidak matang
    Bakteri Brucella pada susu dari hewan yang terinfeksi dapat menyebar ke manusia melalui susu, es krim, mentega, dan keju yang tidak terpasteurisasi. Bakteri juga dapat menyebar melalui daging mentah atau yang belum matang dari hewan yang terinfeksi.
  • Menghirup udara yang terkontaminasi
    Bakteri Brucella mudah menyebar di udara. Pertani, pemburu, atau teknisi laboratorium dapat menghirup bakteri tersebut.
  • Kontak langsung
    Bakteri dari hewan yang terinfeksi dapat memasuki tubuh melalui luka yang terbuka. Menyentuh hewan dalam kondisi sehat tidak menyebabkan infeksi. Namun, orang-orang dengan sistem imun yang lemah harus menghindari menyentuh hewan yang diketahui memiliki penyakit ini.

Brucellosis biasanya tidak menular dari manusia ke manusia, tapi pada beberapa kasus yang langka, wanita dapat menularkan penyakit pada bayi saat persalinan atau melalui ASI. Jarang, Brucellosis dapat menyebar melalui aktivitas seksual, darah yang terkontaminasi, atau transfusi sumsum tulang.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk brucellosis?

Berikut ini adalah faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena brucellosis:

  • Bekerja sebagai dokter hewan, peternak, pemburu, mikrobiolog
  • Mengonsumsi produk susu dari hewan yang terinfeksi
  • Bepergian ke area di mana terdapat brucellosis
  • Bekerja di pabrik pengolahan daging atau rumah jagal.

Komplikasi

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi akibat brucellosis?

Brucellosis dapat menyerang bagian manapun dalam tubuh Anda, termasuk sistem reproduksi, hati, jantung, dan sistem saraf pusat. Brucellosis kronis dapat menyebabkan komplikasi pada salah satu organ atau pada seluruh tubuh Anda. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah:

  • Endokarditis
    Ini adalah infeksi lapisan dalam jantung. Endokarditis yang tidak diobati dapat mengancam jiwa Anda. Komplikasi ini merupakan penyebab utama kematian terkait brucellosis.
  • Radang sendi
    Kondisi ini ditandai dengan nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi Anda, terutama lutut, pinggul, pergelangan kaki, pergelangan tangan, dan tulang belakang.
  • Peradangan dan infeksi testis (epididymo-orchitis)
    Bakteri penyebab brucellosis dapat menyebabkan infeksi epididimis, tabung melingkar yang menghubungkan vas deferens dan testis. Infeksi bisa menyebar ke testis itu sendiri hingga menyebabkan pembengkakan dan nyeri.
  • Peradangan dan infeksi limpa dan hati
    Brucellosis juga dapat menyerang limpa dan hati, sehingga menyebabkan organ tersebut membesar melebihi ukuran normalnya.
  • Infeksi sistem saraf
    Infeksi sistem saraf termasuk penyakit yang berpotensi mengancam jiwa, seperti halnya meningitis dan ensefalitis.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Dokter biasanya mengonfirmasi diagnosis brucellosis dengan menguji sampel darah atau sumsum tulang untuk melihat bakteri brucella atau tes darah untuk melihat antibodi terhadap bakteri.

Untuk membantu mendeteksi komplikasi akibat penyakit ini, Anda mungkin dapat menjalani beberapa tes lain, seperti:

  • Tes pencitraan. Tes-tes ini dapat menunjukkan gambar dalam tubuh Anda, seperti X-ray, CT scan dan MRI.
  • Kultur cairan serebrospinal. Memeriksa sampel cairan yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang untuk melihat infeksi.
  • Echocardiography. Tes ini menggunakan gelombang suara untuk menciptakan gambar jantung untuk melihat tanda-tanda infeksi atau kerusakan pada jantung.

Apa saja pengobatan untuk brucellosis?

Anda akan diberikan antibiotik selama setidaknya enam minggu, dan gejala Anda mungkin tidak akan hilang secara sempurna selama beberapa bulan. Penyakit ini dapat kembali dan menjadi penyakit kronis.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi brucellosis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi brucellosis:

  • Hindari makanan yang tidak terpasteurisasi.
  • Batasi kontak langsung dengan cara mengenakan sarung tangan karet saat menyentuh hewan yang sakit atau mati, atau produk-produk hewani.
  • Vaksinasi hewan peliharaan adalah cara yang efektif untuk mencegah terinfeksinya hewan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Lawan COVID-19 bersama!

Ikuti informasi terbaru dan cerita para pejuang COVID-19 di sekitar kita. Ayo gabung komunitas sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

CDC – Home – Brucellosis. (2020). Retrieved 4 December 2020, from https://www.cdc.gov/brucellosis/

Brucellosis. (2020). The Center for Food Security & Public Health. Retrieved 4 December 2020, from http://www.cfsph.iastate.edu/Factsheets/pdfs/brucellosis.pdf

Brucellosis – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 4 December 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/brucellosis/symptoms-causes/syc-20351738

Brucellosis. (2020). Retrieved 4 December 2020, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/brucellosis

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 07/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x