Sedang Merawat Orang Sakit? Ini 8 Tips Agar Makannya Tetap Lahap

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Meningkatkan nafsu makan orang yang sedang dirawat karena penyakit tertentu tidaklah mudah. Kehilangan nafsu makan saat sedang sakit memang lumrah terjadi. Ini karena pengobatan atau perawatan tertentu bisa menurunkan gairah makan. Misalnya kalau orang terkasih Anda habis menjalani kemoterapi. Namun, sakit flu saja juga bisa bikin Anda tidak nafsu makan karena lidah terasa pahit. Lalu bagaimana caranya meningkatkan nafsu makan saat sedang sakit atau memulihkan diri? Catat baik-baik beragam trik di bawah ini.

1. Ladeni pasien tapi jangan terlalu dipaksa

Kalau pasien mengeluh tidak nafsu makan, jelaskan bahwa hal tersebut memang jadi salah satu efek samping pengobatan atau penyakitnya. Usahakan untuk tidak membentak, memarahi, atau memaksa orang yang sedang sakit untuk makan. Memaksa hanya akan membuatnya makin tidak nafsu makan lantaran menganggap waktu makan sebagai saat-saat yang menyiksa.

2. Tawarkan makanan kesukaannya

Untuk memancing nafsu makannya, tawarkan makanan kesukaan pasien. Namun, selalu konsultasikan dengan dokter makanan apa saja yang jadi pantangan dan nutrisi apa yang harus dipenuhi.

Kalau makanan kesukaannya kebetulan kurang sehat, misalnya junk food, siasati dengan mengolah kembali makanan tersebut di rumah. Misalnya menggoreng sendiri kentang di rumah daripada beli di restoran cepat saji.

3. Makan sedikit-sedikit tapi sering

Supaya pasien tetap mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan, sebaiknya berikan makanan sedikit-sedikit. Jangan langsung memintanya menghabiskan satu piring nasi, lauk, dan sayur. Sajikan makanan dalam piring kecil saja supaya pasien tidak terlalu terbebani melihat porsinya.

Kalau ia bilang sudah kenyang, tak perlu dihabiskan saat itu juga. Nanti dalam waktu beberapa jam, tawarkan lagi makanan yang berbeda agar tidak bosan.

4. Jangan berikan makanan yang baunya menyengat

Makanan tertentu menawarkan aroma yang terlalu menyengat atau kurang sedap. Misalnya pete, jengkol, atau sambal terasi. Sebaiknya berikan makanan yang baunya harum, tapi tidak terlalu menyengat. Misalnya sup kaldu ayam.

5. Minum suplemen atau penambah nafsu makan

Kalau orang terdekat Anda benar-benar tidak mau makan, Anda sebaiknya mempertimbangkan suplemen multivitamin atau penambah nafsu makan. Akan tetapi, bicarakan dulu dengan dokter kira-kira suplemen seperti apa yang dibutuhkan. Pasalnya, kelebihan vitamin tertentu mungkin menimbulkan efek samping tertentu bagi pasien. Biasanya dokter juga akan memberikan obat khusus untuk meningkatkan nafsu makan pasien.

6. Banyak minum

Pasien yang sedang sakit mungkin kehilangan banyak cairan dan elektrolit dalam tubuh. Akibatnya, pasien mengalami dehidrasi. Dehidrasi sendiri bisa membuat orang terdekat Anda makin susah makan.

Maka, pastikan pasien banyak minum setiap hari. Usahakan agar pasien minum lebih dari delapan gelas air. Kalau mual, Anda bisa menyeduh teh yang rasanya lebih enak di lidah supaya pasien tetap mendapatkan asupan cairan.

7. Makan bersama-sama

Untuk meningkatkan nafsu makan orang yang sakit, usahakan supaya Anda atau anggota keluarga yang lain menemaninya makan bersama-sama. Makan bersama dapat membantu dirinya supaya lebih rileks dan tidak terlalu memikirkan rasa makanan yang hambar.

8. Tambahkan bumbu dapur yang sedap

Lidah orang yang sedang sakit mungkin terasa pahit dan hambar. Supaya Anda bisa meningkatkan nafsu makannya, tambahkan bumbu dapur yang wangi dan sedap. Misalnya bawang putih, bawang bombay, cengkeh, daun salam, kayu manis, dan bumbu dapur alami lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Semua bagian tubuh bisa saja terserang psoriasis, termasuk kuku Anda. Simak ulasan lengkap tentang gejala dan perawatan psoriasis kuku dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Lidah buaya dan cuka apel adalah dua obat alami yang sering digunakan untuk penyakit psoriasis. Seberapa efektif kerja obat herbal psoriasis ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Psoriasis 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ada sejumlah pilihan obat cacing kremi yang bisa Anda coba, mulai dari obat kimia atau obat dari bahan alami. Baca selengkapnya dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit