8 Tips Penyelamat untuk Meningkatkan Nafsu Makan Orang yang Sakit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Meningkatkan nafsu makan orang yang sedang dirawat karena penyakit tertentu tidaklah mudah. Kehilangan nafsu makan saat sedang sakit memang lumrah terjadi. Ini karena pengobatan atau perawatan tertentu bisa menurunkan gairah makan. Misalnya kalau orang terkasih Anda habis menjalani kemoterapi. Namun, sakit flu saja juga bisa bikin Anda tidak nafsu makan karena lidah terasa pahit. Lalu bagaimana caranya meningkatkan nafsu makan saat sedang sakit atau memulihkan diri? Catat baik-baik beragam trik di bawah ini.

1. Ladeni pasien tapi jangan terlalu dipaksa

Kalau pasien mengeluh tidak nafsu makan, jelaskan bahwa hal tersebut memang jadi salah satu efek samping pengobatan atau penyakitnya. Usahakan untuk tidak membentak, memarahi, atau memaksa orang yang sedang sakit untuk makan. Memaksa hanya akan membuatnya makin tidak nafsu makan lantaran menganggap waktu makan sebagai saat-saat yang menyiksa.

2. Tawarkan makanan kesukaannya

Untuk memancing nafsu makannya, tawarkan makanan kesukaan pasien. Namun, selalu konsultasikan dengan dokter makanan apa saja yang jadi pantangan dan nutrisi apa yang harus dipenuhi.

Kalau makanan kesukaannya kebetulan kurang sehat, misalnya junk food, siasati dengan mengolah kembali makanan tersebut di rumah. Misalnya menggoreng sendiri kentang di rumah daripada beli di restoran cepat saji.

3. Makan sedikit-sedikit tapi sering

Supaya pasien tetap mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan, sebaiknya berikan makanan sedikit-sedikit. Jangan langsung memintanya menghabiskan satu piring nasi, lauk, dan sayur. Sajikan makanan dalam piring kecil saja supaya pasien tidak terlalu terbebani melihat porsinya.

Kalau ia bilang sudah kenyang, tak perlu dihabiskan saat itu juga. Nanti dalam waktu beberapa jam, tawarkan lagi makanan yang berbeda agar tidak bosan.

4. Jangan berikan makanan yang baunya menyengat

Makanan tertentu menawarkan aroma yang terlalu menyengat atau kurang sedap. Misalnya pete, jengkol, atau sambal terasi. Sebaiknya berikan makanan yang baunya harum, tapi tidak terlalu menyengat. Misalnya sup kaldu ayam.

5. Minum suplemen atau penambah nafsu makan

Kalau orang terdekat Anda benar-benar tidak mau makan, Anda sebaiknya mempertimbangkan suplemen multivitamin atau penambah nafsu makan. Akan tetapi, bicarakan dulu dengan dokter kira-kira suplemen seperti apa yang dibutuhkan. Pasalnya, kelebihan vitamin tertentu mungkin menimbulkan efek samping tertentu bagi pasien. Biasanya dokter juga akan memberikan obat khusus untuk meningkatkan nafsu makan pasien.

6. Banyak minum

Pasien yang sedang sakit mungkin kehilangan banyak cairan dan elektrolit dalam tubuh. Akibatnya, pasien mengalami dehidrasi. Dehidrasi sendiri bisa membuat orang terdekat Anda makin susah makan.

Maka, pastikan pasien banyak minum setiap hari. Usahakan agar pasien minum lebih dari delapan gelas air. Kalau mual, Anda bisa menyeduh teh yang rasanya lebih enak di lidah supaya pasien tetap mendapatkan asupan cairan.

7. Makan bersama-sama

Untuk meningkatkan nafsu makan orang yang sakit, usahakan supaya Anda atau anggota keluarga yang lain menemaninya makan bersama-sama. Makan bersama dapat membantu dirinya supaya lebih rileks dan tidak terlalu memikirkan rasa makanan yang hambar.

8. Tambahkan bumbu dapur yang sedap

Lidah orang yang sedang sakit mungkin terasa pahit dan hambar. Supaya Anda bisa meningkatkan nafsu makannya, tambahkan bumbu dapur yang wangi dan sedap. Misalnya bawang putih, bawang bombay, cengkeh, daun salam, kayu manis, dan bumbu dapur alami lainnya.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca