1. Definisi

Apa itu gigitan ular tidak beracun?

Kebanyakan gigitan ular yang tidak berbisa berasal dari ular peliharaan. Biasanya semua ular yang dijadikan hewan peliharaan tidak berbahaya.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Tanda dan gejala termasuk nyeri ringan di area gigitan yang disebabkan oleh tusukan dari taring ular.

2. Cara menangani

Apa yang harus saya lakukan?

Biasanya, gigi kecil ular meninggalkan bekas cakaran yang bahkan tidak menusuk kulit. Anda bisa membersihkan luka dengan sabun dan air. Anda tidak memerlukan perban untuk jenis luka ini. Jika kulit tertusuk taring ular, minta suntik tetanus pada dokter jika anak Anda belum mendapat suntik tetanus lebih 5 tahun.

Kapan saya harus ke dokter?

Panggil dokter jika Anda mengalami gejala lain dalam 6 jam setelah digigit.

3. Pencegahan

Untuk menghindari gigitan ular:

  • Hindari daerah tempat ular dapat bersembunyi, seperti di bawah batu dan kayu.
  • Meskipun sebagian besar ular tidak berbisa, hindari bermain dengan ular apapun kecuali Anda telah dilatih dengan baik.
  • Jika Anda sering mendaki, pertimbangkan untuk membeli obat dan peralatan anti gigitan ular. Jangan gunakan peralatan anti gigitan ular jadul yang terdiri dari pisau silet dan alat hisap.
  • Jangan memprovokasi ular. Serangan ular terjadi ketika ular merasa terancam.
  • Ketuk jalan di depan Anda dengan tongkat sebelum memasuki area di mana Anda tidak bisa melihat kaki Anda, supaya Anda tidak menginjak ular secara tidak sengaja. Ular akan mencoba untuk menghindari Anda jika mereka diberikan cukup peringatan.
  • Ketika hiking di area yang dikenal terdapat ular, pakailah celana panjang dan sepatu jika memungkinkan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca