Awas, Penyakit Gusi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung!

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/05/2018
Bagikan sekarang

penyakit gusi, serangan jantung

Penyakit gusi adalah peradangan pada gusi, yang ditandai dengan gusi merah, membengkak, dan mudah berdarah terutama saat menyikat gigi. Kondisi ini juga disebut dengan gingivitis atau radang gusi. Jika dibiarkan, kondisi ini akan bertambah parah dan berkembang menjadi periodontitis yaitu kerusakan pada gusi, gigi, dan jaringan tulang yang menyangga gigi. Bahkan juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, termasuk serangan jantung. Bagaimana bisa?

Apa hubungannya penyakit gusi dengan serangan jantung?

Pada penderita penyakit gusi, peradangan pada gusi tidak hanya memengaruhi gigi dan gusi Anda. Banyak penelitian yang juga mengaitkan penyakit gusi dengan penyakit jantung.

Sebuah penelitian tahun 2014 mengamati orang yang memiliki penyakit gusi dan penyakit jantung. Para peneliti menemukan bahwa orang yang telah mendapatkan perawatan sesuai untuk penyakit gusi, akan menghabiskan biaya perawatan jantung yang lebih rendah, sekitar 10-40 persen dari orang yang tidak melakukan perawatan mulut yang tepat. Hal ini menunjukkan bahwa memiliki gusi yang sehat akan berdampak pada kesehatan jantung yang baik.

Penelitian lain dari Swedia membandingkan kesehatan gusi pasien dengan dan tanpa riwayat serangan jantung. Separuh dari peserta penelitian ini pernah mengalami serangan jantung, dan separuh lainnya tidak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang dengan penyakit gusi memiliki risiko serangan jantung sebesar 50 persen, dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki penyakit gusi.

Penelitian lain juga melaporkan bahwa ada hubungan antara kedua kondisi ini. Berdasarkan penelitian ini, penyakit gusi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung sekitar 20 persen. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk meyakinkan hal ini.

Meski begitu, penelitian-penelitian tersebut sudah bisa mendukung hipotesis bahwa kesehatan gusi memengaruhi kesehatan jantung. Juga, dengan adanya penelitian tersebut, American Dental Association and American Heart Association telah menyatakan adanya hubungan antara penyakit gusi dan penyakit jantung.

Bagaimana penyakit gusi bisa meningkatkan risiko serangan jantung?

Penyakit gusi meningkatkan risiko penyakit jantung karena peradangan atau pembengkakan. Hal ini membuat arteri (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung) mengalami penebalan akibat penumpukan plak, atau disebut dengan aterosklerosis. Ini adalah kondisi yang membuat darah sulit mengalir ke jantung Anda, dan kondisi inilah yang membuat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Peradangan juga merupakan tanda dari penyakit gusi, selain gusi sakit dan bengkak. Tahap awal dari penyakit ini disebut dengan gingivitis yang membuat gusi merah, nyeri, dan sensitif. Jika kondisi ini tidak diobati akan berkembang menjadi periodontitis, yang membuat infeksi gusi dan terkadang membentuk penumpukan nanah.

Kondisi itulah yang menimbulkan kekhawatiran untuk masalah jantung. Hal ini dikarenakan di dalam gusi Anda terdapat banyak pembuluh darah, sedangkan jika gusi Anda terinfeksi maka lapisan gusi akan terganggu menyebabkan bakteri dapat masuk melalui pembuluh darah di gusi dan mengalir dalam darah, yang bisa memicu peradangan di seluruh tubuh Anda. Peradangan adalah salah satu penyebab utama kerusakan pembuluh darah, termasuk jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang ditemukan dalam penyakit periodontal, termasuk Streptococcus sanguis, memainkan peran dalam penyumbatan dan menyebar ke jantung. Dengan menjaga kesehatan gusi, lebih kecil potensi bakteri tersebut masuk ke jantung.

Yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan gusi dan mulut

Menjaga kesehatan gigi dan mulut penting bukan hanya untuk menghindari penyakit gusi, tapi juga mencegah gangguan kesehatan menyebar dari mulut ke bagian lain di dalam tubuh, sehingga mengganggu keseharian hidup Anda.

Ada banyak kebiasaan gaya hidup sehat yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kebersihan mulut. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari, saat bangun pagi dan sebelum tidur dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Hindari menyikat gigi terlalu keras dan gunakan sikat gigi dengan bulu yang halus. Anda juga perlu melakukan flossing gigi setidaknya sekali sehari.

Selain itu, menggunakan mouthwash secara teratur juga sangat membantu untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi Anda. Mouthwash alias obat kumur dapat membantu Anda mengurangi kuman penyebab masalah gusi hingga 99.9% sehingga gusi tetap sehat dan menjaga napas segar tahan lama.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali 5 Kondisi yang Paling Sering Menyebabkan Gusi Turun

Gusi turun adalah kondisi ketika gusi merosot dari permukaan gigi sehingga akar gigi terlihat. Inilah berbagai hal yang menjadi penyebab gusi turun.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

5 Penyakit yang Mengintai Kesehatan Tubuh Jika Anda Malas Sikat Gigi

Bukan cuma gigi berlubang saja. Nyatanya ada banyak penyakit yang bisa muncul akibat malas gosok gigi, lho! Yuk cari tahu di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Wanita Lebih Sering Terkena Masalah Gigi Dibandingkan Pria, Ini Sebabnya

Masalah gigi dan gusi dapat terjadi pada siapa saja, tapi wanita ternyata lebih sering mengalaminya dibandingkan pria. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

9 Penyebab Gigi Berlubang yang Sering Dianggap Remeh

Hobi makan segala yang manis bukan satu-satunya penyebab gigi Anda berlubang. Gigi Anda mungkin saja berlubang karena penyebab lain, lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

NSTEMI adalah serangan jantung ringan

NSTEMI, Jenis Serangan Jantung yang Tergolong Ringan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
penyakit jantung boleh puasa

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
asam mefenamat (mefenamic acid)

4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020
radang gusi menyebabkan BBLR

Radang Gusi Saat Hamil Tidak Diobati, Benarkah Meningkatkan Risiko BBLR?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/01/2020