Awas, Penyakit Gusi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

penyakit gusi, serangan jantung

Penyakit gusi adalah peradangan pada gusi, yang ditandai dengan gusi merah, membengkak, dan mudah berdarah terutama saat menyikat gigi. Kondisi ini juga disebut dengan gingivitis atau radang gusi. Jika dibiarkan, kondisi ini akan bertambah parah dan berkembang menjadi periodontitis yaitu kerusakan pada gusi, gigi, dan jaringan tulang yang menyangga gigi. Bahkan juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, termasuk serangan jantung. Bagaimana bisa?

Apa hubungannya penyakit gusi dengan serangan jantung?

Pada penderita penyakit gusi, peradangan pada gusi tidak hanya memengaruhi gigi dan gusi Anda. Banyak penelitian yang juga mengaitkan penyakit gusi dengan penyakit jantung.

Sebuah penelitian tahun 2014 mengamati orang yang memiliki penyakit gusi dan penyakit jantung. Para peneliti menemukan bahwa orang yang telah mendapatkan perawatan sesuai untuk penyakit gusi, akan menghabiskan biaya perawatan jantung yang lebih rendah, sekitar 10-40 persen dari orang yang tidak melakukan perawatan mulut yang tepat. Hal ini menunjukkan bahwa memiliki gusi yang sehat akan berdampak pada kesehatan jantung yang baik.

Penelitian lain dari Swedia membandingkan kesehatan gusi pasien dengan dan tanpa riwayat serangan jantung. Separuh dari peserta penelitian ini pernah mengalami serangan jantung, dan separuh lainnya tidak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang dengan penyakit gusi memiliki risiko serangan jantung sebesar 50 persen, dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki penyakit gusi.

Penelitian lain juga melaporkan bahwa ada hubungan antara kedua kondisi ini. Berdasarkan penelitian ini, penyakit gusi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung sekitar 20 persen. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk meyakinkan hal ini.

Meski begitu, penelitian-penelitian tersebut sudah bisa mendukung hipotesis bahwa kesehatan gusi memengaruhi kesehatan jantung. Juga, dengan adanya penelitian tersebut, American Dental Association and American Heart Association telah menyatakan adanya hubungan antara penyakit gusi dan penyakit jantung.

Bagaimana penyakit gusi bisa meningkatkan risiko serangan jantung?

Penyakit gusi meningkatkan risiko penyakit jantung karena peradangan atau pembengkakan. Hal ini membuat arteri (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung) mengalami penebalan akibat penumpukan plak, atau disebut dengan aterosklerosis. Ini adalah kondisi yang membuat darah sulit mengalir ke jantung Anda, dan kondisi inilah yang membuat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Peradangan juga merupakan tanda dari penyakit gusi, selain gusi sakit dan bengkak. Tahap awal dari penyakit ini disebut dengan gingivitis yang membuat gusi merah, nyeri, dan sensitif. Jika kondisi ini tidak diobati akan berkembang menjadi periodontitis, yang membuat infeksi gusi dan terkadang membentuk penumpukan nanah.

Kondisi itulah yang menimbulkan kekhawatiran untuk masalah jantung. Hal ini dikarenakan di dalam gusi Anda terdapat banyak pembuluh darah, sedangkan jika gusi Anda terinfeksi maka lapisan gusi akan terganggu menyebabkan bakteri dapat masuk melalui pembuluh darah di gusi dan mengalir dalam darah, yang bisa memicu peradangan di seluruh tubuh Anda. Peradangan adalah salah satu penyebab utama kerusakan pembuluh darah, termasuk jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang ditemukan dalam penyakit periodontal, termasuk Streptococcus sanguis, memainkan peran dalam penyumbatan dan menyebar ke jantung. Dengan menjaga kesehatan gusi, lebih kecil potensi bakteri tersebut masuk ke jantung.

Yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan gusi dan mulut

Menjaga kesehatan gigi dan mulut penting bukan hanya untuk menghindari penyakit gusi, tapi juga mencegah gangguan kesehatan menyebar dari mulut ke bagian lain di dalam tubuh, sehingga mengganggu keseharian hidup Anda.

Ada banyak kebiasaan gaya hidup sehat yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kebersihan mulut. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari, saat bangun pagi dan sebelum tidur dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Hindari menyikat gigi terlalu keras dan gunakan sikat gigi dengan bulu yang halus. Anda juga perlu melakukan flossing gigi setidaknya sekali sehari.

Selain itu, menggunakan mouthwash secara teratur juga sangat membantu untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi Anda. Mouthwash alias obat kumur dapat membantu Anda mengurangi kuman penyebab masalah gusi hingga 99.9% sehingga gusi tetap sehat dan menjaga napas segar tahan lama.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca