Awas, Ini Akibatnya Jika Gula Darah Anda Terlalu Tinggi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Mengontrol kadar gula darah mungkin susah-susah gampang, apalagi bagi pemilik diabetes. Sekalipun tak punya riwayat kencing manis, Anda yang sehat sekalipun juga tetap harus bisa mengontrolnya. Kadar gula darah yang tinggi dan tak terkontrol bisa saja membawa akibat yang membahayakan nyawa. Apa saja yang mungkin terjadi akibat kadar gula darah tinggi? Bagaimana penanganannya yang tepat?

Berapa kadar gula darah yang dianggap tinggi?

Punya riwayat diabetes maupun tidak, penting bagi Anda untuk selalu mengontrol kadar gula darah. Hal ini dilakukan agar fungsi tubuh bisa berjalan dengan baik.

Kadar gula darah sewaktu yang normal adalah di bawah 200 mg/dl. Namun, lebih bagus jika Anda menjaganya dalam rentang 70-150 mg/dl.

Kadar gula darah di bawah 70 mg/dl menandakan kadar gula darah yang sangat rendah (hipoglikemia). Sementara, kadar gula darah disebut tinggi adalah nilai gula darah sewaktu berada di atas 200 mg/dl.

Jika kadar gula darah sudah lebih dari 240 mg/dl, bisa dikatakan kadar gula darah Anda sudah terlalu tinggi. Apabila kadar gula darah sewaktu tinggi, sudah menyentuh angka lebih dari 300 mg/dl saat Anda cek dua kali berturut-turut, sebaiknya segera periksakan ke dokter karena bisa menimbulkan akibat yang fatal.

5 Jenis Tes untuk Cek Kadar Gula Darah Serta Cara Membaca Hasilnya

Apa saja tanda jika gula darah terlalu tinggi?

Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa terjadi saat tubuh tidak memiliki hormon insulin yang cukup atau tidak bisa menggunakan insulin dengan baik.

Akibat dari kondisi gula darah tinggi ini sel tubuh tidak dapat menyerap glukosa. Padahal glukosa diperlukan untuk menghasilkan energi dalam tiap sel tubuh. Alhasil, glukosa (gula) pun jadi tetap berada di aliran darah.

Efek kadar gula darah yang tinggi seperti ini bisa terjadi saat Anda makan terlalu banyak (terutama makanan tinggi gula), lupa minum obat diabetes, stres, sedang sakit atau mengalami infeksi, dan tidak banyak berolahraga atau bergerak aktif.

Gejala gula darah yang terlalu tinggi bisa ditandai dengan:

  •   Rasa haus atau kelaparan meningkat
  •   Sering buang air kecil
  •   Sakit kepala
  •   Kelelahan sampai ingin pingsan
  •   Penglihatan kabur
  •   Mual dan muntah
  •   Penurunan berat badan

Komplikasi yang mungkin terjadi akibat gula darah terlalu tinggi

Kadar glukosa darah yang terlalu tinggi sebenarnya bisa diobati dengan mudah hingga gula darah normal kembali. Namun, jika Anda mengabaikan dan membiarkannya, terdapat beberapa komplikasi atau kondisi yang mungkin saja terjadi akibat kada gula darah tinggi, seperti:

  • Infeksi pada gigi dan gusi
  • Kerusakan saraf dan infeksi kronis pada kaki
  • Penyakit kardiovaskuler, seperti gangguan jantung
  • Kerusakan pada ginjal atau gagal ginjal
  • Kerusakan pembuluh darah pada retina mata, bisa mengakibatkan kebuataan
  • Gangguan penglihatan seperti katarak dan galukoma
  • Neuropati atau kerusakan saraf
  • Gangguan pada tulang dan sendi

10 Komplikasi Diabetes Melitus, dari yang Paling Ringan Sampai Fatal

Komplikasi yang membutuhkan pertolongan darurat

Studi dalam jurnal Diabetes Care juga menjelaskan akibat dari gula darah yang tinggi, seseorang bisa mengalami kondisi yang membahayakan nyawa, seperti:

  • Ketoasidosis diabetik
    Ketoasis diabetik terjadi saat tubuh tidak bisa menggunakan gula sebagai energi, sehingga tubuh akan menggunakan lemak sebagai energi dalam waktu lama. Jika terus dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan koma diabetes.
  •  Hiperosmolar hiperglikemik
    Hal ini terjadi saat gula darah sangat tinggi, sehingga tubuh akan berusaha menghilangkan kelebihan gula darah melalui urine. Anda akan sering buang air kecil sampai Anda bisa mengalami dehidrasi berat. Biasanya hiperosmolar hiperglikemik terjadi pada orang dengan diabetes tipe 2.

Pilih makanan dengan bijak untuk mencegah akibat gula darah tinggi

Gula darah sangat dipengaruhi oleh makanan yang Anda makan. Ya, karena memang Anda mendapatkan gula dari makanan. 

Jika mempunyai diabetes, Anda disarankan untuk selalu makan teratur dan mengontrol makanan yang Anda makan, termasuk jenis dan porsinya. Ikutilah tips mengatur makanan untuk menjaga kadar gula darah berikut ini:

  • Hindari selalu makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi, seperti kue manis, biskuit, cokelat, sirup, dan lainnya.
  • Tak hanya makanan utama, makanan selingan pun harus Anda perhatikan. Buah bisa menjadi makanan selingan yang baik untuk Anda. Atau, Anda juga bisa memilih produk camilan yang aman untuk diabetes.
  • Pilihlah camilan yang memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak akan menyebabkan lonjakan tinggi pada gula darah Anda. 

Akibat dari kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan komplikasi yang mengancam kondisi kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk bisa mengontrol kadar gula darah sehingga tetap dalam batas normal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Semakin bertambah usia seseorang, pada umumnya semakin banyak penyakit yang diderita. Apa saja penyakit pada lansia yang sering terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Begini Trik Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula

Mengurangi gula tak semudah berhenti minum teh pakai gula atau menghindari makan cake. Ada banyak makanan sehari-hari yang ternyata mengandung gula tinggi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kanker Tiroid

Kanker tiroid dapat terjadi baik dengan atau tanpa gejala. Supaya lebih mengenal gejala, penyebab, dan pengobatannya, simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 5 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
mencegah diabetes sejak dini

3 Langkah Lindungi Keluarga untuk Mencegah Diabetes Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
mencegah diabetes pada keluarga

Ibu, Ini Cara Cegah Risiko Diabetes pada Keluarga Tercinta Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 20 November 2020 . Waktu baca 11 menit
bisul atau abses

Bisul

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit
apakah diabetesi boleh makan mi instan

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit