7 Cara Ampuh Mengobati Eksim di Kaki

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/02/2020 . 8 mins read
Bagikan sekarang

Jenis dermatitis yang muncul di tangan dan kaki disebut eksim dishidrosis. Gejala eksim dishidrosis gampang kambuh akibat kontak kulit yang terlalu lama dengan air. Eksim dishidrosis juga mudah kambuh jika Anda termasuk orang yang cepat berkeringat di udara panas. Kambuhnya eksim dishidrosis sangat terasa gatal sampai dapat mengganggu aktivitas. Lantas, adakah cara yang ampuh mengobati eksim di tangan dan kaki? Simak ulasannya berikut ini.

Cara mengobati eksim di tangan dan kaki (dishidrosis)

pelembap untuk kulit kering

Setiap jenis eksim umumnya memiliki kenampakan serupa, yaitu ruam kemerahan pada kulit yang terasa gatal. Namun, eksim dishidrosis secara spesifik menyerang kulit di kaki dan tangan dengan ciri yang berbeda dari jenis eksim lainnya.

Eksim dishidrosis memunculkan bintil-bintil lepuhan dengan bercak merah atau cokelat yang berukuran sangat kecil dan berisi cairan. Bintil umum timbul pada bagian ujung, lipatan, dan tepi jari tangan, jari kaki, telapak tangan, dan telapak kaki. Lepuhan-lepuhan tersebut akan terasa sangat gatal atau bahkan nyeri.

Bintil eksim di tangan dan kaki dapat pecah, menyebabkan kulit bersisik, mengerak, dan pada akhirnya retak. Setelah pecah, kulit menjadi kering.

Jika Anda mengalami masalah eksim di tangan dan kaki, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengobati gejala eksim di tangan dan kaki:

1. Segera hindari pemicu eksim di kaki dan tangan

Menurut National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID), gejala eksim bisa semakin parah jika terus-terusan terkena pemicunya, misalnya jamur, bulu hewan peliharaan, udara dingin dan kering, kain kasar seperti wol, dan pewangi.

Jika eksim di tangan dan kaki semakin memburuk setelah kulit Anda terkena salah satu benda tersebut, maka segera hindari pemicunya.

Cara mengobati eksim di kaki dan tangan selanjutnya tidak akan efektif jika Anda masih berkontak dengan hal-hal yang memicu kambuhnya gejala.

2. Jangan mencuci tangan dan kaki atau mandi pakai air panas

Suhu panas atau air yang hangat sekalipun membuat kulit semakin kering karena sifatnya yang meluruhkan sebum (minyak alami kulit). Kulit yang kering semakin memicu kambuhnya gejala eksim dan akhirnya rentan teriritasi.

Selama gejala eksim masih muncul, bersihkan tangan dan kaki dengan aliran air dingin. Jangan juga terlalu lama membasuh kulit yang terdampak eksim.

Cuci tangan dan kaki selama 20 detik, tapi pastikan benar-benar bersih dan tidak menyisakan residu sabun. Jika tidak bersih, bahan-bahan kimia dari sabun akan semakin mengiritasi kulit yang sedang bermasalah.

Sementara untuk waktu mandi yang ideal untuk mengatasi eksim menurut para ahli adalah 5-10 menit. Rentang waktu ini sudah termasuk membasuh seluruh bagian tubuh dan keramas untuk membersihkan kulit kepala.

Lebih lama dari 10 menit dapat menggagalkan berbagai cara yang sudah Anda lakukan untuk mengobati eksim di kaki dan tangan.

3. Gunakan sabun yang lembut

Pakai sabun nonkosmetik dengan pH netral jika ingin cuci tangan dan kaki atau saat mandi. Sabun untuk eksim sebaiknya tidak mengandung pewangi, pewarna, alkohol, hingga bahkan agen antibakteri seperti triklosan.

Jika perlu, gunakan sabun hipoalergenik yang lebih aman dan lembut untuk kulit yang terkena eksim.

4. Jangan menggosok kulit saat mengeringkannya

Ketika mandi atau cuci kaki jangan menggosok kulit yang terdampak eksim terlalu keras. Begitu pula ketika mengeringkannya.

Menggosok tangan dan kaki terlalu keras justru dapat  memicu terjadinya iritasi kulit sehingga eksim di kaki jadi lebih gampang kambuh kapan saja. Tepuk-tepuk lembut kulit yang terdampak eksim dengan handuk hingga benar-benar kering.

Ingat, gunakan handuk yang lembut dan bersih untuk menghindari perpindahan bakteri ke kaki untuk menghindari risiko infeksi kulit.

5. Rutin oleskan obat eksim di kaki dan tangan

Segera oleskan obat untuk eksim sebagai cara mengobati gejala yang muncul di tangan dan kaki. Oleskan obat saat kondisi tangan dan kaki masih lembap setelah mandi atau cuci tangan dan kaki.

Obat kortikosteroid dalam bentuk salep atau krim juga sering diresepkan dokter sebagai cara mengobati gatal dan peradangan kulit akibat eksim di tangan dan kaki.

Dosis obat untuk eksim umumnya disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala yang muncul. Jika eksim di tangan dan kaki menyebabkan kulit Anda menebal dan bersisik, dokter dapat meresepkan dosis yang lebih tinggi.

Selain kortikosteroid, dokter juga umum meresepkan salep NSAID seperti crisaborole (Eucrisa), yang dioleskan dua kali sehari untuk mengobati peradangan kulit akibat eksim.

6. Melembabkan kulit kaki dan tangan

Setelah mengeringkan tangan dan kaki, jangan lupa langsung oleskan pelembap untuk kulit gatal setelahnya ketika kondisi kaku masih lembap.

Anda disarankan untuk menggunakan pelembap setidaknya 2-3 kali dalam satu hari, kalau bisa sesering mungkin setiap setelah mandi, cuci kaki dan tangan sebelum tidur.

Pilih krim pelembap untuk eksim yang teksturnya kental karena bisa menyediakan lebih banyak kelembapan untuk kulit kaki yang cenderung mudah kering, apalagi saat terkena eksim.

Pelembap harus bebas dari alkohol, aroma, pewarna, parfum, atau bahan kimia lainnya. Pelembap dengan kandungan emolien atau salep seperti petroleum jelly boleh Anda gunakan.

Jangan lupa juga untuk mengoleskan tabir surya ber-SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang bisa memicu gejala eksim di kaki dan tangan makin parah. Oleskan ulang setiap dua jam atau ketika Anda beraktivitas fisik yang membikin berkeringat.

7. Pakai pelindung tangan dan kaki dari bahan karet

Banyak orang yang menyebut eksim di tangan dengan sebutan “tangan pencuci piring”. Pasalnya, ruam mirip eksim sering muncul pada tangan orang yang terbiasa mencuci piring dan terpapar oleh bahan kimia dari sabun.

Chynthia Bailey, M.D dari American Board of Dermatology mengungkapkan kepada Self bahwa penggunaan sarung tangan karet melindungi kulit yang terpapar dari zat iritan dan bahan kimia pada sabun sehingga membantu mencegah eksim berkembang semakin parah.

Sarng tangan karet juga mampu melindungi tangan dari cipratan air panas. Air panas dapat mengikis minyak alami kulit yang membuatnya jadi kering dan memicu eksim kambuh.

Selain itu, memakai alas kaki berbahan karet juga menjadi cara yang ampuh agar usaha mengobati eksim di kaki tidak sia-sia. Pakailah pelindung kaki jika kegiatan harian Anda mengharuskan kaki berlama-lama dalam keadaan lembap, seperti berkebun atau bercocok tanam.

Sepatu bot berbahan karet dapat melindungi kaki Anda dari percikan air yang dapat memperparah gejalanya.

Pantangan selama menerapkan cara mengobati eksim di tangan dan kaki

Penyebab eksim dishidrosis hingga saat ini masih belum dapat dipastikan. Namun para ahli menduga dishidrosis berkaitan erat dengan faktor genetik dan riwayat kondisi kesehatan seperti alergi musiman, dermatitis kontak, dan jenis eksim lainnya.

Berikut ini beberapa faktor pemicu yang harus dihindari selama Anda masih menerapkan beragam cara mengobati gejala eksim di tangan dan kaki:

  • Stres.
  • Terpapar serbuk sari.
  • Tangan dan kaki yang lembab akibat keringat berlebihan atau kontak yang terlalu lama dengan air.
  • Kontak sehari-hari dengan benda-benda yang mengandung nikel, seperti perhiasan, kunci, ponsel, bingkai kacamata, barang dari stainless steel dan bahan logam lainnya.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung nikel, seperti kakao, coklat, kacang kedelai, oatmeal, kacang-kacangan, almond, kacang-kacangan segar dan kering, dan makanan kaleng.
  • Menggunakan barang yang mengandung kobalt, seperti piring berwarna biru kobalt, cat dan pernis, peralatan medis tertentu, dan perhiasan.
  • Mengonsumsi makanan penyebab alergi yang mengandung kobalt, seperti kerang, ikan, sayuran hijau, hati, susu, kacang-kacangan, tiram, dan daging merah.
  • Terpapar garam kromium yaitu material yang digunakan dalam pembuatan semen, mortar, kulit, cat dan anti korosi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Para ibu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kemunculan ruam susu atau ruam di pipi bayi. Namun, apakah ruam susu itu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . 4 mins read

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . 5 mins read

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 mins read

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . 4 mins read
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 mins read
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 mins read
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 mins read