Penyebab, Cara Mengatasi, dan Cara Mencegah Perut Kembung Saat Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/10/2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Wanita yang sedang hamil sering mengalami perut kembung secara tiba-tiba. Apakah wajar? Apa penyebab perut kembung saat hamil, dan bagaimana cara mencegah serta mengatasinya jika hal yang sama terjadi pada Anda?

Penyebab perut terasa kembung saat hamil

Perut kembung sebetulnya merupakan salah satu gejala kehamilan yang tidak banyak disadari. Perut cenderung lebih sering terasa kembung di awal kehamilan karena pengaruh tingginya hormon progesteron.

Kenaikan kadar progesteron dapat melemaskan jaringan otot polos di sepanjang saluran cerna. Otot-otot yang lemas membuat kerja setiap organ cerna cenderung melambat untuk mencerna makanan.

Makanan yang menumpuk terlalu lama dalam usus kemudian akan terus menghasilkan gas yang menempati sebagian besar rongga perut. Kelebihan gas dalam perut inilah yang membuat Anda sering merasa kembung saat mengandung, juga bahkan jadi sering sendawa dan buang-buang angin (kentut).

Selain itu, perut juga bisa sering terasa kembung saat usia kehamilan sudah memasuki trimester ketiga. Di masa kehamilan ini, rahim sudah sangat membesar dan meregang untuk memfasilitasi perkembangan janin.

Rahim yang terus membesar akan terus menekan organ cerna yang ada di dekatnya. Ketika organ cerna terhimpit, alur kerjanya mungkin jadi tidak selancar biasanya. Maka itu, Anda lebih rentan mengalami masalah pencernaan, seperti sembelit yang gejala utamanya adalah perut kembung.

Cara mencegah dan mengatasi perut kembung saat hamil

Perut kembung umumnya tidak membutuhkan pengobatan medis khusus, termasuk jika terjadi saat hamil. Kondisi ini normal dan bisa mereda sendirinya dengan perawatan rumahan yang tepat. Bahkan, cara-cara di bawah ini juga berlaku sama efektifnya untuk mencegah perut kembung terjadi saat hamil.

1. Minum banyak air 

Minum air yang cukup setiap hari dapat membantu melancarkan sistem pencernaan dan menghindari ibu dari sembelit. Sembelit atau susah buang air besar sering disertai gejala perut kembung.

Selain mencegah perut kembung saat hamil, minum air cukup juga dapat membantu ibu tetap berstamina, tidak mudah capek, dan memelihara kesehatan kantung ketuban. 

2. Makan makanan berserat 

Makanlah makanan seperti sayur bayam, biji-bijian, roti gandum, dan buah pepaya yang mengandung banyak serat. 

Makan makanan berserat yang dibarengi dengan cukup minum air dapat mencegah ibu mengalami sembelit saat hamil.

Saat sembelit, kerja pencernaan akan lebih lambat sehingga gas yang dihasilkan dari tumpukan sisa makanan akan lebih banyak mengisi perut. 

Itu kenapa rutin makan makanan berserat dapat mencegah perut terasa kembung saat hamil.

3. Makan porsi kecil namun sering

Agar perut tidak terasa kembung saat hamil, ada baiknya untuk membiasakan makan dengan porsi kecil tapi lebih sering sejak awal mengandung.

Faktanya semakin banyak makanan yang Anda lahap dalam waktu cepat, makin lama waktu yang dibutuhkan saluran cerna untuk mengolahnya dengan baik. Terlebih saat hamil di mana perubahan hormon membuat sistem cerna justru bekerja lebih lambat. Usus Anda akan kesulitan mencerna banyak makanan dalam waktu bersamaan.

Semakin lama dan banyak makanan yang menumpuk dalam usus, makin banyak gas yang dihasilkannya. Alhasil, gas akan tertahan terus di dalam perut dan menyebabkan sensasi kembung.

Selain untuk mencegah perut kembung, membiasakan sering makan dalam porsi kecil juga membantu menyediakan asupan gizi yang berkelanjutan bagi bayi serta mengendalikan berat badan saat hamil.

4. Makan pelan-pelan

Tidak sedikit dari Anda yang mungkin terbiasa makan cepat-cepat karena diburu waktu. Namun, kebiasaan makan terlalu cepat saat hamil tidak baik untuk pencernaan.

Saat Anda makan dengan cepat artinya Anda juga menelan lebih banyak udara dengan setiap suapannya. Gas tambahan yang tidak diperlukan ini pada akhirnya akan mengisi perut bersama gas yang dihasilkan oleh makanan sehingga menyebabkan kembung.

Maka, cobalah untuk makan dan mengunyah makanan dengan lebih perlahan.  Selain mencegah kembung, makan perlahan juga bisa mencegah keselek pada ibu hamil.

5. Hilangkan stres dengan cara yang baik

Siapa sangka stres atau cemas saat hamil juga bisa menyebabkan perut kembung?

Umumnya, cemas dan stress dapat membuat Anda makan lebih banyak dan lebih cepat tanpa sadar. Alhasil, semakin banyak makanan yang mengendap dan semakin banyak udara yang mengisi perut. 

Jadi, disarankan untuk tetap santai, rileks, dan jauhi hal-hal penyebab cemas saat Anda hamil. Perbanyak istirahat untuk merilekskan tubuh serta pikiran, misalnya dengan mencoba meditasi, tidur siang, atau bahkan mendengarkan musik favorit. 

6. Hindari makanan penyebab kembung

Anda memang disarankan untuk makan lebih sering dalam porsi yang lebih kecil agar perut tidak kembung. Namun, Anda juga wajib pilah-pilih menu makanannya.

Hindari beberapa makanan yang bisa menyebabkan gas menumpuk di dalam pencernaan. Contohnya brokoli, kembang kol, kangkung, sawi hijau, dan kacang-kacangan.

Dalam porsi yang cukup, alias tidak kebanyakan, makanan ini memang menjadi sumber gizi dan serat yang baik untuk ibu hamil. Namun jika dimakan terlalu sering dalam porsi yang berlebihan, malah akan menyebabkan perut ibu hamil jadi kembung.

Pasalnya, kacang dan sayuran tersebut mengandung sejenis gula kompleks yang sulit dihancurkan oleh tubuh. Kandungan serat dan gula raffinose yang tinggi dapat meningkatkan jumlah gas penyebab perut kembung.

7. Olahraga

Ibu hamil harus banyak bergerak. Bukan hanya untuk menjaga kesehatan tubuh sendiri saha, olahraga ringan seperti jalan kaki di pagi dan sore hari dapat melancarkan sistem pencernaan. Alhasil gas yang ada di dalam pencernaan bisa  terus ikut bergerak keluar melalui kentut.

Kapan harus ke dokter?

Meskipun perut kembung saat hamil adalah hal normal, ibu tetap harus waspada apabila ada gejala lain yang menyertai. Misalnya bila kembung disertai dengan sakit pada bagian panggul atau kembung disertai sembelit selama seminggu lebih. Segera konsultasikan masalah ini Anda harus segera ke dokter. 

Dokter dapat mendiagnosis penyebabnya dan mencarikan solusi terbaik untuk kondisi Anda. Baik itu dengan mengubah pola makan, meresepkan vitamin prenatal, atau memberikan obat tertentu untuk meredakan perut kembung saat hamil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit