Apakah Infeksi HIV Bisa Menular Lewat Makanan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan AIDS. Infeksi virus ini ditularkan melalui paparan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi terhadap orang yang sehat. Tubuh Anda pun memiliki beragam jenis cairan tubuh, dan air liur adalah salah satunya. Lantas, bagaimana jika Anda berbagi makanan dengan orang yang terinfeksi HIV? Bisakah HIV menular lewat makanan?

HIV menular lewat makanan, mitos atau fakta?

mitos HIV dan AIDS

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Anda perlu memahami terlebih dulu bagaimana penularan HIV dapat terjadi. HIV memang banyak terdapat pada cairan tubuh, tetapi tidak semua jenis cairan tubuh dapat menjadi perantara penularan virus ini. Penularan hanya dapat terjadi jika Anda terpapar darah, cairan semen, cairan vagina, atau cairan rektum penderita.

Mengutip laman CDC, penularan HIV paling sering terjadi melalui hubungan seksual tanpa menggunakan kondom. Orang yang melakukan seks anal bahkan lebih berisiko tertular HIV karena membran mukosa pada anus rentan mengalami luka. Melalui luka tersebut, virus dapat berpindah dari cairan organ intim dan memasuki tubuh orang yang sehat.

Selain melalui luka, HIV pun dapat menular melalui suntikan secara langsung ke dalam aliran darah atau dari jarum dan benda tajam yang terkontaminasi. Ibu yang positif HIV juga dapat menularkan virus ini kepada anaknya saat hamil, persalinan, atau menyusui. Namun, tidak semua bayi dari ibu yang positif HIV akan mengalami kondisi serupa. Risiko penularan dapat menurun bila ibu menjalani pengobatan HIV secara rutin.

Mengapa HIV tidak bisa menular lewat makanan?

arti hasil tes HIV negatif

HIV dapat menular dengan mudah melalui hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik terkontaminasi yang memungkinkan virus berpindah dari cairan tubuh penderita menuju tubuh orang yang sehat. Namun, virus ini tidak dapat menular lewat makanan karena beberapa alasan.

Kendati banyak terdapat dalam cairan tubuh, HIV tidak dapat hidup di dalam air liur, keringat, dan air mata. Pasalnya, air liur mengandung sejumlah enzim dan protein yang berfungsi dalam proses pencernaan sekaligus mampu membunuh bakteri dan virus. Inilah sebabnya HIV juga tidak dapat menular melalui berciuman.

Salah satu enzim yang terdapat dalam air liur adalah secretory leukocyte protease inhibitor (SLPI). Enzim ini berguna untuk mencegah infeksi HIV terhadap sel T dan monosit. Dibandingkan cairan tubuh lainnya, air liur mengandung lebih banyak SLPI sehingga HIV tidak dapat bertahan di dalamnya.

Selain itu, HIV juga tidak mampu bertahan lama di luar tubuh manusia ataupun memperbanyak diri tanpa adanya inang berupa sel darah putih. Virus ini bahkan dapat mati dengan mudah bila terpapar udara, panas dari proses pemasakan, serta asam lambung.

CDC pernah melaporkan kasus penularan HIV dari makanan yang telah dikunyah penderita terhadap anak balita yang sehat. Akan tetapi, kasus ini terjadi karena makanan telah bercampur dengan darah yang berasal dari mulut penderita. Risikonya pun begitu kecil sehingga tidak bisa dipertimbangkan sebagai cara penularan HIV.

HIV tidak menular lewat makanan, berciuman, berpelukan, atau bahkan penggunaan toilet bersama dengan penderita. Untuk mencegah penularan virus ini, cara terbaik yang dapat Anda lakukan adalah dengan menghindari perilaku berisiko seperti berganti pasangan dan menggunakan narkoba suntik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Hanya Ibu, Ayah Pun Berisiko Menularkan HIV Pada Bayi yang Baru Lahir

Meski ibu negatif,penularan HIV/AIDS pada bayi juga bisa terjadi akibat sang ayah yang terinfeksi. Lalu, dari mana HIV ini bias menular ke sang bayi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/11/2018 . Waktu baca 5 menit

Pasangan Positif HIV, Apakah Saya Perlu Minum Obat PrEP Agar Tidak Tertular?

Salah satu cara mencegah diri sendiri dari ketularan pasangan positif HIV adalah dengan minum obat PrEP. Seberapa manjur obat ini untuk mencegah HIV?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
HIV/AIDS, Health Centers 26/08/2018 . Waktu baca 3 menit

Seks untuk Pasangan yang Positif HIV Penting Perhatikan Hal Ini

Seks untuk pasangan HIV, yaitu ketika keduanya positif terinfeksi HIV, bukan berarti dapat dilakukan dengan bebas. Perhatikanbeberapa hal berikut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 19/08/2018 . Waktu baca 3 menit

5 Pertanyaan Sering Dilontarkan Ketika Pasangan Positif HIV

Pasangan positif HIV bukanlah sesuatu yang didambakan. Akan ada banyak pertanyaan muncul ketika ini terjadi. Apa saja? Pahami jawabannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 23/07/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nyamuk menularkan hiv

Bisakah HIV Menular Melalui Gigitan Nyamuk?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 4 menit
cara mengatasi penyakit hiv

Cara Mengobati Penyakit HIV, Plus Mengatasi Gejala-Gejala yang Muncul

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 05/03/2020 . Waktu baca 8 menit
penularan hiv di kolam

Bisakah Tertular HIV di Kolam Renang?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2019 . Waktu baca 3 menit
hiv menular lewat dry humping

Apakah Petting (Gesek-Gesek Kelamin) Bisa Menularkan HIV, Meski Sama-Sama Pakai Baju?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 10/01/2019 . Waktu baca 4 menit