backup og meta

Konten Disponsori oleh Frisian Flag

Kenapa Orang Tua Perlu Lebih Cermat Membaca Label Susu Anak?

Membaca label susu anak penting agar orang tua tidak hanya memilih susu berdasarkan rasa, harga, atau kemasan. Dari label, orang tua dapat mengetahui kandungan gizi, komposisi, takaran saji, jumlah gula, kesesuaian usia, serta informasi penting lain pada produk.

Kenapa Orang Tua Perlu Lebih Cermat Membaca Label Susu Anak?

Untuk anak, susu dapat menjadi salah satu pelengkap asupan harian. Namun, susu tetap perlu dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, bukan sebagai pengganti makanan utama.

Salah satu kandungan yang bisa diperhatikan dalam susu anak adalah Omega 3 dan Omega 6. Keduanya termasuk asam lemak esensial yang dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi anak selama masa tumbuh kembang.

Orang tua juga bisa memperhatikan logo Pilihan Lebih Sehat dari BPOM pada susu UHT, yang menandakan kandungan gulanya sesuai aturan BPOM. Frisian Flag UHT Nutribrain Omega telah mendapatkan logo tersebut sehingga dapat menjadi pilihan susu UHT yang lebih sehat dibandingkan produk sejenis bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Mengapa orang tua perlu membaca label susu anak?

Saat memilih susu untuk anak, banyak orang tua yang langsung melihat rasa, ukuran kemasan, atau merek yang sudah dikenal. Hal ini wajar karena anak biasanya lebih mudah menerima minuman yang rasanya disukai.

Namun, memilih susu anak sebaiknya tidak hanya berdasarkan rasa. Orang tua juga perlu mengetahui apa saja kandungan di dalam produk tersebut.

Label kemasan membantu orang tua memahami informasi penting, seperti kandungan energi, protein, lemak, gula, vitamin, mineral, takaran saji, komposisi, tanggal kadaluarsa, dan anjuran konsumsi.

Dengan membaca label, orang tua bisa lebih cermat memilih susu yang sesuai dengan usia, kebutuhan, dan pola makan harian anak.

Apa saja informasi penting pada label susu anak?

Label susu anak biasanya memuat beberapa informasi utama. Berikut bagian yang sebaiknya diperhatikan sebelum membeli.

1. Keterangan usia

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian usia. Anak usia 2 tahun, misalnya, akan memiliki kebutuhan dan pola makan yang berbeda dengan anak usia sekolah. Begitupun untuk anak remaja dengan anak usia sekolah. 

Karena itu, orang tua perlu memastikan produk susu sesuai dengan rentang usia anak. Informasi ini umumnya tercantum pada bagian depan atau belakang kemasan.

Pilih susu yang memang sesuai untuk rentang usia anak. Dengan begitu, produk lebih relevan untuk menjadi bagian dari pola makan anak dalam masa tumbuh kembang.

2. Informasi nilai gizi

Informasi nilai gizi menunjukkan kandungan zat gizi dalam satu takaran saji. Pada susu anak, bagian ini biasanya mencantumkan energi, protein, lemak, karbohidrat, gula, vitamin, mineral, dan zat gizi lain.

Orang tua dapat menggunakan informasi ini untuk memahami apa saja kontribusi susu terhadap asupan harian anak.

Misalnya, protein berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Kalsium dan vitamin D berperan dalam mendukung pertumbuhan tulang dan gigi.

Sementara itu, lemak sehat, termasuk Omega 3 dan Omega 6 pada produk tertentu dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi anak.

3. Takaran saji

Takaran saji menunjukkan jumlah produk yang menjadi dasar perhitungan nilai gizi. Misalnya, informasi gizi bisa ditampilkan per 100 ml atau per satu kemasan.

Bagian ini penting karena orang tua perlu memahami berapa banyak zat gizi yang diperoleh anak dari satu kali konsumsi.

Jika anak mengonsumsi lebih dari satu kemasan, jumlah energi, gula, dan zat gizi lain yang masuk juga akan bertambah. Karena itu, sesuaikan konsumsi susu dengan usia, aktivitas, dan pola makan harian anak.

4. Kandungan gula

label susu anak

Kandungan gula termasuk bagian yang penting diperhatikan saat memilih susu anak. Rasa manis memang sering disukai anak, tetapi konsumsi gula tambahan tetap perlu dibatasi.

Pada label, gula dapat tercantum dalam informasi nilai gizi maupun daftar komposisi. Orang tua dapat melihat jumlah gula per takaran saji dan memperhatikan apakah produk mengandung gula tambahan seperti sukrosa, sirup glukosa, atau bahan pemanis lain.

Jika anak sudah banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis dalam sehari, orang tua perlu lebih cermat mengatur pilihan susu dan frekuensi konsumsinya.

5. Daftar komposisi

Daftar komposisi menunjukkan bahan-bahan yang digunakan dalam produk. Biasanya, bahan ditulis berurutan dari jumlah terbanyak ke yang lebih sedikit.

Melalui daftar komposisi, orang tua dapat melihat apakah produk mengandung susu, gula, sukrosa, perisa, minyak nabati, vitamin, mineral, atau bahan tambahan lain.

Bagian ini juga penting untuk anak yang memiliki alergi atau intoleransi tertentu. Bila anak memiliki alergi susu sapi, intoleransi laktosa, atau kondisi medis lain, orang tua sebaiknya lebih berhati-hati dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memilih produk.

6. Kandungan Omega 3 dan Omega 6

Beberapa produk susu anak mencantumkan kandungan Omega 3 dan Omega 6 pada label. Kedua zat gizi ini termasuk asam lemak esensial, yaitu jenis lemak yang dibutuhkan tubuh tetapi perlu diperoleh dari makanan dan minuman.

Omega 3 terdiri dari beberapa jenis, termasuk ALA, EPA, dan DHA. DHA banyak dibahas karena menjadi bagian dari struktur jaringan otak dan retina. Sementara itu, Omega 6 juga berperan dalam fungsi sel dan pertumbuhan.

Susu yang mengandung Omega 3 & 6 dapat membantu melengkapi asupan nutrisi anak sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Meski begitu, Omega 3 dan Omega 6 tidak boleh dipahami sebagai satu-satunya faktor yang membuat anak lebih pintar.

Kecermatan dan kemampuan belajar anak tetap dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk tidur, stimulasi, aktivitas fisik, pola asuh, lingkungan belajar, dan asupan gizi secara keseluruhan.

7. Tanggal kadaluarsa dan kondisi kemasan

Selain kandungan gizi, orang tua juga perlu memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasan. Keamanan produk sama pentingnya dengan kandungan gizi.

Jangan memberikan susu jika kemasannya rusak, bocor, menggembung, berbau tidak normal, atau sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Selalu ikuti petunjuk penyimpanan pada kemasan, terutama setelah produk dibuka.

Artikel terkait

Apa arti logo Pilihan Lebih Sehat dari BPOM?

Logo Pilihan Lebih Sehat dinaungi oleh Peraturan BPOM No 26 Tahun 2021. Menurut keterangan resmi BPOM, logo ini membantu konsumen mengenali makanan/minuman dengan kandungan gula, garam, dan/atau lemak yang telah dibatasi dibandingkan produk sejenisnya sehingga bisa menjadi pertimbangan saat memilih produk.

Tentu saja, logo ini tidak berarti produk boleh dikonsumsi sebanyak-banyaknya. Konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan porsi, kebutuhan anak, dan pola makan harian secara keseluruhan.

Bagi orang tua, logo Pilihan Lebih Sehat dapat menjadi salah satu pertimbangan saat memilih produk. Namun, orang tua tetap perlu membaca label secara menyeluruh, termasuk informasi nilai gizi, komposisi, takaran saji, dan kandungan gula.

Kenapa susu UHT pilihan lebih sehat perlu tetap dikonsumsi dalam jumlah wajar?

Susu UHT pilihan lebih sehat dapat menjadi pilihan yang membantu orang tua lebih cermat saat memilih minuman anak. Namun, kata “lebih sehat” tidak berarti produk tersebut dapat menggantikan pola makan seimbang.

Anak tetap membutuhkan makanan utama dari berbagai kelompok pangan, seperti makanan pokok, lauk berprotein, sayur, buah, dan sumber lemak sehat.

Susu sebaiknya diberikan sebagai pelengkap. Jika anak terlalu banyak minum susu, ia bisa menjadi terlalu kenyang dan menolak makanan utama. Akibatnya, variasi zat gizi dari makanan lain bisa berkurang.

Jadi, meski memilih susu UHT pilihan lebih sehat, orang tua tetap perlu memperhatikan porsi dan pola makan anak secara keseluruhan.

Cara membaca label susu anak dengan lebih cermat

memilih susu anak berdasarkan rekomendasi who

Agar lebih mudah, orang tua bisa mengikuti langkah berikut saat membaca label susu anak.

1. Mulai dari usia yang disarankan

Cek dulu apakah susu sesuai dengan usia anak. Contohnya, untuk anak rentang di atas usia 2 tahun, pilih produk yang memang ditujukan untuk rentang usia tersebut. Kesesuaian usia penting karena kebutuhan gizi anak berubah sesuai tahap tumbuh kembang.

2. Lihat takaran saji

Setelah itu, perhatikan takaran saji. Informasi nilai gizi biasanya dihitung berdasarkan takaran saji tertentu.

Jika satu kemasan berisi satu takaran saji, orang tua bisa lebih mudah memperkirakan asupan anak. Namun, jika anak minum lebih dari satu takaran, jumlah energi dan gula yang dikonsumsi juga meningkat.

3. Cek kandungan gula

Perhatikan jumlah gula per takaran saji. Baca juga daftar komposisi untuk melihat apakah terdapat gula tambahan seperti sukrosa.

Langkah ini penting karena anak bisa mendapatkan gula dari banyak sumber dalam sehari, termasuk makanan ringan, minuman manis, kue, biskuit, atau makanan kemasan lain.

4. Perhatikan zat gizi utama

Selain gula, perhatikan kandungan protein, lemak, vitamin, mineral, kalsium, dan zat gizi lain seperti Omega 3 dan Omega 6 bila ada.

Kandungan gizi ini dapat membantu orang tua melihat apakah susu tersebut sesuai untuk melengkapi kebutuhan anak.

5. Baca daftar komposisi

Daftar komposisi membantu orang tua mengetahui bahan yang digunakan. Ini penting terutama bila anak memiliki alergi, intoleransi, atau kondisi kesehatan tertentu.

Jika ragu dengan bahan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

6. Perhatikan logo dan klaim pada kemasan

Logo atau klaim pada kemasan dapat membantu orang tua mendapatkan informasi tambahan. Namun, jangan hanya mengandalkan klaim di bagian depan kemasan.

Tetap baca informasi nilai gizi dan komposisi agar pilihan lebih sesuai dengan kebutuhan anak.

Kandungan apa saja yang sebaiknya diperhatikan dalam susu anak?

Saat memilih susu anak, beberapa kandungan berikut dapat menjadi pertimbangan.

1. Protein

Protein berperan dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Pada anak usia 2 tahun ke atas, protein tetap perlu dipenuhi secara konsisten dari makanan dan minuman sehari-hari.

Sumber protein anak tidak hanya berasal dari susu, tetapi juga dari telur, ikan, ayam, daging, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

2. Kalsium dan vitamin D

Kalsium berperan dalam mendukung pertumbuhan tulang dan gigi. Vitamin D membantu penyerapan kalsium dan mendukung kesehatan tulang.

Susu dapat menjadi salah satu sumber kalsium. Namun, anak tetap dapat memperoleh kalsium dari makanan lain, seperti produk olahan susu, ikan bertulang lunak, tahu tertentu, sayuran hijau tertentu, dan makanan fortifikasi.

3. Omega 3 dan Omega 6

Omega 3 dan Omega 6 dapat membantu melengkapi asupan lemak sehat anak. Keduanya perlu diperoleh dari makanan dan minuman karena tubuh tidak dapat membuatnya sendiri dalam jumlah cukup.

Sumber Omega 3 dan 6 dapat berasal dari ikan, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak nabati, serta produk pangan atau minuman yang mengandung kedua zat gizi tersebut.

4. Vitamin dan mineral lain

Vitamin dan mineral mendukung berbagai fungsi tubuh, mulai dari metabolisme energi, daya tahan tubuh, pertumbuhan, hingga fungsi saraf.

Karena itu, susu dapat menjadi salah satu pelengkap asupan anak, tetapi tetap perlu diimbangi makanan bergizi lainnya agar asupan vitamin dan mineral lebih lengkap.

5. Gula

Gula tambahan perlu diperhatikan karena anak sering mendapatkan gula dari banyak makanan dan minuman lain. Pilih produk yang sesuai kebutuhan dan berikan dalam porsi wajar.

Membaca label dapat membantu orang tua mengatur total asupan gula anak dalam sehari.

Frisian Flag UHT Nutribrain Omega sebagai susu UHT pilihan lebih sehat

frisian flag susu uht anak

Frisian Flag UHT Nutribrain Omega dapat menjadi pilihan susu UHT untuk anak. Produk ini mengandung Omega 3 & 6 yang dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi anak selama masa tumbuh kembang serta menemani langkah cermatnya. 

Frisian Flag UHT Nutribrain Omega juga telah mendapatkan logo Pilihan Lebih Sehat dari BPOM. Logo ini menandakan kandungan gulanya sesuai aturan BPOM dan dapat menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan produk sejenis bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Selain itu, produk ini hadir dalam pilihan rasa yang dapat disesuaikan dengan kesukaan anak. Dengan rasa yang nikmat dan kandungan nutrisi yang mendukung, Frisian Flag UHT Nutribrain Omega dapat menjadi bagian dari rutinitas harian anak.

Namun, konsumsi susu tetap perlu diimbangi dengan makanan dan minuman bergizi lainnya. Anak tetap membutuhkan makanan pokok, lauk berprotein, sayur, buah, sumber lemak sehat, dan air putih yang cukup.

Kapan susu bisa diberikan dalam rutinitas anak?

Susu dapat diberikan dalam beberapa waktu berikut, selama tidak mengganggu waktu makan utama.

1. Sebagai pelengkap sarapan

Susu dapat dikonsumsi bersama menu sarapan seperti roti isi telur, nasi dengan lauk sederhana, oatmeal, atau buah.

Sarapan yang cukup membantu anak memiliki energi untuk memulai aktivitas belajar dan bermain.

2. Sebagai bekal sekolah

Susu UHT dapat menjadi pilihan praktis untuk bekal anak karena mudah dibawa. Padukan dengan makanan lain seperti roti isi, buah potong, atau camilan bergizi agar bekal lebih seimbang.

3. Di sela aktivitas

Susu juga dapat diberikan di sela aktivitas anak, misalnya setelah belajar atau bermain. Namun, hindari pemberian terlalu dekat dengan waktu makan bila membuat anak cepat kenyang.

4. Sebagai bagian dari camilan bergizi

Susu dapat dipadukan dengan camilan sehat untuk anak, seperti buah, roti, atau makanan rumahan lain. Dengan begitu, camilan anak tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membantu melengkapi asupan gizi.

Kesalahan yang perlu dihindari saat membaca label susu anak

Agar tidak salah memilih, berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.

1. Hanya melihat klaim di bagian depan kemasan

Klaim di bagian depan kemasan bisa membantu memberikan gambaran awal. Namun, informasi lengkap tetap ada pada label nilai gizi dan komposisi. Orang tua sebaiknya membaca keduanya sebelum memutuskan membeli.

2. Tidak memperhatikan takaran saji

Jumlah gula, energi, dan zat gizi biasanya dihitung berdasarkan takaran saji. Jika anak minum lebih dari satu takaran, asupan yang masuk juga bertambah.

3. Menganggap semua susu anak sama

Setiap produk susu memiliki kandungan yang berbeda. Ada yang mengandung Omega 3 & 6, ada yang memiliki kadar gula berbeda, dan ada pula yang berbeda dari sisi vitamin atau mineral.

Karena itu, membaca label membantu orang tua memahami perbedaan antarproduk dengan lebih cermat.

4. Menganggap logo Pilihan Lebih Sehat berarti boleh dikonsumsi berlebihan

Logo Pilihan Lebih Sehat tetap perlu dipahami bersama keterangan “bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.” Artinya, porsi tetap penting.

Susu tetap harus menjadi bagian dari pola makan seimbang, bukan menggantikan makanan utama atau dikonsumsi tanpa batas.

5. Tidak memperhatikan kondisi anak

Jika anak memiliki alergi susu sapi, intoleransi laktosa, gangguan pencernaan, atau kondisi medis tertentu, pilihan susu perlu disesuaikan dengan anjuran dokter.

Kapan orang tua perlu berkonsultasi dengan dokter?

Orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter bila anak sering mengalami keluhan setelah minum susu, seperti diare, muntah, kembung, nyeri perut, ruam, atau sesak.

Konsultasi juga diperlukan bila anak sulit makan dalam waktu lama, berat badan sulit naik, tinggi badan tidak sesuai kurva, tampak lemas, atau memiliki kondisi medis tertentu.

Dokter dapat membantu menilai pola makan, status gizi, kurva pertumbuhan, dan kebutuhan nutrisi anak secara lebih menyeluruh.

Kesimpulan

  • Membaca label susu anak membantu orang tua memilih produk dengan lebih cermat. Informasi pada label dapat menunjukkan kesesuaian usia, takaran saji, kandungan gizi, gula, komposisi, serta logo atau klaim tertentu pada produk.
  • Saat memilih susu UHT untuk anak, orang tua dapat mempertimbangkan kandungan seperti protein, vitamin, mineral, kalsium, Omega 3 dan Omega 6, serta kandungan gula. Susu juga sebaiknya dipilih sesuai usia dan dikonsumsi dalam porsi wajar.
  • Frisian Flag UHT Nutribrain Omega dapat menjadi pilihan susu UHT pilihan lebih sehat karena mengandung Omega 3 & 6 dan telah mendapatkan logo Pilihan Lebih Sehat dari BPOM.
  • Namun, konsumsinya tetap perlu diimbangi dengan makanan dan minuman bergizi lainnya agar kebutuhan nutrisi anak terpenuhi secara lebih lengkap.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. “Pilihan Lebih Sehat.” BPOM, https://www.pom.go.id/katabpom/pilihan-lebih-sehat

Direktorat Standardisasi Pangan Olahan BPOM. “Logo Pilihan Lebih Sehat.” Direktorat Standardisasi Pangan Olahan, https://standarpangan.pom.go.id/standardisasi/logo-pilihan-lebih-sehat

Centers for Disease Control and Prevention. “Childhood Nutrition Facts.” CDC School Nutrition, Centers for Disease Control and Prevention, 2024. https://www.cdc.gov/school-nutrition/facts/index.html

Dror, Daphna K., and Lindsay H. Allen. “Dairy Product Intake in Children and Adolescents in Developed Countries: Trends, Nutritional Contribution, and a Review of Association with Health Outcomes.” Nutrition Reviews, vol. 72, no. 2, 2014, pp. 68–81. https://doi.org/10.1111/nure.12078

National Institutes of Health Office of Dietary Supplements. “Omega-3 Fatty Acids: Fact Sheet for Health Professionals.” NIH Office of Dietary Supplements. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Omega3FattyAcids-HealthProfessional/

United States Department of Agriculture. “Got Your Dairy Today? 10 Tips Nutrition Education Series.” MyPlate MyWins, USDA. https://www.govinfo.gov/content/pkg/GOVPUB-A-PURL-gpo120817/pdf/GOVPUB-A-PURL-gpo120817.pdf

World Health Organization. Guideline: Sugars Intake for Adults and Children. World Health Organization, 2015. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549028

Versi Terbaru

20/08/2026

Ditulis oleh Wicak Hidayat

Ditinjau oleh dr. Aisyah Volleygia Dentri

Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari


Artikel Terkait

Anak Butuh Nutrisi Lengkap, Ini yang Perlu Diperhatikan

Pilihan Susu Anak Tanpa Gula Tambahan, Apa yang Perlu Diketahui?


Ditinjau oleh

dr. Aisyah Volleygia Dentri

General Practitioner · PT Suri Tani Pemuka (JAPFA)


Ditulis oleh Wicak Hidayat · Tanggal diperbarui 6 jam lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan