Apakah Masalah Psikologis Bisa Sembuh Hanya dengan Terapi Online?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/01/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di zaman yang serba canggih ini membuat semua hal bisa diakses secara online. Mulai dari memantau kabar terbaru di seluruh dunia, belanja, hingga beli obat online. Bahkan, kini terapi psikologis pun bisa dilakukan secara online. Ya, Anda hanya tinggal sekali ‘klik’ dan langsung terhubung dengan situs terapi online dari para ahli kesehatan mental.

Memang sih, terapi lewat dunia maya ini lebih praktis tanpa harus repot-repot keluar rumah. Namun, seberapa efektif terapi online dalam mengatasi masalah psikologis? Cari tahu jawabannya lewat ulasan berikut ini.

Apa yang kita lakukan selama terapi online?

terapi online

Terapi online, yang juga dikenal sebagai e-therapy, e-counseling, telepsychology, atau cyber-counseling, adalah sebuah metode terapi yang menghubungkan antara konselor dengan pasiennya melalui dunia maya. Di sini, konselor hanya bisa memberikan dukungan psikologis melalui internet, baik lewat aplikasi pesan instan, email, atau video call.

Terkadang, terapi online masih dipandang sebelah mata oleh sejumlah ahli kesehatan mental di dunia. Padahal, menurut studi yang diterbitkan pada World Journal of Psychiatry, pasien yang menerima layanan kesehatan mental melalui video call mengalami perubahan psikologis yang lebih baik daripada sebelumnya, seperti dilansir dari Very Well.

Berbagai manfaat terapi online untuk mengatasi masalah psikologis

terapi online

Banyak orang tertarik dengan terapi berbasis dunia maya karena praktis, ekonomis, dan bisa diakses di mana saja. Terlebih bagi mereka yang mengalami iatrophobia alias takut bertemu dengan dokter, ini tentu akan memudahkan mereka dalam mendapatkan saran medis dari ahli kesehatan tanpa harus bertemu secara langsung.

Berbagai manfaat terapi online yang bisa didapatkan adalah sebagai berikut.

1. Akses mudah bagi daerah terpencil

Tidak semua daerah memiliki akses pelayanan kesehatan mental yang memadai. Nah, disinilah peran terapi online yang dapat memudahkan para penderita gangguan mental di daerah terpencil untuk mendapatkan terapi yang sesuai dengan kebutuhannya – tanpa harus repot pergi ke luar kota.

2. Informasi lebih mudah diakses

Saat mengakses internet, orang akan menemukan semua informasi yang dibutuhkan dengan mudah, termasuk seluk-beluk informasi tentang kesehatan mental. Terkadang, penderita gangguan mental cenderung merasa tidak nyaman untuk membicarakan masalahnya kepada teman atau keluarga. Pada akhirnya, mereka mencari informasi dan pertolongan lewat terapi online yang tersedia untuk mengatasi masalah psikologisnya.

3. Memudahkan penyandang disabilitas

Penyandang disabilitas memiliki tantangan dan tingkat stres yang lebih tinggi sehingga lebih memungkinkan untuk depresi. Pasalnya, mereka cenderung mengalami pergerakan yang terbatas, lingkungan sosial yang tidak mendukung, dan kesulitan mendapatkan pekerjaan. Akibatnya, mereka menjadi tidak percaya diri untuk sekadar keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain.

Nah, kehadiran terapi online ini bisa menjadi angin segar bagi para penyandang disabilitas. Mereka tetap bisa mendapatkan konseling psikologis tanpa perlu repot-repot keluar rumah atau memikirkan pandangan orang lain terhadapnya.

Tetap saja, terapi online tidak bisa menggantikan terapi tatap muka

konseling psikologi

Pada dasarnya, terapi online tidak bisa dianggap sebagai psikoterapi andalan yang dapat menggantikan terapi tradisional atau tatap muka. Dengan bertatap muka, konselor dapat lebih mudah mendiagnosis masalah kesehatan mental yang dialami oleh pasien.

Konselor dapat melihat ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan suara pasien untuk mempermudah penentuan diagnosis. Pasalnya, hal-hal tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang perasaan, pikiran, suasana hati, dan perilaku pasien terhadap konselor.

Walau demikian, terapi secara online tetap boleh dilakukan untuk membantu menyelesaikan masalah kehidupan, pekerjaan, maupun percintaan yang berdampak buruk pada kondisi psikologis seseorang. Bisa saja pasien tidak memiliki waktu untuk menemui konselor secara langsung, namun membutuhkan solusi secepatnya agar tidak memperparah gangguan psikologis yang dirasakan.

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan terapi lewat dunia maya, pertimbangkan dulu tentang jaminan kerahasiaan, masalah etika dan hukum, serta kualifikasi terapis. Sebisa mungkin usahakan untuk selalu berkonsultasi secara tatap muka dengan konselor guna mendapatkan hasil yang lebih memuaskan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

Sedang mengalami masa sulit yang seakan mengisap energi dan pikiran Anda ke dalam lubang hitam? Psikoterapi bisa membantu Anda mencari solusinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Tanpa Anda sadari, pernikahan mungkin menjadi penyebab Anda stres dan tertekan. Ayo cari tahu berbagai sumber stres dalam pernikahan dan cegah dampaknya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

Bagi orang yang memendam trauma psikologis yang serius, dampaknya begitu terasa dalam hidup sehari-hari. Untungnya, metode hipnoterapi bisa membantu Anda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Antidepresan bisa membantu penderita depresi agar pulih, tapi ada efek samping yang perlu diwaspadai. Pahami pro dan kontra antidepresan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mitos psikoterapi

Mitos Seputar Psikoterapi yang Salah Kaprah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Menghadapi Masa Transisi dari Terapi Langsung ke Terapi Online Selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat surfing kesehatan mental

Berselancar di Laut Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Berpikir negatif demensia

Sering Berpikir Negatif Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 4 menit