backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Kaki Kucing Pincang? Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

Ditinjau secara medis oleh drh. Hevin Vinandra Louqen · Kesehatan · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 22/11/2023

Kaki Kucing Pincang? Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

Kaki pincang merupakan penyakit pada kucing yang umumnya terjadi akibat terjatuh dari tempat tinggi, luka, atau digigit oleh kucing lain. Pada kasus yang serius, kondisi ini memerlukan penanganan medis dari dokter. Ketahui penyebab dan cara mengobati kaki kucing pincang berikut ini. 

Penyebab kaki kucing pincang

Kaki pincang pada kucing biasanya ditandai dengan gejala berupa kesulitan untuk berjalan, tidak aktif seperti biasanya, serta muncul bengkak pada area kaki.

Ada berbagai macam penyebab kaki kucing pincang, mulai dari kondisi yang ringan hingga kasus serius yang memerlukan perawatan medis. Berikut ini beberapa penyebab kaki kucing cedera tiba-tiba hingga pincang.

  • Patah tulang.
  • Sendi terkilir.
  • Luka.
  • Terdapat benda asing yang tersangkut di kaki.
  • Gigitan kucing lain.
  • Sengatan serangga.
  • Tertabrak kendaraan.
  • Terjatuh dari tempat yang tinggi.
  • Arthritis (radang sendi).
  • Cedera pada kuku.
  • Cedera ligamen lutut.
  • Flu kucing.
  • Ligamen atau tendon yang terluka atau robek.

Kapan kucing harus dibawa ke dokter hewan?


Segera bawa kucing Anda ke dokter hewan apabila mengalami gejala sebagai berikut. 
  • Kucing merasa sangat kesakitan. 
  • Mengalami patah tulang atau dislokasi.
  • Kucing menyeret kakinya saat berjalan.
  • Muncul gejala berupa pendarahan, lesu, hingga kesulitan bernafas. 

Cara mengobati kaki kucing yang pincang

Berikut ini berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat kaki kucing yang cedera. 

1. Mendeteksi penyebabnya

Cara awal untuk menyembuhkan kaki kucing yang pincang adalah dengan mencari tahu terlebih dahulu penyebabnya. Dengan begitu, Anda dapat menemukan pengobatan yang tepat.

Ambil contoh, jika kaki pincang pada kucing peliharaan terjadi akibat luka, Anda bisa segera mengobati luka tersebut.   

Jika Anda tidak mengetahui apa yang menyebabkan kaki kucing cedera, sebaiknya periksakan anabul Anda ke dokter hewan guna mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Balut kaki kucing dengan perban

kucing di perban

Jika penyebabnya adalah luka yang berdarah, Anda dapat membalutnya dengan perban untuk menghentikan pendarahan.

Hindari memasang perban terlalu ketat karena dapat menyebabkan sirkulasi darah di kaki tidak berjalan lancar sehingga memperparah luka.

Sebaiknya, segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat apabila darah tidak berhenti setelah dibalut oleh perban. 

3. Hindari memasang belat sendiri

Hindari memasang perban atau belat sendiri jika kucing pincang karena mengalami patah tulang akibat terjatuh dari tempat yang tinggi atau kecelakaan.

Jika tidak mengetahui cara yang tepat, hal ini justru dapat memperparah cedera pada kucing. 

Sebaiknya segera bawa ke klinik hewan bila kucing Anda mengalami patah tulang untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisinya.

4. Kompres dengan air dingin

Kaki pincang pada kucing juga dapat terjadi karena gigitan serangga seperti lebah. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya pembengkakan.

Anda dapat mengambil handuk atau kain yang dibasahi dengan air dingin. Selanjutnya, bungkus atau tempelkan kain tersebut pada area yang disengat lebah untuk mengurangi pembengkakan. 

5. Kompres dengan air hangat

Salah satu penyebab kaki pincang pada anabul adalah karena adanya luka bernanah (abses) di kaki. Luka ini biasanya terjadi karena gigitan, tusukan, atau cakaran dari kucing lain saat bertengkar. 

Mengutip situs PDSA, dokter hewan biasanya akan menyarankan Anda untuk membersihkan luka abses dengan menggunakan kompres air hangat dan garam.

Jika kondisi luka memburuk, sebaiknya segera kunjungi dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. 

6. Jangan berikan obat pereda nyeri untuk manusia

tumor pada kucing

NSAID atau obat pereda nyeri memang dapat membantu meredakan nyeri pada kucing. Namun, hindari untuk memberikan obat manusia seperti aspirin, ibuprofen, atau paracetamol.

Pasalnya, obat-obatan tersebut dapat beracun untuk kucing. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui obat yang tepat bagi kucing Anda sesuai dengan kondisinya. 

7. Batasi pergerakan kucing

Penting untuk membatasi aktivitas kucing agar kondisi kaki yang pincang tidak semakin parah. 

Anda bisa memasukkan kucing ke kandang atau ruangan khusus agar ia dapat beristirahat dengan baik, hingga benar-benar pulih. 

Itulah langkah perawatan yang bisa Anda lakukan ketika kucing pincang. Pastikan Anda tidak memberikan obat-obatan dengan sembarang, di luar pengawasan dokter hewan.

Meskipun dari luar luka terlihat ringan, segera bawa ke klinik hewan jika kucing terlihat kesakitan, bahkan sampai kesulitan berjalan. Hal ini bisa saja menunjukkan luka dalam yang serius.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

drh. Hevin Vinandra Louqen

Kesehatan · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 22/11/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan