Neti Pot untuk Irigasi Hidung

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Siapa pun yang pernah bermain ombak kasar di pantai mungkin setuju bahwa menghirup air laut dingin melalui hidung Anda bisa terasa menyegarkan. Meskipun awalnya agak menyakitkan, irigasi paksaan ini kadang-kadang menyebabkan kelegaan sinus tersumbat. Mungkin inilah yang menginspirasi seseorang di India puluhan tahun lalu untuk mencoba irigasi hidung sendiri, yang kini juga umum dilakukan di banyak tempat.

Beberapa gejala terburuk dari alergi hidung (alergi rhinitis) adalah kelebihan produksi lendir, hidung tersumbat, pilek, dan hidung iritasi dan sinus. Beberapa orang dengan alergi dapat terkena kondisi rhinosinusitis, alias kondisi peradangan kronis yang ditandai dengan rongga sinus teriritasi atau bahkan terinfeksi.

Praktik kuno

Beberapa abad yang lalu, praktisi Ayurveda, sistem pengobatan tradisional India, memelopori penggunaan air asin hangat untuk menyiram rongga hidung dan membuang kelebihan lendir, serbuk sari, dan puing-puing lainnya.

Juga dikenal sebagai “nasal douche” atau “nasal lavage”, irigasi hidung menggunakan dua bahan sederhana: air garam dan wadah yang dirancang khusus, yang disebut neti pot, yang memberikan aliran air garam ke dalam rongga hidung melalui satu lubang hidung lalu  mengalir keluar melalui lubang hidung lainnya. Praktisi biasanya melakukan ini sampai empat kali per hari.

Pendukung teknik mengklaim bahwa neti pot menawarkan bantuan yang signifikan dari hidung tersumbat dan iritasi. Mereka juga mengklaim bahwa praktik itu dapat mengurangi sakit kepala terkait dengan tersumbatnya sinus dan mengurangi ketergantungan pasien pada antibiotik untuk memerangi infeksi sinus. Ini dapat mengurangi penggunaan semprotan corticosteroid nasal untuk mengendalikan peradangan hidung yang berhubungan dengan alergi. Pengguna melaporkan merasa “diberdayakan” untuk mengendalikan alergi mereka, dan mengklaim bahwa cara ini memberikan perbaikan yang signifikan dalam kualitas hidup.

Banyak uji klinis telah dilakukan, dan sebagian besar setuju bahwa irigasi hidung aman dan ditoleransi dengan baik. Kemungkinan paling buruk, mereka mencatat bahwa prosedur ini dapat menjadi rumit dan membutuhkan usaha lebih seperti minum obat.

Kemungkinan terbaik, irigasi hidung memberikan perbaikan yang signifikan dalam berbagai gejala alergi. Misalnya, para peneliti di University of California, San Diego mempelajari lebih dari 200 pasien yang menggunakan prosedur. Subjek mengalami “perbaikan signifikan secara statistik” di 23 dari 30 gejala, ditambah perbaikan kualitas hidup dalam penilaian subjektif.

Apakah ada peringatan sebelum menggunakan neti pot?

Ada beberapa peringatan. Irigasi neti pot ini tidak boleh digunakan pada bayi. Menurut konferensi medis pada tahun 2009, penggunaan konstan irigasi hidung sebenarnya dapat meningkatkan risiko infeksi sinus. Penggunaan sesekali belum dikaitkan dengan risiko ini, namun penggunaan rutin tidak boleh dilakukan karena dapat membuang beberapa unsur pelindung dari selaput lendir yang melapisi saluran hidung dan sinus. 

Satu peringatan terakhir: penting untuk menggunakan air steril untuk mempersiapkan larutan irigasi. Air yang digunakan harus memadai. Sebuah amuba parasit, disebut naegleria fowleri, telah dikaitkan dengan beberapa kematian di antara pengguna neti pot yang gagal menggunakan air steril. Setelah dipertemukan dengan sinus, parasit dapat membuat jalan ke otak, menyebabkan infeksi fatal.

Bagaimana cara melakukannya?

Neti pot adalah perangkat sederhana yang  menyerupai versi yang lebih kecil dari lampu legendaris Aladdin. Air steril hangat dicampur dengan garam murni di dalam wadah ini. Miringkan kepala sedikit ke satu sisi, moncong ditempatkan di lubang hidung, dan larutan garam dibiarkan untuk melalui rongga hidung dan keluar dari lubang hidung lainnya.

Seperti disebutkan di atas, penting untuk menggunakan air steril, dibeli langsung atau diperoleh dengan cara direbus dan didinginkan. Larutan garam, baik isotonik (0,9% garam; 9 g natrium klorida dilarutkan dalam satu liter air, misalnya) atau hipertonik (0,7% hingga 0,3% larutan garam) dibuat dengan menambahkan jumlah murni yang benar dari non-yodium natrium klorida .

Garam kosher merupakan sumber yang cocok dari sodium klorida murni tanpa tambahan mineral. Irigasi hidung tidak boleh dicoba dengan air keran atau air suling. Sterilitas sangat penting untuk keselamatan, dan garam mencegah sensasi panas terkait dengan penggunaan larutan non-isotonik.

Larutan isotonik mengandung larutan padatan yang cukup untuk mencocokkan konsentrasi zat-zat larut dalam darah. Tidak mengherankan, air laut pada dasarnya adalah larutan isotonik garam dan air. Namun, tidak boleh digunakan dengan sengaja, karena risikonya menyebabkan kontaminan yang tidak diinginkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Bagaimana Cara Mencegah Alergi pada Bahan Pakaian?

    Mencegah alergi bahan pakaian diperlukan supaya Anda terhindar dari rasa tidak nyaman pada kulit Anda, seperti kemerahan dan gatal.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Hidup Sehat, Tips Sehat 28/01/2020 . Waktu baca 4 menit

    Cara Cepat Mengatasi Alergi Obat yang Sedang Kambuh

    Jangan biarkan alergi mengganggu aktivitas harian Anda. Ketahui cara cepat mengatasi alergi obat yang kambuh sekaligus perawatan kondisinya di rumah

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 13/01/2020 . Waktu baca 6 menit

    Berbagai Masalah Kesehatan yang Dapat Muncul Jika Tembok Rumah Anda Berjamur

    Tidak hanya mengganggu pandangan, ternyata ada bahaya dari tembok rumah yang berjamur dan bisa mengganggu kesehatan tubuh Anda. Apa saja efeknya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Hidup Sehat, Fakta Unik 01/12/2019 . Waktu baca 4 menit

    Sulit Tidur di Malam Hari Karena Hidung Tersumbat? Hilangkan dengan 6 Cara Ini

    Hidung tersumbat memang membuat tidur menjadi terganggu. Supaya tidak semakin parah, cobalah cara menghilangkan hidung tersumbat saat tidur di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Hidup Sehat, Tips Sehat 26/11/2019 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Konten Bersponsor
    penyebab hidung meler

    Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit
    alergi-buah-kiwi

    Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 6 menit
    alergi parfum

    Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 23/03/2020 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    penyebab anak sering muntah

    Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 09/03/2020 . Waktu baca 5 menit