Tips Memilih Susu Terbaik untuk Anak Satu Tahun ke Atas​​

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Susu adalah sumber nutrisi yang penting untuk anak karena kandungannya kaya akan kalsium, vitamin D, dan protein yang baik. Mulai usia satu tahun, anak sudah dibolehkan untuk mulai minum susu sapi. Namun, jenis susu yang seperti apa yang baik dikonsumsi si kecil? Berikut tips memilih susu untuk anak usia di atas satu tahun.

Jenis-jenis susu untuk anak

Selain ASI, anak usia satu tahun juga sudah boleh diberikan susu sapi sebagai pelengkap. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan anak usia satu tahun sudah mampu mencerna berbagai kandungan yang terdapat di dalam susu sapi.

Susu sapi adalah susu yang paling banyak dikonsumsi, dan mengandung berbagai vitamin dan nutrisi penting, seperti vitamin D, kalsium, natrium, niasin, dan protein.

Ada berbagai jenis susu sapi yang tersedia di pasaran, seperti susu skim, susu low fat (rendah lemak), dan susu full cream. Dari semua jenis susu sapi ini memiliki kandungan lemak yang berbeda.

Berikut adalah jumlah lemak yang dimiliki setiap jenis susu:

  • Susu skim: 0,5 persen lemak atau sekitar kurang dari 2 gram lemak
  • Susu rendah lemak: 1-2 persen lemak atau sekitar 2,5-4,5 gram lemak
  • Susu full cream: 3,25 persen lemak atau sekitar 8 gram lemak

Susu sapi jenis apa yang terbaik untuk anak?

Jika melihat dari kandungan lemak tersebut, mungkin Anda sebagai orangtua akan lebih memilih memberikan susu skim atau rendah lemak, karena kebanyakan orangtua menganggap lemak tidak baik.

Padahal sebenarnya, lemak tidak selalu buruk kok, terutama untuk anak-anak.

Lemak adalah zat gizi yang termasuk penting dalam perkembangan anak Anda. Lemak dibutuhkan untuk membangun jaringan tubuh, termasuk sistem saraf dan pengendalian hormon. Jadi, jangan sampai anak Anda kekurangan asupan lemak.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), sebaiknya anak hingga usia dua tahun tidak diberikan susu rendah lemak. Namun, jika anak yang berusia 1-2 tahun mengalami obesitas, maka pemberian susu rendah lemak boleh dilakukan.

Semakin banyak kandungan lemak dalam susu, maka semakin tinggi juga kandungan asam lemak omega-3 dalam susu. Asam lemak omega-3 sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung dan otak Anda.

Sebuah penelitian yang melaporkan bahwa minum susu dengan kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi memiliki kemungkinan 44 persen lebih rendah untuk memiliki diabetes.

Karena itu, susu full cream bisa menjadi pilihan jenis susu untuk anak usia satu tahun ke atas yang baik.

Selain dari kandungan lemak, susu full cream juga memiliki kandungan nutrisi sekaligus kalsium yang lebih tinggi, yang baik untuk pertumbuha tulang anak Anda.

Cara memilih susu full cream yang baik untuk anak

Susu full cream menjadi pilihan susu terbaik untuk anak usia satu tahun ke atas. Karena itu, sebaiknya pilih kemasan yang praktis, dan juga aman untuk anak-anak karena telah melewati proses UHT.

UHT adalah proses memproduksi susu menggunakan teknologi pemanasan tinggi untuk membunuh mikroorganisme yang ada di dalam susu. Namun, proses pemanasan ini tidak akan mengubah kandungan gizi dari susu, karena sudah menggunakan teknologi pemrosesan yang disebut high temperature short time(HTST).

HTST adalah metode pemanasan singkat dengan suhu 140-145 derajat Celcius selama 4 detik yang mampu membunuh mikroorganisme berbahaya tapi tetap menjaga kandungan nutrisi yang ada dalam susu.

Susu yang telah dipanaskan selanjutnya langsung dimasukkan ke dalam wadah, untuk menghindari pencemaran bakteri yang bisa masuk dari luar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Tips Cerdas Memilih Susu Organik Terbaik Buat Anak

Susu organik aman dan sehat untuk anak. Namun, supaya anak mendapatkan manfaat yang optimal, pastikan Anda tidak membeli produk organik sembarangan.

Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Konten Bersponsor
memilih susu organik untuk anak
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 27 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit

Pentingnya Asam Lemak dari Susu Organik untuk Anak

Beberapa makanan dan minuman mengandung asam lemak yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Sumber asam lemak salah satunya ada di dalam susu organik.

Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Konten Bersponsor
asam lemak dalam susu organik untuk anak
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 26 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Susu Organik, Sumber Antioksidan yang Kaya Manfaat Bagi Anak

Antioksidan adalah senyawa penting pada makanan dan minuman harian, termasuk susu sapi organik. Apa manfaat antioksidan pada susu organik ini untuk anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Konten Bersponsor
Agar BAB Anak Lancar dan Tidak Keras
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 25 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Susu Sapi Organik dan Susu Sapi Biasa, Lebih Sehat Mana?

Produk pangan organik kini mulai banyak dilirik berkat berbagai keunggulannya. Sebenarnya, apa bedanya susu sapi organik dan susu sapi biasa?

Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Konten Bersponsor
prebiotik untuk anak
Nutrisi, Hidup Sehat 25 Juli 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet susu risiko diabetes

Diet Susu Dinilai Dapat Menurunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 7 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Memilih Susu Soya yang Tepat untuk Kebutuhan Anak

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 3 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
tips memilih susu anak yang bernutrisi, seperti SGM eksplor

Panduan Pemberian Susu untuk Bayi dan Anak Kecil yang Sedang Diare

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 9 April 2020 . Waktu baca 6 menit
susu oat gandum

Mengenal Nutrisi Susu Oat alias Susu Gandum yang Tak Kalah Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit