Dermovate

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Fungsi dan Kegunaan

Untuk apa obat Dermovate digunakan?

Dermovate adalah obat yang memiliki fungsi mengobati peradangan dan gatal-gatal pada kulit, terutama kondisi seperti psoriasis. Dermovate mengandung clobetasol, jenis kortikosteroid yang sangat kuat.

Obat ini bekerja dengan mengurangi respons imun tertentu untuk mengurangi kemerahan dan gatal pada kulit. Berikut adalah fungsi Dermovate lainnya:

  • Peradangan pada kulit
  • Eksim
  • Gatal-gatal

Cara Pakai

Bagaimana aturan pakai Dermovate?

Anda bisa menggunakan Dermovate dengan cara mengoleskan cream ini pada area kulit yang bermasalah. Ikuti semua petunjuk petunjuk kemasa di dalam produk, atau gunakan sesuai arahan dokter kulit.

Sebelum menggunakan obat ini, tes dulu dengan cara mengoleskan sedikit cream ke kulit punggung tangan. Tunggu reaksi sekitar 24 jam. Apabila kulit tidak mengalami efek samping yang serius, sila gunakan sesuai dosis.

Namun apabila area kulit yang dilakukan tes terasa gatal, merah, bengkak, atau melepuh, jangan gunakan produk ini dan hubungi dokter Anda.

Oleskan obat ini ke area kulit yang terkena, biasanya dua kali sehari atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Obat ini hanya digunakan pada kulit. Jika digunakan secara tidak benar, warna kulit yang tidak diinginkan dapat muncul.

Hindari mengoleskan cream Dermovate ke mata atau bagian dalam hidung atau mulut Anda. Jika Anda mendapatkan obat ini di area tersebut, siram dengan banyak air.

Bagaimana cara menyimpan Dermovate?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Berapa dosis Dermovate untuk dewasa?

Berikut adalah

Untuk orang dewasa, Dermovate cream dan salep dioleskan tipis-tips ke area yang butuh perawatan sebanyak dua kali dalam satu hari. Jangan menggunakan obat yang mengandung steroid ini terlalu lama.

Pengobatan tidak boleh dilanjutkan selama lebih dari 4 minggu tanpa perawatan dan arahan dokter.

Berapa dosis Dermovate untuk anak-anak?

Untuk anak-anak, Dermovate cream dan salep dioleskan tipis-tips ke area yang butuh perawatan sebanyak dua kali dalam satu hari. Jangan menggunakan obat yang mengandung steroid ini terlalu lama.

Pengobatan tidak boleh dilanjutkan selama lebih dari 4 minggu tanpa perawatan dan arahan dokter.

Dalam dosis dan sediaan apa Dermovate tersedia?

Obat ini tersedia dalam sediaan cream 0,05% dan sediaan salep 0,05%.

Efek Samping

Apa efek samping Dermovate yang mungkin terjadi?

Efek samping ini mungkin terjadi, tetapi tidak selalu terjadi. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda mengamati salah satu efek samping berikut, terutama jika tidak hilang.

  • iritasi
  • kulit terasa kering di bagian yang dioleskan obat

Selain itu, tidak menutup kemungkinan obat ini dapat menimbulkan reaksi alergi, seperti:

  • ruam kulit
  • gatal-gatal
  • pembengkakan di bagian kulit yang dioleskan obat

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan dan Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Dermovate?

Lakukan langkah pengobatan seperti yang diarahkan oleh dokter atau ikuti petunjuk yang tercetak pada kertas label produk.

Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak menunjukkan perbaikkan atau menjadi lebih buruk. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan sebelum pakai Dermovate cream dan salep:

  • Hindari kontak dengan mata
  • Jangan gunakan obat ini untuk kondisi ruam popok bayi
  • Konsultasikan dengan dokter ketika Anda hamil, berencana hamil atau menyusui
  • Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat ini pada luka terbuka, kering, pecah-pecah, iritasi, atau kulit terbakar matahari
  • Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah mengoleskan Dermovate. Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan dirawat.
  • Jangan mencuci atau membilas area yang dirawat setelah dioleskan Dermovate.
  • Hindari juga penggunaan produk lain pada area yang dirawat kecuali diarahkan oleh dokter Anda.
  • Jangan pakai krim atau salep secara berlebihan

Apakah Dermovate aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Dermovate?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep atau nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Dermovate dapat berinteraksi dengan obat dan produk berikut ini:

  • siklosporin
  • prednison
  • aspirin
  • diphenhydramine
  • asam lemak omega 3
  • metoprolol
  • albuterol
  • acetaminophen (parasetamol)
  • vitamin C (asam askorbat)
  • vitamin B12 (cyanocobalamin)
  • alprazolam
  • cetirizine

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari obat ini?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain seperti ada luka atau iritasi di tubuh Anda sebelum pakai obat ini.

Menurut Drugs.com, berikut adalah kondisi-kondisi kesehatan yang berpotensi memicu interaksi atau meningkatkan efek samping Dermovate:

1. Diabetes

Obat kortikosteroid topikal, termasuk Dermovate cream dan salep, berpotensi meningkatkan kadar gula darah. Hal ini tentu berisiko pada penderita diabetes.

2. Penyakit hati

Orang yang menderita penyakit hati (liver) sebaiknya menghindari obat ini. Hal ini dikarenakan kandungan clobetasol berpotensi memperparah penyakit hati yang sudah ada sebelumnya.

3. Infeksi

Anda juga sebaiknya menghindari obat kortikosteroid topikal apapun, termasuk Dermovate, jika Anda memiliki infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera gunakan sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan dosis yang terlupa dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis digandakan.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Atarax

    Atarax adalah obat gatal sekaligus obat penenang. Cari tahu informasi tentang fungsi, dosis, efek samping, dan interaksi obat ini di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 01/11/2019 . 1 menit baca

    4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

    Obat herbal digunakan sebagai alternatif untuk mengobati suatu penyakit. Namun, ada beberapa daftar obat herbal yang bisa meningkatkan penyakit hati.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Fakta Unik 11/10/2019 . 3 menit baca

    Hati-hati, Sembarang Minum 4 Obat Ini Dapat Merusak Saraf Mata

    Setiap obat harus diminum sesuai dosis dan aturan pakainya. Empat jenis obat ini efek sampingnya dapat merusak saraf mata jika digunakan sembarangan.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
    Hidup Sehat, Fakta Unik 31/08/2019 . 4 menit baca

    Paramex

    Paramex adalah obat sakit kepala. Cari tahu informasi dosis dan cara pakai Paramex di Hello Sehat. Termasuk risiko efek samping dan keamanannya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 18/06/2019 . 1 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    pro kontra antidepresan

    Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 menit baca
    cara menyimpan obat padat

    Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 17/04/2020 . 4 menit baca
    vasodilator

    Vasodilator, Obat untuk Memperlebar Pembuluh Darah

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 16/03/2020 . 4 menit baca
    obat topikal

    Mengenal Beragam Jenis Obat Topikal (Obat Oles) dan Beda Fungsinya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 19/12/2019 . 4 menit baca