Nyeri Punggung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu nyeri punggung?

Nyri atau sakit punggung adalah sakit yang dirasakan sepanjang atau dekat tulang punggung. Kebanyakan orang dewasa pernah mengalami nyeri punggung pada saat tertentu dalam hidup mereka. 

Sakit punggung biasanya tidak serius dan dapat sembuh dalam 1-8 minggu menggunakan pengobatan dan gaya hidup yang tepat. 

Seberapa umum nyeri punggung?

Nyeri punggung adalah penyakit yang sangat umum dan sering memengaruhi pria maupun wanita. Penyakit ini dapat muncul pada semua umur. 

Anda bisa membatasi faktor risiko sakit punggung dengan mengurangi faktor risiko. Selalu konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala nyeri punggung?

Beberapa gejala umum yang dirasakan saat sakit punggung adalah:

  • Merasa nyeri dan kaku pada punggung bawah
  • Nyeri cenderung ringan tapi berkepanjangan
  • Nyeri biasanya membaik pada malam hari atau saat beristirahat.

Sakit punggung dapat muncul karena tekanan saraf. Anda mungkin mengenal kondisi ini melalui gejala berikut:

  • Sakit menyebar sampai pinggang dan pinggul
  • Kaki mati rasa dan kesemutan
  • Kesulitan bergerak
  • Nyeri memburuk saat berjalan atau berolahraga.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda-tanda penyakit, konsultasi dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Kebanyakan sakit punggung pulih dengan perawatan rumahan, biasanya selama beberapa minggu. 

Hubungi dokter jika Anda menderita sakit punggung setelah mengalami cedera atau jika sakit punggung tidak sepenuhnya pulih setelah 2 minggu perawatan, juga jika Anda mengalami gejala ini:

  • Nyeri disertai demam dan menggigil
  • Nyeri yang amat sangat di malam hari atau menyebar sampai perut
  • Nyeri memburuk, terutama bagi orang berumur 50 tahun atau kurang dari 20 tahun yang telah menderita kanker
  • Sakit berkepanjangan, kaki mati rasa dan melemah
  • Saluran kemih yang tersumbat atau buang air kecil tidak dapat terkendali.

Anda juga perlu menghubungi dokter jika Anda mulai sakit punggung pertama kali setelah berusia 50 tahun, atau jika Anda memiliki riwayat kanker, osteoporosis, penggunaan steroid, atau penggunaan narkoba atau alkohol yang berlebihan.

Penyebab

Apa penyebab nyeri punggung?

Terdapat banyak penyebab nyeri punggung, termasuk:

Orang lanjut usia mungkin juga menderita sakit punggung karena arthritis tulang punggung. Wanita lanjut usia sering mengalami osteoporosis yang mungkin mengakibatkan tulang punggung retak sehingga terkena sakit punggung. 

Terkadang, nyeri atau penyakit pada anggota tubuh lainnya macam bahu atau pinggul juga bisa menyebabkan sakit punggung.

Dikutip dari Web MD, nyeri punggung dari disebabkan oleh berbagai kondisi di bawah ini:

Masalah terkait tulang belakang

Nyeri punggung sering terjadi karena ada sesuatu yang mengganjal di persendian tulang belakang, otot, cakram, dan saraf Anda. Dokter Anda dapat memeriksa untuk melihat apakah Anda mengalami salah satu kondisi di bawah ini:

  • Cakram tergelincir
  • Cakram menonjol
  • Penyakit cakram degeneratif
  • Peradangan sendi sakroiliaka
  • Stenosis tulang belakang
  • Radiculopathy serviks
  • Spondylolisthesis.

Kecelakaan dan cedera

Kecelakaan mobil, terjatuh, otot terkilir, dan patah tulang juga dapat menyebabkan nyeri punggung. Cedera dapat menyebabkan beberapa masalah fisik, tetapi beberapa di antaranya hanya berupa rasa sakit. Berikut beberapa contoh cedera yang dapat menyebabkan nyeri punggung:

Gaya hidup pemicu

Sakit punggung juga dapat muncul dari kegiatan yang Anda lakukan atau tidak lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh aktivitas tersebut adalah:

  • Membungkuk saat bekerja 
  • Mengangkat beban berat
  • Kelebihan berat badan
  • Tidak berolahraga
  • Merokok
  • Mengenakan sepatu hak tinggi.

Emosi

Jangan meremehkan kekuatan perasaan untuk menimbulkan rasa sakit. Stres dapat menyebabkan ketegangan otot di punggung. Sementara itu, depresi serta kegelisahan dapat membuat rasa sakit terasa lebih buruk.

Penyebab lain

Nyeri punggung juga dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan, seperti:

  • Arthritis
  • Osteoarthritis
  • Ankylosing spondylitis
  • Skoliosis atau kelengkungan tulang belakang
  • Kehamilan
  • Tumor

Selain yang telah disebutkan di atas, penyebab kurang umum dari nyeri punggung adalah:

  • Batu ginjal dan infeksi
  • Endometriosis, yaitu penumpukan jaringan rahim di luar rahim
  • Osteomielitis atau diskitis, yaitu infeksi pada tulang dan cakram tulang belakang
  • Fibromyalgia, yaitu kondisi yang menyebabkan nyeri otot meluas. 

Tergantung pada penyebab rasa nyeri punggung Anda, perawatan dapat mencakup perubahan gaya hidup, obat-obatan, atau mungkin pembedahan. Bicaralah dengan dokter Anda jika punggu Anda tidak nyaman.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko sakit punggung?

Terdapat banyak faktor risiko sakit punggung, misalnya:

  • Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat pengobatan sakit punggung
  • Anda sebelumnya mengalami sakit punggung
  • Anda sebelumnya pernah menjalani operasi punggung
  • Ada kelainan punggung bawaan
  • Obat-obatan. Beberapa obat bisa melemahkan tulang selama beberapa hari (misalnya kortikosteroid)

Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Apa pilihan pengobatan untuk nyeri punggung?

Kebanyakan kasus sakit punggung hanya memerlukan obat pereda nyeri (contohnya acetaminophen atau ibuprofen). Selain itu, dokter mungkin menyuruh Anda menjalani fisioterapi agar dapat pulih lebih cepat. Operasi dan perawatan lainnya mungkin diperlukan, tapi jarang digunakan.

Metode pengobatan manapun yang Anda pilih, dapat menyembuhkan Anda setelah 8 minggu. Namun, orang dengan sakit punggung kronis mungkin perlu pergi ke klinik secara teratur untuk mengawasi kondisi penyakit di masa depan.

Lanjutkan aktivitas Anda sebanyak yang bisa Anda toleransi. Cobalah aktivitas ringan, seperti berjalan. Hentikan aktivitas yang meningkatkan rasa sakit, tetapi jangan lupa menghindari aktivitas itu sama sekali. 

Jika perawatan di rumah tidak berhasil setelah beberapa minggu, dokter mungkin menyarankan obat yang lebih kuat atau terapi lain. 

Apa saja tes untuk mendiagnosis sakit punggung?

Untuk mendiagnosis, dokter akan bertanya tentang riwayat pengobatan, gejala, pekerjaan, dan aktivitas fisik Anda. Bila dokter mencurigai nyeri disebabkan oleh deformasi tulang punggung atau gejala kondisi lainnya, dokter mungkin menggunakan X-ray, CT, atau MRI. 

Dalam beberapa kasus spesial, beberapa tes lainnya mungkin berguna, misalnya scan tulang atau electromyography dan neurotransmitter.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri punggung?

Sakit punggung adalah sebuah kondisi yang bisa diatasi dengan gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini:

  • Ikuti jadwal check up untuk mengawasi gejala dan kondisi kesehatan Anda.
  • Dengarkan arahan dokter, jangan menggunakan obat tanpa bertanya kepada dokter sebelumnya.
  • Gunakan obat pereda rasa nyeri kalau perlu.
  • Beristirahatlah jika merasa terlalu nyeri.
  • Berolahraga untuk membantu pemulihan tulang punggung.
  • Hindari mengangkat barang yang berat; angkat dengan cara yang benar jika perlu; berlutut dengan salah satu lutut atau berjongkok, lalu secara perlahan angkat barang.

Jika ingin bertanya, konsultasi kepada dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

    Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

    Masalah bau kaki tak sedap tentu sangat mengganggu. Untuk mengusir masalah ini, ikuti tips-tips dari para ahli dan bebaskan diri Anda dari bau kaki.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    sering buang air kecil

    8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    infeksi kandung kemih cystitis adalah

    Infeksi Kandung Kemih

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 10 menit
    botol plastik hangat

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    menjaga kebersihan diri

    Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit