Beragam Hal yang Mesti Diperhatikan Saat Masa Pemulihan DBD

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mendiagnosis demam berdarah harus dilakukan oleh dokter karena gejalanya mirip dengan penyakit lain seperti malaria dan demam tifoid (tipes). Apabila segera mendapat penanganan medis, pengidap DBD ringan biasanya akan pulih kurang lebih dalam tujuh hari. Namun, Anda perlu memperhatikan beberapa hal selama pemulihan pasca demam berdarah.

Apa yang harus diperhatikan saat pemulihan pasca demam berdarah?

Ketika Anda positif terkena demam berdarah ringan, sebenarnya tidak ada pengobatan atau perawatan khusus yang perlu dilakukan. Dokter biasanya akan merekomendasikan pengidap DBD untuk banyak beristirahat dan minum cairan. 

Setelah melalui masa kritis demam berdarah, pengidap demam berdarah tetap perlu melakukan beberapa hal agar tidak terjadi masalah kesehatan lain selama masa pemulihan. 

1. Minum yang banyak agar tak dehidrasi

Saat masa pemulihan, perhatikan gejala dehidrasi karena hal ini rentan terjadi. Segera hubungi ahli medis jika mengalami gejala seperti:

  • Frekuensi dan jumlah air kencing berkurang
  • Tidak terdapat air mata
  • Mulut atau bibir kering
  • Kebingungan
  • Merasa kedinginan 

Anda harus perhatikan keseimbangan cairan dalam tubuh selama masa pemulihan pasca demam berdarah. Tak hanya air putih, Anda juga dapat mengonsumsi atau memberikan cairan lain yang mengandung nutrisi seperti vitamin C dan elektrolit. 

Minuman yang tinggi vitamin C seperti jus jambu biji dapat membantu pengidap DBD pulih lebih cepat karena bisa meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus trombosit dalam darah. 

2. Demam berdarah parah (hemorrhagic)

Demam berdarah dapat seketika menjadi lebih parah (dikenal juga dengan Dengue Hemorrhagic Fever). Komplikasi ini memang memiliki kemungkinan kecil. Namun, Anda tetap harus waspada dan berusaha mencegah kondisi ini terjadi. Apalagi jika Anda atau keluarga memiliki salah satu faktor risiko berikut:

  • Memiliki antibodi pada virus Dengue dengan serotipe (variasi) berbeda bila sebelumnya pernah terkena demam berdarah
  • Berusia di bawah 12 tahun
  • Wanita
  • Sistem imun lemah 

Cara untuk mencegahnya adalah dengan mengenali gejala yang mungkin terjadi meski sudah memasuki tahap pemulihan pasca demam berdarah, di antaranya:

  • Demam tinggi
  • Terjadi kerusakan pada pembuluh darah, adanya memar
  • Mimisan
  • Gusi berdarah
  • Ukuran ginjal membesar

Tanpa tindakan yang sesuai, demam berdarah yang parah dapat berbahaya. Lalu, gejala perdarahan dari demam berdarah yang telah disebutkan di atas juga dapat memicu dengue shock syndrome.

3. Menjaga lingkungan sekitar

Selama masa pemulihan pasca demam berdarah, Anda dapat mulai melakukan pencegahan DBD dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Seperti yang Anda tahu, virus demam berdarah dapat menyebar melalui nyamuk Aedes aegypti

Sayangnya, belum ada vaksin untuk mencegah demam berdarah. Cara terbaik saat ini adalah menghindari gigitan dan mengurangi populasi nyamuk Aedes. 

Asia Tenggara, termasuk Indonesia merupakan wilayah yang memiliki risiko cukup tinggi dalam penyebaran virus demam berdarah dengue. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan dan dapat dilakukan dengan cara:

  • Menggunakan dan memanfaatkan obat nyamuk
  • Perbanyak menggunakan baju lengan panjang
  • Mengurangi membuka jendela rumah
  • Menggunakan jaring penangkal nyamuk jika tidur di luar ruangan

4. Menambah daya tahan tubuh selama pemulihan pasca demam berdarah

Sebuah penelitian dari American Society of Microbiology menemukan bahwa sistem imun yang kuat bisa lebih efektif melawan virus demam berdarah. Oleh karena itu, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi jenis makanan yang baik untuk daya tahan tubuh. 

Berikut beberapa jenis nutrisi dan sumber makanan yang bermanfaat bagi sistem imun dan baik dikonsumsi selama pemulihan setelah demam berdarah.

  • Vitamin C: Nutrisi penting yang bekerja sebagai antioksidan sekaligus meningkatkan sistem imun. Contohnya jambu biji, jeruk, dan kiwi.
  • Vitamin E: Menjaga asupan vitamin E penting untuk menjaga kesehatan sistem imun. Misalnya wheat germ oil, biji bunga matahari, dan selai kacang.
  • Asam lemak omega-3: Termasuk asam lemak esensial yang berfungsi untuk mencegah inflamasi dan menjaga kerja sistem imun. Contoh makanannya adalah ikan salmon, sarden, teri, minyak ikan, dan kacang kedelai.

Setelah melewati masa kritis selama demam berdarah, Anda tetap perlu melakukan tindakan pencegahan kondisi kesehatan lain untuk menghindari komplikasi. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui faktor risiko yang dimiliki agar dapat melakukan tindakan tepat dan efektif. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips dan Trik Meningkatkan Nafsu Makan Saat Terkena DBD

Demam berdarah sering menyebabkan hilang nafsu makan. Coba lakukan beberapa tips untuk menambah nafsu makan ini agar proses pemulihan tetap lancar.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
cara menambah nafsu makan
Nutrisi, Hidup Sehat 06/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Trik Memenuhi Kebutuhan Cairan Ketika Terkena DBD

Agar terhindar dari risiko dehidrasi, Anda perlu memenuhi kebutuhan cairan saat DBD. Empat trik ini mampu menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
kebutuhan cairan saat dbd
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Buah Kaya Manfaat yang Perlu Anda Makan Saat DBD Agar Cepat Pulih

Pasien DBD butuh makan buah untuk menambah asupannya agar cepat pulih. Apa saja buah yang dianjurkan untuk pasien demam berdarah?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
manfaat makan buah
Nutrisi, Hidup Sehat 03/04/2020 . Waktu baca 5 menit

4 Cara Agar Tidak Lemas Akibat Muntah-muntah Saat DBD

Muntah termasuk gejala demam berdarah yang sering terjadi dan mengakibatkan tubuh cepat lemas. Lakukan hal ini agar rasa lemas hilang dan tubuh cepat pulih.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Penyakit Musiman, Health Centers 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
vitamin untuk mencegah demam berdarah

Pentingnya Asupan Vitamin C untuk Bantu Lawan Demam Berdarah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 08/04/2020 . Waktu baca 5 menit
gedemam berdarah muntah

Mengapa Tubuh Terasa Lemas Setelah Pengobatan DBD Selesai?

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 08/04/2020 . Waktu baca 5 menit
transfusi darah dbd

Apakah Semua Pasien DBD Perlu Transfusi Ketika Trombosit Turun?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 07/04/2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab dbd berulang

Beragam Hal yang Harus Diperhatikan Agar Tidak Terkena DBD Lagi

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 07/04/2020 . Waktu baca 4 menit