Saat Olahraga Pakai Treadmill, Hindari 5 Kesalahan Amatir Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15 Agustus 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang rutin olahraga seperti lari atau jalan santai maupun jalan cepat, tentu jadi malas saat cuaca tidak mendukung. Anda tidak perlu khawatir, Anda masih bisa menggunakan treadmill yang ada di rumah atau pergi ke tempat fitness. Akan tetapi, jangan sampai Anda melakukan berbagai kesalahan menggunakan treadmill berikut ini, ya.

Masalahnya bukannya membuat tubuh jadi sehat, justru olahraga dengan treadmill tanpa berhati-hati bisa membuat badan sakit bahkan cedera.

Berbagai kesalahan saat menggunakan treadmill

Apa, sih, treadmill itu? Treadmill adalah alat fitness yang digunakan untuk berlari atau berjalan tanpa berpindah tempat. Alat ini dilengkapi dengan fitur kecepatan, pengukur detak jantung, jarak tempuh, dan jumlah kalori yang terbakar.

Walaupun memudahkan seseorang untuk berolahraga, faktanya banyak orang yang sebenarnya keliru ketika menggunakan treadmill. Jadi, risiko cedera saat melakukan olahraga dengan alat ini juga masih sering terjadi. Nah, agar Anda terhindar dari cedera, sebaiknya hindari berbagai kebiasaan yang salah saat Anda menggunakan alat treadmill, seperti:

1. Tidak pemanasan dulu

orgasme spontan

Latihan pemanasan menjadi aktivitas penting sebelum Anda memulai olahraga apa pun, termasuk lari atau jalan cepat memakai treadmill. Fungsinya untuk mempersiapkan otot agar lebih lentur, meningkatkan elastisitas jaringan ikat, dan secara bertahap meningkatkan detak jantung. Dengan begitu, latihan pemanasan bisa menghindari otot menjadi sakit atau cedera setelah digunakan.

Melakukan latihan pemanasan tidak perlu lama-lama, tetap bisa Anda lakukan meski sibuk atau terburu-buru. Cukup luangkan waktu sekitar 5 sampai 7 menit dengan gerakan memutar pergelangan kaki, gerakan menendang, dan mengangkat kaki setinggi lutut.

2. Pakai sepatu yang tidak sesuai

sepatu gym untuk olahraga

Saat Anda ingin berolahraga bukan hanya pemanasan tubuh yang penting, pilihan sepatu juga harus dipertimbangkan. Ada banyak jenis sepatu untuk olahraga. Berjalan dan berlari sering kali membuat sepatu bagian tumit menjadi aus. Jadi, pilih sepatu olahraga khusus untuk lari dengan bantalan ekstra sol untuk melindungi tumit dan tulang kaki dari cedera.

3. Pandangan mata fokus ke kaki

kesalahan treadmill
Sumber: VeryWell Fit

Saat lari atau berjalan, gerakan akan berfokus pada kaki Anda. Nah, bukan berarti mata Anda terus menatap ke bawah. Kesalahan ini tanpa disadari sering Anda lakukan. Postur menundukkan kepala ke bawah saat menggunakan treadmill dapat menyebabkan Anda kehilangan keseimbangan. Akibatnya, risiko terjatuh akan semakin besar.

Selain itu, portur tersebut juga memberikan ketegangan pada otot leher dan bahu yang bisa mengurangi asupan oksigen bagi tubuh. Kondisi ini bisa membuat Anda cepat lelah.

Jadi, harus bagaimana? Posisikan tubuh berdiri tegap dengan pandangan mata mengarah ke depan. Pastikan juga terus menjaga posisi bahu sejajar dengan kaki, supaya tubuh tidak terlalu condong ke depan.

4. Berdiri dekat dengan monitor treadmill

kesalahan treadmill
Sumber: VeryWell Fit

Banyak orang yang khawatir akan ketinggalan langkah saat menggunakan treadmill, sehingga memilih berdiri dekat dengan monitor. Ketika treadmill mulai bergerak, berdiri di dekat monitor bisa membatasi gerakan Anda. Saat Anda mencoba untuk mundur atau maju, postur tubuh akan menjadi berubah.

Akibatnya, bagian pinggul ke bawah akan menjorok ke belakang. Jika posisi dan postur tubuh tidak Anda betulkan dengan segera, keseimbangan tubuh bisa terganggu. Gerakan tangan kanan dengan kaki mungkin menjadi tidak seirama. Untuk menghindarinya, Anda bisa memberi tanda pada bagian alas treadmill, misalnya dengan selotip atau lakban supaya posisi tubuh dan jarak Anda berdiri tetap terjaga.

5. Berpegangan pada sisi treadmill

kesalahan treadmill
Sumber: VeryWell Fit

Berpegangan pada treadmill mungkin bisa membantu Anda agar tetap seimbang berdiri. Sayangnya, ini akan mengurangi beban pada kaki jika Anda terus melakukannya. Artinya, akan lebih sedikit kalori yang dibakar.

Berpegangan pada sisi treadmill juga bisa mengubah postur tubuh dan menciptakan ketegangan pada otot leher, otot bahu, dan otot lengan. Postur tubuh ini bisa membuat tubuh menjadi membungkuk dan akhirnya menyebabkan nyeri punggung.

Jadi, sebaiknya posisikan lengan Anda di samping badan saat mesin mulai berjalan dan saat jalan santai. Saat gerakan semakin cepat, Anda bisa menekuk lengan hingga jadi sudut siku 90 derajat.

6. Melangkahkan kaki terlalu jauh

kesalahan treadmill
Sumber: VeryWell Fit

Melangkah lebih pendek dan lebih cepat lebih baik dibanding dengan melangkahkan kaki terlalu jauh. Melangkah lebih pendek, membuat Anda bisa konsentrasi lebih baik dan membuat otot untuk membakar lebih banyak kalori. Sementara melangkah terlalu jauh, bisa mengganggu konsentrasi, keseimbangan tubuh, dan bisa membuat Anda jatuh.

7. Latihan mati-matian

jenis olahraga

Saat menggunakan treadmill Anda mungkin merasa tertantang oleh orang di sekitar Anda untuk menambah kecepatan. Anda boleh saja meningkatkan kecepatan, asal dilakukan secara bertahap. Terlalu cepat di awal bisa membuat Anda cepat lemah. Anda mungkin akan merasakan denyut jantung berdetak lebih cepat dan sedikit nyeri atau sakit pada otot setelah latihan. Jika terus dilakukan, badan Anda malah jadi sakit, bukannya segar.

Jadi, atur kembali kecepatan Anda dalam latihan. Mulai dengan pemanasan, jalan santai, dan jalan cepat sesuai meningkatnya kecepatan dan mulai untuk jogging. Lakukan jogging selama satu sampai tiga menit lalu turunkan kecepatannya. Kemudian, kembali lakukan jalan cepat selama 3 sampai 5 menit dan lanjutkan dengan jogging selama satu sampai tiga menit.

Selain mengatur kecepatan, atur juga jadwal latihan Anda. Dilansir dari Prevention, Benjamin Fegueroa, seorang ahli kebugaran di Fox Rehabilitation menganjurkan latihan intensitas tinggi sebaiknya dilakukan dua atau tiga kali dalam seminggu. Sementara, latihan intensitas sedang dilakukan sebanyak tiga atau lima kali dalam seminggu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mager Olahraga Saat Karantina? Ini 7 Tips Agar Anda Tetap Semangat

Masa karantina membuat badan jadi malas gerak. Padahal, olahraga penting agar tubuh tetap fit. Ini tips agar Anda tetap semangat olahraga saat karantina.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Jadikan Olahraga Lari Sebagai Rutinitas dengan 5 Tips Ini

Sebagai jenis olahraga yang mudah dilakukan, rutin berlari tentu bermanfaat bagi tubuh. Apa saja ya tips agar tetap rutin olahraga lari?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Olahraga Lari, Hidup Sehat 9 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Gerakan Peregangan Tubuh yang Penting Anda Lakukan Setelah Lari

Setelah berlari, penting bagi Anda untuk melakukan peregangan yang tepat. Simak artikel berikut untuk tahu apa saja peregangan terbaik untuk pelari.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kebugaran, Hidup Sehat 27 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Kiat Memilih Pakaian Olahraga yang Nyaman Buat Wanita Berhijab

Memilih pakaian olahraga untuk wanita yang memakai hijab memang tidak selalu mudah. Yuk, simak tips memilihnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebugaran, Hidup Sehat 3 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

persiapan naik gunung

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
pemanasan sebelum olahraga

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
olahraga dengan masker

Olahraga Menggunakan Masker Saat Pandemi, Begini Menurut Pakar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit