Haruskah Saya Memberi Makanan Organik untuk Anak Saya?

Oleh

Pilihan nutrisi yang Anda buat untuk anak-anak Anda sangat penting dan akan berdampak pada kesehatan dan kebiasaan yang baik di kemudian hari. Apabila Anda pernah mendengar manfaat makanana organik, Anda mungkin bertanya-tanya apakah makanan organik sepadan dengan biaya tambahan yang Anda keluarkan, khususnya apabila dana Anda terbatas.

Konsumsi buah-buahan, sayur-mayur, daging rendah lemak, gandum utuh, dan produk susu rendah atau bebas lemak yang tumbuh secara organik atau bukan merupakan hal yang paling penting untuk anak Anda.

Makanan organik memang memiliki tingkat pestisida yang lebih rendah. Hal ini mungkin penting untuk anak Anda, karena anak-anak lebih rentan pada bahan kimia, namun belum ada bukti ilmiah untuk mengetahui apakah perbedaannya dapat berdampak pada kesehatan seseorang selama hidupnya.

Makanan organik dan konvensional (non-organik) sama-sama memiliki vitamin, mineral, antioksidan, protein, lipid, dan nutrisi lain yang penting bagi kesehatan anak-anak. Apabila dana Anda terbatas, jangan membeli pilihan organik yang lebih mahal kalau pilihan ini akan mengurangi asupan makanan sehat keseluruhan keluarga Anda. Lebih baik untuk anak-anak Anda apabila mereka mengonsumsi lima porsi produk segar non-organik dibandingkan dengan satu porsi sayur organik sehari.

Susu organik bukan merupakan pilihan yang lebih sehat untuk anak-anak Anda dibandingkan dengan susu biasa, namun Anda harus memastikan semua susu yang mereka beli telah dipasteurisasi.

Manfaat kesehatan produk organik untuk jangka panjang masih dalam perdebatan, namun pada saat ini tetap buka mata dan telinga untuk kemunculan informasi baru, supaya Anda dapat membuat pilihan-pilihan terbaik nantinya.

Berapapun besarnya dana Anda, Anda dapat memberi yang terbaik untuk anak-anak Anda dengan memastikan mereka mendapat setidaknya lima porsi buah dan sayur setiap harinya.

Yang juga perlu Anda baca