home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jernih Alias Tidak Berwarna, Apakah Air Putih Mengandung Kalori?

Jernih Alias Tidak Berwarna, Apakah Air Putih Mengandung Kalori?

Tak hanya diandalkan untuk melepas dahaga, Anda pasti sudah sering mendengar anjuran agar rajin minum air putih karena ada beragam manfaat baik dibaliknya. Namun, pernah Anda bertanya-tanya mengenai kandungan air putih? Katanya air putih bisa bantu menurunkan berat badan karena memangkas kalori dalam tubuh. Sebenarnya, air putih mengandung kalori atau tidak, sih?

Apakah ada kalori di dalam kandungan air putih?

manfaat minum air hangat

Sebelum mencari tahu jawabannya, pastikan dulu Anda tahu apa saja kandungan air putih. Melansir dari laman Very Well Fit, dalam segelas air putih umumnya tidak mengandung kalori, karbohidrat, protein, lemak, kolesterol, serat, gula, serta vitamin.

Dengan kata lain, kandungan air putih yang sehari-hari Anda minum tidak memiliki kalori alias nol kalori. Meski begitu, beberapa air putih kadang mengandung jenis mineral tertentu seperti fluoride, besi, kalium, dan natrium, tentunya dalam dosis yang rendah.

Penting untuk diingat, mineral tersebut tidak selalu ada di dalam semua air putih yang diminum. Sumber dan jenis air minum yang akan menentukan apa saja kandungan air putih tersebut. Mengingat air putih mengandung nol kalori alias tidak ada kalori sama sekali, artinya minum banyak air putih tentu tidak akan mengakibatkan berat badan naik.

Sebaliknya, minum air putih dalam jumlah banyak justru dapat membakar banyak kalori dalam tubuh. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Obesity Society, bahwa wanita obesitas dan overweight yang minum lebih dari 1 liter air per hari selama 12 bulan cenderung mengalami penurunan berat badan.

Menariknya lagi, semua wanita ini tidak melakukan perubahan gaya hidup khusus kecuali dengan memperbanyak minum air putih setiap harinya.

Ternyata, ini bahayanya kalau kurang minum air putih

minum air dingin

Tahukah Anda kalau sekitar 60 persen tubuh manusia terdiri dari air? Ya, air adalah elemen penting yang berguna untuk menjaga suhu tubuh, mempertahankan volume darah, mengedarkan nutrisi ke seluruh tubuh, dan lain sebagainya.

Itu sebabnya, kurang minum air putih bisa membuat Anda mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Kondisi ini tak ayal akan membuat fungsi seluruh organ tubuh terganggu, termasuk otak. Anda pun jadi susah fokus dan sulit berpikir dengan jernih. Jadi, pastikan Anda minum cukup air putih, ya!

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How Drinking More Water Can Help You Lose Weight. https://www.healthline.com/nutrition/drinking-water-helps-with-weight-loss#section1 Diakses pada 11 Desember 2018.

Important Health Benefits of Water. https://www.verywellfit.com/water-nutrition-facts-calories-and-health-benefits-4102563 Diakses pada 11 Desember 2018.

Obesity Society. Drinking Water Is Associated with Weight Loss in Overweight Dieting Women Independent of Diet and Activityhttps://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18787524 Diakses pada 11 Desember 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 28/06/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum