Hati-hati, Sembarangan Pakai Obat Tetes Mata Bisa Sebabkan Kebutaan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang yang langsung meneteskan obat mata yang dijual bebas di apotek untuk mengobati mata merahnya, tanpa berkonsultasi dulu ke dokter. Mungkin Anda juga termasuk salah satunya. Padahal, pemakaian obat mata tidak boleh sembarangan. Pemakaian obat tetes mata yang sembarangan dapat meningkatkan risiko glaukoma. Risiko ini terutama tinggi untuk obat tetes mata steroid. Tidak percaya? Ketahui ulasan lengkapnya dalam artikel ini.

Sembarangan pakai obat tetes mata steroid meningkatkan risiko glaukoma

Glaukoma adalah kerusakan saraf mata yang menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan. Umumnya glaukoma disebabkan karena tingginya tekanan dalam bola mata.

Obat mata steroid yang digunakan setiap hari dan dalam jangka waktu panjang akan meningkatkan penumpukkan glikosaminoglikan, yaitu komponen struktural utama dari tulang rawan yang ditemukan dalam kornea. Penumpukan glikosaminoglikan ini akan menyumbat aliran cairan di dalam mata.

Selain itu, obat mata steroid juga akan meningkatkan produksi protein di trabecular meshwork (saluran-saluran di mata) yang kemudian dapat menyumbat aliran cairan di dalam mata. Karena aliran cairan di dalam mata terbendung akibat terjadinya penyumbatan, hal tersebut membuat tekanan di bola mata meningkat.

Peningkatkan tekanan di bola mata ini akan menyebabkan kerusakan saraf optik yang menghubungkan penglihatan dengan otak. Akhirnya, lama kelamaan luas pandangan pun akan menyempit sehinga menyebabkan glukoma. Jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama, bahkan dapat berujung pada kebutaan.

Selain glaukoma, penggunaan obat tetes mata dalam jangka panjang  yang mengandung steroid juga bisa menyebabkan lensa menjadi keruh atau dalam bahasa medisnya disebut dengan katarak.

Pentingnya membaca informasi kandungan dalam kemasan obat tetes

Pemakaian obat tetes mata steroid harusnya ditebus dengan resep dokter. Tapi, pada kenyataannya obat mata jenis ini banyak dijual bebas di di apotek maupun toko obat. Untuk mengetahui apakah obat tetes mata yang Anda gunakan mengandung steroid atau tidak, Anda bisa membaca kandungan obat yang tertera pada kemasan. Biasanya, jenis steroid dapat ditemukan dalam kandungan: dexamethasone, fluorometholone, dan prednisolone.

Pada dasarnya obat tetes mata yang boleh digunakan hanya obat dengan kandungan ringan, seperti artificial tears atau air mata alami. Jika Anda mengeluhkan kondisi mata merah disertai dengan rasa sakit, nyeri, dan berair, sebaiknya periksa ke dokter mata untuk mendapat penanganan yang lebih tepat.

Menggunakan obat tetes mata yang banyak di jual di pasaran memang bisa menjadi solusi yang mudah. Tapi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, misalnya, ketika obat tetes mata yang digunakan tidak memberikan efek melegakan. Atau, kondisi mata Anda justru jadi memburuk ataupun timbul gangguan lain pada mata. Apabila sudah begini, segera hentikan penggunaan obat tetes mata tersebut dan kunjungi dokter spesialis mata. Informasikan produk obat tetes mata yang digunakan kepada dokter.

Ingat, mata merupakan organ penting yang harus dijaga kesehatannya juga kebersihannya. Gunakan obat tetes mata seperlunya. Misalnya jika terjadi gangguan ringan. Segera konsultasi ke dokter spesialis mata jika kondisi Anda tidak segera membaik atau timbul gejala lain.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mata Seperti Melihat Kilatan Cahaya, Apa Sebabnya?

Pernahkah Anda merasakan seperti melihat kilatan cahaya di mata, padahal tidak ada benda apa pun yang membuat Anda silau? Kira-kira apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

Freckles di kulit adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana jika freckles juga ternyata muncul di mata? Yuk kenali penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting 09/06/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Mengatasi Mata Merah yang Disarankan Secara Medis

Iritasi, reaksi alergi, dan cedera ringan pada mata dapat membuat mata Anda tampak memerah. Berikut adalah 4 cara mengatasi mata merah yang aman untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/04/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri ciri bayi buta

Ciri-Ciri Kebutaan pada Bayi dan Anak yang Sebaiknya Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020 . Waktu baca 7 menit
cara mengatasi gejala glaukoma

3 Cara Alami Mengatasi Gejala Glaukoma di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 01/10/2019 . Waktu baca 3 menit
jenis tipe stroke mata

4 Jenis Stroke yang Umum Menyerang Mata

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2019 . Waktu baca 4 menit
implan glaukoma

Mengenal Implan Glaukoma, Pengobatan Termutakhir untuk Glaukoma

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27/06/2019 . Waktu baca 5 menit