Alasan Mengapa Mata Merah Setelah Menangis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua orang pasti pernah menangis, entah karena bahagia atau sedih. Menangis biasanya menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan perasaan seseorang. Mata merah setelah menangis adalah hal yang umum terjadi. Tahukah Anda apa penyebabnya? Simak ulasan berikut ini.

Mengapa mata Anda merah setelah menangis?

Dilansir dari hhmi.org, pada bagian Ask a Scientist, Profesor Jeremy Tuttle dari University of Virginia Health System, departemen ilmu saraf menjelaskan, “Ketika menangis, cairan yang membentuk air mata berasal dari suatu tempat. Nah, air mata berasal dari suplai darah ke kelenjar pada mata. Saat Anda menangis, pembuluh darah yang menuju kelenjar harus memperlebar diri untuk menyediakan cairan mata.”

Tuttle menambahkan, ketika mata digunakan hanya untuk melihat atau dalam keadaan normal dan tidak menangis, pembuluh darah yang mengantarkan oksigen dan nutrisi ke jaringan tidak akan melebar sehingga hampir tidak terlihat.

Namun saat menangis, kelenjar lakrimal atau kelenjar air mata yang dekat dengan mata, memompa sekresi. Kelenjar ini normalnya berfungsi membantu menjaga kelembapan pada mata Anda.

Namun, ketika Anda menangis, pembuluh darah jadi melebar karena dibutuhkan untuk mengeluarkan air mata lebih banyak. Itu sebabnya, mata Anda akan merah setelah menangis.

Tak perlu ada yang dikhawatirkan sebenarnya jika mata Anda merah setelah menangis karena ini adalah hal yang normal. Kondisi ini biasanya tidak terjadi terlalu lama.

Salah satu cara jangka pendek mengatasi mata merah setelah menangis adalah dengan menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas.

Namun, perlu diingat bahwa kebiasaan menggunakan obat tetes mata terlalu sering untuk meredakan mata merah setelah menangis bisa berdampak buruk.

Hal ini karena mata jadi memiliki ketergantungan. Setelah efek obat tetes mata hilang, mata akan kembali memerah atau bahkan menjadi lebih parah. Cobalah untuk mengentikan penggunaannya dan berkonsultasi dengan dokter bila perlu.

Manfaat menangis

Meski setelah menangis datang beberapa efek samping, seperti mata merah dan bengkak, juga hidung berair, menangis juga bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Para peneliti menemukan bahwa menangis dapat bermanfaat bagi tubuh dan pikiran. Hal ini bahkan telah dimulai sejak Anda menangis waktu baru lahir.

Beberapa manfaat menangis lainnya untuk kesehatan, di antaranya:

  • Detoksifikasi
  • Meredakan pikiran
  • Meningkatkan suasana hati atau mood
  • Membantu bangkit setelah berkabung
  • Mengembalikan keseimbangan emosional

Penyebab mata memerah

Selain setelah menangis, ada beberapa penyebab mata merah yang mungkin terjadi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Alergi, yang mungkin disebabkan oleh bulu hewan peliharaan, debu atau jamur, serta iritasi karena parfum dan asap.
  • Mata kering, gejala dari mata kering termasuk keluarnya air mata yang tidak konsisten lalu kering terlalu cepat. Bahkan terkadang air mata tidak dapat keluar sama sekali.
  • Pecahnya pembuluh darah, tapi tidak menimbulkan rasa sakit. Pembuluh darah pada mata berukuran kecil dan ketika pecah, darah terperangkap dan membuat bagian putih pada mata berwarna merah.

Penyebab lain dari mata merah juga mungkin disebabkan oleh glaukoma dan tertular penyakit mata dari orang lain. Jika Anda mengalami mata merah yang tak wajar dan mungkin mengkhawatirkan, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Terapis seks hadir untuk Anda yang membutuhkan saran tentang persoalan hubungan intim yang mungkin sulit dikomunikasikan. Bagaimana memilih terapis seks?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Saat mengatur porsi makan, Anda mungkin terkendala cara menakar bahan makanan yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 17 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Mata Merah dan Berair: Gejala Coronavirus COVID-19 yang Jarang Diketahui

Baru-baru ini terdengar kabar bahwa mata merah merupakan indikasi dari gejala coronavirus COVID-19. Benarkah demikian? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 12 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 8 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit