Nama Generik: Jinten

Manfaat

Untuk apa Jinten?

Jintan atau jinten adalah rempah yang biasanya digunakan sebagai bumbu masak, esensial oil, kosmetik, serta industri farmasi. Jinten memiliki aroma harum, rasa pedas, dan sifat yang panas.

Rempah satu ini  sering kali digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan seperti:

Minyak jinten juga digunakan untuk membantu mengobati batuk berdahak, meningkatkan kontrol buang air kecil, serta membunuh bakteri di dalam tubuh. Selain itu, rempah satu ini juga bisa digunakan untuk meringankan kram menstruasi dan meningkatkan ASI bagi ibu yang menyusui. 

Beberapa orang juga menggunakan jinten sebagai obat kumur alami untuk radang tenggorokan dan minyak pijat untuk melancarkan aliran darah lokal.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana  rempah satu ini bekerja. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa jinten mungkin bekerja sebagai:

  • Antispasmodik, membantu mengurangi atau menghentikan kejang otot di usus. 
  • Antiflatulen, membantu mengatasi perut kembung.
  • Antimikroba, membantu membunuh atau memperlambat pertumbuhan mikroba. 
  • Antioksidan, membantu melindungi terhadap kerusakan sel-sel oleh radikal bebas.
  • Antikarsinogen, membantu melawan sel penyebab kanker.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk jinten untuk orang dewasa?

Sebenarnya, belum ada aturan khusus terkait seberapa banyak dosis jinten yang tepat untuk digunakan. Namun, dosis umum untuk jinten adalah 50-100 mg minyak jinten per hari, dapat digunakan dalam kombinasi dengan minyak peppermint untuk menyembuhkan sakit maag.

Dosis dari tumbuhan herbal ini dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Tumbuhan herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja jinten tersedia?

Tumbuhan herbal ini dapat tersedia dalam bentuk dan dosis sebagai berikut:

  • Biji
  • Bubuk
  • Minyak
  • Cair
  • Teh
  • Kapsul
  • Infus

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh jinten?

Efek samping yang mungkin dimiliki jinten adalah

  • Diare
  • Aneroksia
  • Disfungsi hati dan ginjal
  • Kemerahan
  • Iritasi
  • Dermatitis kontak

Minyak jinten juga dapat menyebabkan bersendawa, mulas, dan mual bila digunakan dengan minyak peppermint. Juga dapat menyebabkan ruam kulit dan gatal-gatal jika dioleskan ke kulit pada orang yang kulitnya sensitif.

Tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi jinten?

Ada kekhawatiran bahwa herbal ini mungkin mengganggu kontrol gula darah selama dan setelah operasi. Berhentilah menggunakan jinten minimal 2 minggu sebelum jadwal operasi.

Jauhkan dari cahaya dan kelembapan. Anda bisa menempatkan di lemari logam atau kaca.

Regulasi yang mengatur penggunaan obat herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah jinten?

Jangan digunakan pada masa kehamilan (relaksasi uterus mungkin terjadi), menyusui, atau untuk anak-anak sampai penelitian lebih lanjut tersedia.

Sebelum menggunakan herbal ini, pastikan manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan risikonya. Selalu konsultasikan dengan ahli herbal dan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi jinten?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.

Ada kekhawatiran bahwa jinten adalah salah satu herbal yang dapat menurunkan gula darah. Oleh karena itu, jika Anda memiliki diabetes dan menggunakan jinten, awasi gula darah Anda dengan hati-hati. Dosis obat yang Anda gunakan untuk diabetes mungkin perlu disesuaikan.

Selain itu, ekstrak jinten juga diketahui dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Terlalu sering menggunakan ekstrak jinten dengan suplemen zat besi atau makanan yang mengandung besi dapat meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Februari 14, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 14, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan