Bagaimana, Sih, Cara Menggunakan Minyak Esensial?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Minyak esensial adalah senyawa aromatik yang mudah menguap. Biasanya diekstrak dari kulit kayu, bunga, daun, akar, biji, batang, dan bagian tanaman lainnya. Manfaatnya bermacam-macam, dari mulai memperbaiki suasana hati, mengatasi pegal-pegal, mengatasi masalah pencernaan, hingga mengurangi gejala pramenstruasi (PMS). Ini tergantung dari bahan dasarnya masing-masing.

Cara pakai minyak esensial pun ada banyak, tergantung pada efek yang diinginkan dan jenis minyak esensial yang Anda miliki. Bagi Anda yang baru saja mencoba minyak esensial, jangan bingung. Berikut ini ada berbagai cara menggunakan minyak esensial yang bisa dijadikan referensi.

Berbagai cara menggunakan minyak esensial

Berbagai pilihan cara menggunakan minyak esensial, seperti:

Dihirup

menghirup minyak esensial
Sumber: Health Living

Minyak esensial bisa dimanfaatkan dengan cara dihirup. Caranya dengan memasukkannya ke dalam wadah khusus yang dinamakan diffuser, semprotan, atau diteteskan ke dalam baskom yang berisi air panas. Cara yang satu ini biasanya digunakan untuk mengatasi suasana hati yang sedang buruk atau sedang membutuhkan ketenangan. Selain itu, menghirup minyak ini dapat bermanfaat sebagai disinfeksi pernapasan dan dekongestan (melegakan pernapasan).

Di samping menghasilkan aroma yang menyenangkan, menghirup minyak esensial dapat merangsang sistem penciuman, yaitu hidung dan juga otak. Ketika molekul yang Anda hirup mencapai otak, biasanya sistem limbik akan terangsang.

Sistem limbik adalah bagian dari otak yang mengatur fungsi emosi, denyut jantung, tekanan darah, pernapasan, ingatan, stres, dan keseimbangan hormon. Dengan begitu, minyak esensial dapat berefek pada tubuh secara keseluruhan.

Dioleskan pada kulit

minyak almond oil olive oil minyak zaitun
Sumber: Leaf.tv

Selain dihirup, minyak esensial juga bisa digunakan dengan mengoleskannya ke kulit. Mengoleskan dan memijat bagian tertentu dapat meningkatkan sirkulasi darah di daerah tersebut dan membuat minyak terserap dengan baik.

Namun perlu diingat, jangan sekali-kali mengaplikasikan minyak esensial ke kulit tanpa mengencerkannya dengan minyak pembawa (misalnya minyak kelapa atau minyak zaitun). Pasalnya, hal ini bisa mengakibatkan kulit mengalami iritasi yang cukup parah.

Selain itu, usahakan untuk melakukan tes alergi sebelum mengoleskannya ke kulit Anda. Caranya dengan mengoleskan minyak esensial yang telah diencerkan dengan minyak pembawa pada kulit lengan. Kemudian, tunggu reaksinya selama 24 hingga 48 jam. Jika dalam waktu tersebut kulit Anda tidak mengalami masalah apa pun seperti kemerahan atau gatal-gatal, maka minyak ini aman untuk Anda gunakan di bagian tubuh yang lain.

Dicampur dalam bak mandi

Sumber: Health of Wellness

Anda juga bisa menggabungkan manfaat dari kedua cara di atas dengan meneteskan minyak esensial ke dalam bak mandi air hangat. Dengan begitu, Anda bisa menghirup aromanya sekaligus membantu minyak untuk meresap ke dalam kulit.

Akan tetapi, hati-hati kalau kulit Anda sedang mengalami iritasi, reaksi alergi, atau ada lukanya. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum Anda mandi atau berendam dengan minyak esensial.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Bahaya Menggunakan Cairan Antiseptik pada Diffuser

Sebuah video tutorial yang viral menyebutkan kalau uap diffuser yang dihasilkan dari cairan antiseptik bisa membunuh COVID-19. Cek kebenarannya, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 17 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Minyak Bunga Kamboja, Minyak Esensial dengan Wangi yang Menenangkan

Minyak bunga kamboja mungkin tidak sepopuler minyak esensial lainnya. Padahal, minyak bunga kamboja memiliki beragam manfaat. Berikut contohnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 6 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit

3 Ide Hampers Natal dan Tahun Baru Selain Makanan

Daripada makanan atau barang pecah belah yang sudah sering dibuat, lebih baik ikut rekomendasi parsel dari produk-produk organik untuk kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
rekomendasi hampers
Hari Raya 23 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

efek samping aromaterapi

6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat minyak mustard

Mengupas Manfaat dan Efek Samping Minyak Mustard

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit