Benarkah Angkat Barang Berat Bisa Bikin Turun Berok (Hernia)?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update April 29, 2020
Bagikan sekarang

Kata orang, keseringan mengangkat barang atau beban yang berat bisa menyebabkan hernia. Mereka menganggap bahwa mengangkat barang berat lama-lama bisa membuat organ dalam tubuh merosot turun karena tidak kuat menahan bebannya. Apakah benar begitu?

Mengangkat beban dan barang berat bisa menyebabkan hernia, tapi…

hernia adalah

Hernia adalah istilah medis dari turun berok. Kondisi ini terjadi ketika sebagian atau keseluruhan dari organ atau jaringan, misalnya usus, menonjol ke daerah-daerah yang tidak biasa.

Namun, dilansir dari laman Cleveland Clinic, dokter bedah umum, Ajita Ptabhu, MD mengatakan bahwa hernia bukan semata-mata terjadi hanya karena angkat barang berat saja.

Hernia disebabkan oleh kombinasi dari tekanan besar berulang pada lapisan dinding perut dan kelemahan otot-ototnya yang sudah terjadi lebih dulu.

Artinya, kalau Anda hanya sesekali mengangkat barang yang memiliki beban berat dan kondisi otot-otot tubuh Anda masih kuat, kecil peluangnya hal ini dapat langsung menyebabkan hernia atau turun berok.

Beragam hal yang meningkatkan risiko Anda turun berok

Meski keseringan mengangkat barang atau beban yang berat bisa jadi salah satu pemicu yang menyebabkan hernia, ada faktor lain yang juga membuat Anda berisiko.

Kemunculan hernia disebabkan oleh banyak faktor berbeda, misalnya saja faktor genetik. Beberapa orang terlahir memiliki dinding perut yang tidak menutup sempurna atau mengalami cacat bawaan tertentu yang memengaruhi kekuatan lapisan perutnya. Jika sudah memiliki faktor ini, Anda akan semakin berisiko mengalami hernia terlepas dari seberapa sering Anda mengangkat barang berat.

Selain itu, apa pun yang dapat meningkatkan tekanan di dalam perut, entah itu batuk dan bersin terlalu kencang sampai berlutut, sama berisikonya membuat otot perut lama-lama melemah hingga menyebabkan hernia di kemudian hari.

Beberapa hal lainnya yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami turun berok adalah:

  • Usia.
  • Batuk yang berkepanjangan atau batuk kronis.
  • Cedera atau kecelakaan yang menimbulkan kerusakan di lapisan dinding perut.
  • Hamil, karena perut yang makin membesar seiring waktu akan melemahkan otot dinding perut.
  • Sembelit, otot dinding perut cenderung menegang saat Anda berusaha keras untuk BAB.
  • Mengalami penumpukan cairan dalam perut.
  • Berat badan bertambah secara tiba-tiba.
  • Operasi di area dinding perut.
  • Membawa barang bawaan yang sangat berat.

Bagaimana cara mencegahnya?

Bawa barang berat dengan cara yang tepat

Agar mengangkat beban berat tidak sampai menyebabkan Anda mengalami hernia, Anda harus mengetahui cara mengangkat barang yang benar. Ketika harus mengangkat barang berat, turunkan badan untuk berlutut dan kemudian angkat barang tersebut sembari berdiri perlahan.

Jangan membungkuk setengah badan (seperti posisi rukuk) untuk meraih barang yang ada di lantai.

Dengan cara yang benar, perut Anda tidak akan kebagian tekanan besar karena tekanan akan dipusatkan di kedua kaki Anda.

Jika barang terlalu berat, jangan paksakan untuk membawanya. Anda bisa menyeret atau menggesernya. Lebih baik meminta bantuan angkat bersama orang lain agar bebannya tidak terlalu berat.

Berhenti merokok

Rokok membuat Anda gampang batuk-batuk. Batuk kronis akan terus menekan dinding perut yang lama-lama memicu terjadinya hernia.

Jaga asupan cairan tubuh

Jangan sepelekan kebiasaan minum air putih. Cukup minum air putih dapat mencegah Anda terkena sembelit yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami turun berok.

Jaga berat badan tubuh tetap ideal

Selain menjaga asupan cairan tubuh, Anda juga sebaiknya menjaga berat badan tubuh tetap ideal. Jika Anda kelebihan berat badan atau mengalami obesitas, maka dinding perut Anda akan terus menerus meregang dan melemah akibat tekanan dari lemak ekstra yang Anda miliki.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Lari Atau Angkat Beban, Mana yang Sebaiknya Didahulukan?

Olahraga angkat beban dan lari sama-sama punya manfaat masing-masing. Namun ketika ingin melakukannya bersamaan, mana yang harus didahulukan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Kebugaran, Hidup Sehat Agustus 4, 2018

Penyakit Hernia (Turun Berok) Pada Wanita Ternyata Berbeda Dengan Pria

Turun berok atau penyakit hernia bisa terjadi pada wanita dan pria. Namun, ternyata ada perbedaan hernia pada wanita dengan pria. Apa saja perbedaannya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat Juli 21, 2018

Berapa Berat Maksimal yang Harus Digunakan Wanita Saat Olahraga Angkat Beban?

Olahraga angkat beban bisa dilakukan oleh pria dan wanita. Namun, adakah berat beban maksimal yang boleh diangkat dalam olahraga ini?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Kebugaran, Hidup Sehat Juni 23, 2018

Yang Terjadi Pada Otot Setelah Anda Mulai Rajin Latihan Angkat Beban

Kenapa otot bisa membesar seperti binaragawan setelah melakukan angkat beban? Berikut penjelasan manfaat angkat beban untuk otot-otot Anda.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Kebugaran, Hidup Sehat Juni 17, 2018

Direkomendasikan untuk Anda

Sama-Sama Menyehatkan Tubuh, Apa Bedanya Olahraga Kardio dan Resistance?

Sama-Sama Menyehatkan Tubuh, Apa Bedanya Olahraga Kardio dan Resistance?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Agustus 25, 2019
Apa Bisa Meningkatkan Massa Otot Hanya Dengan Minum Susu Kedelai Saja?

Apa Bisa Meningkatkan Massa Otot Hanya Dengan Minum Susu Kedelai Saja?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal tayang Januari 10, 2019
Cara Mengatasi Pusar yang Menonjol dan Terasa Nyeri Setelah Melahirkan (Hernia Umbilikal)

Cara Mengatasi Pusar yang Menonjol dan Terasa Nyeri Setelah Melahirkan (Hernia Umbilikal)

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal tayang Oktober 23, 2018
Sembelit Setelah Operasi Caesar? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Turun Berok (Hernia)

Sembelit Setelah Operasi Caesar? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Turun Berok (Hernia)

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal tayang Agustus 13, 2018