Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Psychological Medicine menyatakan, dari 2.173 wanita yang diteliti di Finlandia, 2000 wanita mengalami kondisi gairah seks menurun. Yang mengejutkan, penyebab gairah seks menurun pada para wanita ini bukanlah alasan klasik seperti masalah hormon atau alasan psikis, melainkan akibat hubungan jangka panjang yang mereka jalani.

Mengapa hubungan jangka panjang memicu gairah seks menurun pada wanita?

Belum ada jawaban pasti mengapa gairah seks menurun bagi wanita yang menjalani hubungan jangka panjang dengan pasangannya. Tapi, bagi Anda yang punya masalah sedemikian rupa, sepertinya tidak perlu panik dan khawatir. Ini bukan tanda atau gejala adanya kelainan fisik pada tubuh Anda, seperti disfungsi seksual contohnya.

Amy Levine, seorang pelatih seks dan pendiri Ignite Your Pleasure menyatakan, gairah seks yang dikatakan sehat pada tiap orang itu berbeda. Tidak melulu harus sama, apalagi jika berkaitan dengan wanita. Nah, fungsi seksual wanita dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain mental yang sehat, usia, waktu, dan kualitas hubungan.

Persepsi masyarakat yang memengaruhi

Wajar dan tidak bisa dihindari, bahwa hubungan jangka panjang yang wanita jalani dapat berujung kepada gairah seks menurun. Meskipun tidak semua wanita mengalami hal yang sama, buktinya masih ada yang gairah seksnya menggebu-gebu walau sudah lama menjalin kasih.

Hal ini kadang juga dipengaruhi oleh persepsi masyarakat, yang percaya bahwa setelah lama menjalin cinta, wajar saja dan tidak apa-apa jika kita tidak lagi bernafsu untuk melakukan hubungan seksual. Dan pada akhirnya mereka menerima saja persepsi tersebut, lalu tidak melakukan usaha apapun. Bisa dibilang, mereka pasrah oleh keyakinan yang belum tentu benar. Mereka yang menelan mentah persepsi ini, beranggapan seperti “tidak apa, yang penting masih bersama”, begitu pikir mereka.

Lebih baik tanyakan lagi pada diri sendiri, apakah mau diam saja dan menerima bahwa gairah seks yang menurun ini adalah hal wajar terjadi dan tak perlu diperbaiki, atau justru berusaha meningkatkan kembali gairah seks dengan pasangan demi hubungan yang lebih harmonis?

Faktor seks monogami

Dalam hubungan jangka panjang bagi seorang wanita dewasa, kehidupan seksual bagi mereka merupakan sesuatu yang menarik dan menyenangkan. Semakin tua, berarti semakin sering dan lebih banyak eksperimen dan eksplorasi yang telah mereka lakukan dalam hubungan seks. Namun, lama kelamaan seks monogami dapat memengaruhi gairah seksual pada wanita. Ini berhubungan dengan kecenderungan manusia yang memang sifat dasarnya akan bosan seiring berjalannya waktu.

Jika sudah begini, ada yang harus dibenahi dari hubungan Anda berdua. Hubungan seks dengan pasangan tidak seperti hubungan kemitraan lainnya dalam hidup. Hubungan seks cenderung eksklusif, maka tak jarang para pasangan merasa bosan dengan eksklusivitas tersebut.

Sarah Murray, seorang peneliti seks dari Universitas Guelph Canada menyatakan, mereka yang menganggap seks sebagai sebuah hubungan eksklusif, akan merasa bahwa seks dengan satu orang saja akan membosankan. Selain itu, hubungan jangka panjang juga bisa membuat wanita memiliki harapan yang kurang realistis dari seks monogami tersebut.

Yang bisa Anda lakukan untuk membangkitkan gairah seks yang menurun

1. Komunikasi

Kami ingat lagi, bahwa sosok wanita adalah sosok yang agak sulit dimengeri. Kalau mau dimengerti, ya komunikasilah kuncinya. Bagi Anda para pria, Anda bisa mengajak wanita berkomunikasi akan kebutuhannya perihal seksual. Kalau sudah tahu antara keinginan dan kemauan bersama, langkah selanjutnya adalah mencoba mewujudkan hal tadi.

2. Tetap saling rayu satu sama lain

Kalau mau hubungan seks tetap sehat, aman dan terjaga, Anda harus seimbang antara omongan dan aksi. Maksudnya adalah, tetap saling lakukan puja puji antara Anda berdua. Dengan pujian dan rayuan, pasangan Anda akan merasa diinginkan. Dan akhirnya membuat Anda berdua saling menginginkan satu sama lain di ranjang.

3. Coba hal baru

Mungkin, salah satu penyebab wanita bosan dan gairah seks menurun adalah akibat dari aktivitas seksual yang  monoton. Tidak dipungkiri kalau itu berdampak besar pada hubungan kedua pasangan. Coba hal baru, posisi seks yang  baru, dan juga suasana baru pastinya, untuk menemukan gairah seksual Anda kembali.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca