Perbedaan Antara Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Diabetes ada beberapa jenisnya, diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Walau kedua tipe diabetes ini sama-sama punya gejala kadar gula dalam darah yang lebih tinggi dari normal, namun penyebab masing-masing kondisi ini berbeda.

Mengenal diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2

Cara Menghindari Risiko Hipoglikemia dan Hiperglikemia Bagi Diabetesi yang Berpuasa

Tidak mudah membedakan mana orang yang menderita diabetes tipe 1 dan mana yang menderita tipe 2. Sebagai contoh, ada pendapat umum bahwa seseorang dengan diabetes tipe 2 biasanya kelebihan berat badan dan tidak perlu injeksi insulin. Sementara penderita diabetes tipe 1 akan kekurangan berat badan dan harus terus menjalani pengobatan dengan suntikan insulin.

Akan tetapi persepsi tersebut tidak selalu benar. Perlu diketahui, bahwa sekitar 20% penderita diabetes tipe 2 memiliki berat badan sehat ketika didiagnosis, dan banyak dari mereka yang bergantung pada insulin tambahan.

Hal serupa terjadi dengan penderita diabetes tipe 1, pada beberapa kasus mereka juga mengalami kelebihan berat badan. Karena kedua tipe diabetes bisa bervariasi dan tidak mudah diprediksi, sering kali sulit untuk mengetahui tipe diabetes mana yang dimiliki oleh seseorang.

Tidak seharusnya masyarakat berasumsi bahwa seseorang yang kelebihan berat badan dengan kadar gula tinggi memiliki diabetes tipe 2, karena penyebab kondisi mereka mungkin disebabkan oleh tipe 1.

Pada beberapa kasus, ketika ragu dengan tipe diabetes yang Anda miliki, ada baiknya Anda tes dan konsultasi ke dokter untuk mengetahui jenis diabetes yang Anda derita. Dengan cara ini mereka bisa merekomendasikan pengobatan yang tepat untuk diabetes Anda.

Perbedaan umum antara diabetes tipe 1 dan tipe 2

Meskipun ada banyak ketidakpastian yang sering dihubungkan dengan diagnosis penyakit diabetes, ada beberapa ciri umum dari masing-masing tipe diabetes yang bisa menjadi acuan Anda membedakan kondisi diabetes. Harap perhatikan bahwa perbedaan ini adalah berdasarkan generalisasi. Sebagai contoh, persepsi diabetes tipe 1 tidak selalu benar karena banyak kasus diabetes tipe 1 yang mulai didiagnosis pada setelah dewasa.

Tabel berikut bisa dilihat sebagai panduan umum antara diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2
Diabetes tipe 1 Diabetes tipe 2
Sering didiagnosis pada masa kanak-kanak Biasanya didiagnosis pada usia lebih dari 30 tahun
Tidak berhubungan dengan berat badan berlebih Sering berhubungan dengan berat badan berlebih
Sering berhubungan dengan tingkat keton lebih tinggi dari normal saat didiagnosis Sering berhubungan dengan tekanan darah tinggi atau kolesterol saat diagnosis
Pengobatan dengan injeksi insulin atau pompa insulin Awalnya bisa diobati tanpa obat atau dengan tablet
Tidak bisa dikendalikan tanpa insulin Terkadang mungkin untuk diobati hanya dengan obat diabetes

Bagaimana diabetes tipe 1 bisa muncul?

Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun, yang berarti hasil dari sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang bagian tubuh. Pada kasus diabetes tipe 1, sistem kekebalan salah menargetkan produksi insulin sel beta dalam pankreas.

Tidak ada orang yang tahu kenapa ini terjadi, atau bagaimana cara menghentikannya. Sistem kekebalan seseorang dengan diabetes tipe 1 berlanjut pada penyerangan sel beta hingga pankreas tidak mampu memproduksi insulin.

Seseorang dengan diabetes tipe 1 butuh menginjeksi dirinya dengan insulin untuk mengimbangi matinya sel beta. Setiap orang dengan diabetes tipe 1 bergantung pada insulin.

Bagaimana diabetes tipe 2 bisa muncul?

Berbeda dengan diabetes tipe 2, sistem autoimun pada penderita diabetes tipe 2 tidak menyerang sel beta. Diabetes tipe 2 dicirikan dengan hilangnya kemampuan tubuh dalam merespon insulin. Ini dikenal sebagai resisten insulin.

Tubuh mengganti ketidakefektifan insulin dengan memproduksi lebih, tetapi tidak selalu bisa memproduksi dengan cukup. Seiring waktu, ketegangan pada sel-sel beta oleh tingkat produksi insulin dapat menghancurkan mereka, mengurangi produksi insulin.

Diabetes tipe 2 dan injeksi insulin

Seseorang dengan diabetes tipe 2 mungkin membutuhkan injeksi insulin, biasanya karena satu atau dua alasan utama:

  • Sensitivitas rendah pada insulin: semakin banyak berat tubuh yang kita miliki, semakin berkurang sensitivitas kita terhadap insulin. Tidak sensitif pada insulin berarti insulin tidak mengurangi kadar glukosa darah sebanyak yang seharusnya. Seseorang dengan sensitivitas insulin rendah sering membutuhkan injeksi insulin untuk menghindari hiperglikemia.
  • Kegagalan sel beta: bila Anda memiliki resisten insulin, Anda perlu untuk lebih menjaga kadar glukosa darah agar seimbang. Semakin banyak produksi insulin berarti semakin banyak kerja bagi pankreas. Seiring waktu, sel beta bisa terbakar oleh ketegangan konstan, dan berhenti memproduksi insulin secara bersamaan. Anda bisa mendapatkan situasi yang sama seperti seseorang yang menderita diabetes tipe 1, dimana tubuh tidak dapat memproduksi sejumlah insulin yang diperlukan Anda untuk mengontrol kadar gula darah. Injeksi insulin diperlukan pada situasi ini.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca