Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan: Mengurangi Kalori atau Karbohidrat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cara diet cepat. Namun, tidak semudah itu melakukan diet cepat. Ketika Anda diet, Anda harus mengetahui sebanyak apa makanan yang Anda makan, agar Anda dapat mengendalikan nafsu makan dan tidak makan berlebihan. Beberapa orang membatasi kalori makanannya, sementara yang lain membatasi asupan karbohidratnya.

Lalu sebenarnya manakah yang lebih cepat dan efektif untuk menurunkan berat badan? Mana yang lebih baik untuk dilakukan agar diet cepat berhasil?

Kelebihan dan kekurangan diet cepat dengan menghitung kalori yang masuk

Prinsip dari perhitungan kalori adalah menjaga agar kalori yang masuk dengan kalori yang Anda keluarkan memiliki jumlah yang sama. Hal ini dipercaya dapat membantu seseorang yang sedang berada pada diet ketat. Membatasi kalori dengan cara menghitung setiap kandungan kalori yang ada di dalam makanan,  

Keuntungan diet dengan menghitung kalori makanan

  • Ketika mengonsumsi makanan kemasan, Anda bisa dengan mudah melihat total kalori makanan yang Anda makan, sehingga Anda tidak perlu repot untuk menghitungnya satu per satu.
  • Membatasi kalori yang masuk memiliki dampak baik untuk fungsi jantung dan mampu menurunkan tekanan darah.

Kekurangan diet dengan menghitung kalori makanan

  • Kebanyakan orang yang menerapkan metode ini, mengabaikan kebutuhan kalorinya.
  • Melakukan pembatasan kalori yang ekstrem (kurang dari 1500 kalori) akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

Kelebihan dan kekurangan diet cepat dengan membatasi karbohidrat

Tidak seperti cara diet yang sebelumnya, dengan membatasi karbohidrat Anda memang hanya fokus menghitung dan menghindari asupan karbohidrat saja. Dalam hal ini, makanan pokok Anda harus dipangkas dan digantikan dengan sumber makanan lainnya, misal makanan protein hewani, sayur, atau buah.

Mengonsumsi karbohidrat yang terlalu banyak, entah itu karbohidrat sederhana (gula dan berbagai makanan manis) atau karbohidrat kompleks (makanan pokok), bisa membuat kadar lemak dalam tubuh melonjak. Namun, sebelum Anda memutuskan yang mana yang akan Anda lakukan untuk mempercepat keberhasilan diet Anda, berikut adalah pro dan kontra dari diet dengan membatasi karbohidrat.

Keuntungan diet cepat dengan mengurangi karbohidrat

  • Berat badan memang akan lebih cepat turun dengan metode ini.
  • Cara diet ini cocok untuk orang yang mengalami diabetes namun ingin menurunkan berat badannya.

Kekurangan diet cepat dengan mengurangi karbohidrat

  • Membatasi karbohidrat tidak selalu baik untuk kesehatan Anda.
  • Tidak memperhitungkan berapa jumlah lemak yang terdapat pada lauk hewani.

Lalu, cara diet yang mana yang harus saya lakukan?

Sebenarnya diet yang paling baik adalah diet yang membuat pola makan dan hidup Anda berubah perlahan-lahan. Diet yang menunjukkan hasil yang cepat justru berisiko membuat berat badan Anda kembali naik di kemudian hari dan tentunya hal ini buruk bagi kesehatan Anda.

Selain Anda harus melihat dan mempertimbangkan kondisi kesehatan yang Anda alami saat ini, apapun pilihan Anda maka perhatikan hal berikut:

  • Apabila Anda memilih untuk membatasi kalori Anda, maka jangan sampai kalori Anda sangat rendah, apalagi hingga kurang dari kebutuhan Anda dalam satu hari. Hal ini bukan hanya menimbulkan gangguan fungsi tubuh namun Anda juga berisiko untuk mengalami kenaikan berat badan lagi setelah selesai menerapkan cara diet ini. Cobalah hitung kebutuhan kalori Anda saat ini, kemudian kurangi 500 kalori dari angka tersebut.
  • Sedangkan jika Anda memutuskan untuk membatasi asupan karbohidrat Anda, jangan membatasinya terlalu banyak. Sebab karbohidrat masih menjadi sumber energi utama tubuh. Jika kekurangan karbohidrat, maka tubuh akan mengalami ketosis. Kondisi ini berisiko bagi kesehatan Anda.

Hal yang paling baik adalah em asupan Anda dan membiasakan tubuh untuk menerima makanan yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan makan atau minum sesuatu berlebihan dan kekurangan, sebab akan langsung berdampak pada kesehatan Anda. oleh karena itu penting untuk mengatur porsi setiap makan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Meski timbangan menunjukkan berat badan Anda 3 kg lebih ringan, kalau dietnya salah, jangan-jangan jumlah lemak tubuh tidak berkurang sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Nutrisi, Hidup Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat ginseng buat pria

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit