Ramadan menjadi momen istimewa bagi banyak keluarga Indonesia. Namun, di balik hangatnya kebersamaan, ada tantangan tersendiri, terutama bagi orangtua dalam memastikan menu sahur yang praktis sekaligus bernutrisi.
Ramadan menjadi momen istimewa bagi banyak keluarga Indonesia. Namun, di balik hangatnya kebersamaan, ada tantangan tersendiri, terutama bagi orangtua dalam memastikan menu sahur yang praktis sekaligus bernutrisi.

Waktu sahur yang terbatas, rasa kantuk, hingga tantangan membangunkan anak sering membuat orangtua memilih menu yang sekadar mengenyangkan. Padahal, sahur memegang peran penting sebagai fondasi energi selama berpuasa seharian.
Sahur bukan hanya tentang menahan lapar lebih lama, tetapi juga memastikan tubuh mendapatkan asupan gizi yang seimbang.
Menurut dr. Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A, sahur dengan komposisi nutrisi yang tepat membantu anak menjalani puasa dengan lebih nyaman.
“Sahur dengan kombinasi karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral membantu memperlambat rasa lapar dan menjaga energi tetap stabil, sehingga anak dapat menjalani puasa dengan lebih nyaman dan tidak mudah rewel,” jelasnya dalam Kajian Ramadan Bersama Energen di Masjid Istiqlal, Jakarta (03/03/2026).
Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama. Protein membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama dan mendukung fungsi tubuh. Sementara itu, serat berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan dan membantu mengontrol rasa lapar.
Tak kalah penting, vitamin dan mineral esensial mendukung metabolisme energi serta menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa.
Dalam kajian Ramadan yang dihadiri lebih dari 10.000 peserta di Masjid Istiqlal, Habib Ja’far mengingatkan bahwa menjaga kesehatan keluarga juga merupakan bagian dari ibadah.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga amanah tubuh. Ikhtiar melalui sahur yang baik menjadi bagian dari kesungguhan kita dalam beribadah,” ujarnya
Pesan tersebut menekankan bahwa perhatian terhadap kualitas makanan saat sahur bukan sekadar urusan fisik, tetapi juga bagian dari tanggung jawab spiritual.

Agar sahur tetap praktis namun bergizi, berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan:
Bagi keluarga dengan waktu sahur yang sangat terbatas, memilih menu yang mudah disiapkan tetapi tetap mengandung kombinasi karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral dapat menjadi solusi.
Dengan perencanaan yang baik, sahur dapat menjadi fondasi kuat untuk menjalani puasa seharian. Kombinasi nutrisi yang tepat membantu menjaga energi tetap stabil, mengurangi rasa lapar berlebihan, dan mendukung kenyamanan anak selama beribadah.
Pada akhirnya, sahur bukan sekadar rutinitas sebelum fajar, tetapi investasi energi dan kesehatan agar Ramadan dapat dijalani dengan lebih kuat, nyaman, dan penuh makna bersama keluarga.
Haruman Rustandi, Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk., menegaskan bahwa Energen ingin menjadi sahabat ibu Indonesia selama Ramadan. “Kami memahami bahwa ibu memiliki peran besar dalam memastikan keluarga siap menjalani puasa. Energen hadir sebagai pelengkap sahur bergizi lengkap yang mengenyangkan, bergizi lengkap, dan mudah disiapkan, sehingga ibu dapat lebih tenang untuk memastikan anak-anak kuat puasa seharian,” ungkapnya.
Sebagai pionir Sarapan Bergizi Lengkap di Indonesia dengan 90% pangsa pasar di kategori sereal, Energen berkomitmen untuk terus mendampingi keluarga Indonesia melalui berbagai program edukatif yang relevan, agar Ramadan dapat dijalani dengan lebih kuat, nyaman, dan penuh makna.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Versi Terbaru
04/03/2026
Ditulis oleh Wicak Hidayat
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
Diperbarui oleh: Wicak Hidayat
Fakta medis diperiksa oleh
Hello Sehat Medical Review Team