Yuk, Buat Sendiri 3 Mainan Ini Agar Anak Makin Betah Bermain di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/11/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bermain. Itulah sebabnya mereka sangat menyukai mainan mulai dari mobil-mobilan, boneka, puzzle, atau bola yang bisa mudah Anda temukan di toko mainan. Namun ketika si kecil kelihatan sudah mulai bosan dengan koleksinya, kenapa tidak coba buat sendiri sesuatu yang baru? Psstt… Selain pastinya lebih murah, mainan buatan Anda sendiri (DIY atau do it yourself) juga sekaligus membantu mengasah kreativitas anak.

Pilihan mainan anak yang mudah dan murah dibuat

Tunggu apalagi, yuk buat mainan-mainan berikut ini agar si kecil tidak bosan main di rumah!

1. Plastisin tepung

Sumber: DIY Network

Siapa bilang tepung hanya bisa digunakan untuk membuat kue? Anda bisa modifikasi sisa tepung terigu di dapur untuk membuat “plastisin” yang jauh lebih aman daripada plastisin lilin (clay/play dough). Si kecil bisa membentuk plastisin tepung menjadi berbagai bentuk, misalnya bintang, bulan, mobil, bunga dan lain-lain.

Selain mengasah kemampuan berpikir dan imajinasi anak, permainan ini juga melatih keterampilan motorik anak untuk menggengam, memilin, atau menekan benda. Hebatnya lagi, plastisin ini juga sama awetnya seperti plastisin mainan pada umumnya.

Nah, membuat permainan ini cukup mudah, kok. Anda hanya perlu menyiapkan beberapa bahan, seperti:

  • 1 gelas tepung
  • 1 gelas air
  • 2 sendok teh krim tartar
  • 1/3 cangkir garam
  • 1 sendok sayur minyak canola
  • Pewarna makanan

Dalam sebuah baskom atau mangkuk plastik, campurkan air, tepung, dan minyak. Kemudian aduk rata sampai adonan halus, tidak ada yang menggumpal atau bergerinjil. Sisihkan sebentar, dan panaskan panci di atas kompor. Masukkan adonan plastisin tersebut ke dalam panci, aduk terus selama 2-3 menit dan matikan api.

Setelah adonan agak dingin, teteskan pewarna secukupnya dan adon terus sampai warnanya merata. Angkat adonan tepung dan dinginkan. Plastisin siap dimainkan si kecil bersama Anda dan teman-temannya.

2. Keranjang bola dari botol plastik

Botol minum plastik di rumah terbuang sia-sia? Yah, sayang sekali. Padahal bekas botol ini bisa dijadikan mainan anak yang menyenangkan, yaitu keranjang bola. Permainan ini sangat efektif untuk buah hati Anda yang suka lempar bola.

Bila Anda cemas lemparan bola anak akan mengenai perabotan rumah, menyediakan kerajang bola bisa jadi solusinya. Cara membuatnya cukup mudah kok, Anda perlu menyiapkan bahan-bahan seperti berikut ini:

  • 1 botol plastik ukuran 1,5 liter
  • 5 buah bola plastik seukuran genggaman tangan
  • Selotip
  • Keranjang kecil
  • Gunting
  • Spidol

Jika bahan-bahan sudah terkumpul, ukur tinggi pinggang anak di dekat dinding. Kemudian, tandai dengan spidol. Potong botol plastik dan ambil bagian tengahnya saja. Kemudian, tempelkan selotip panjang di sisi dalam botol.

Setelah itu, tempelkan botol plastik yang sudah di selotip pada dinding. Anda sudah membayangkan bahwa potongan botol plastik akan menjadi keranjang bola, kan? Setelah itu, letakkan keranjang kecil atau ember di bawahnya untuk menampung bola yang melewati botol. Permainan keranjang bola sudah selesai dan siap dimainkan.

Jangan lupa ajarkan anak untuk melempar bola masuk ke dalam keranjang botol. Supaya lebih menarik, sambil melempar bola ajari anak untuk menghitung poin berapa banyak bola yang masuk.

Selain melatih ketangkasan anak dalam melempar bola, ia juga bisa belajar konsentrasi dan menghitung.

3. Gelembung pelangi

Main gelembung di halaman pasti menyenangkan, bukan? Gelembung yang akan Anda buat bukan gelembung sabun biasa, yaitu gelembung pelangi. Bahan-bahan yang dibutuhkan pasti tersedia di rumah Anda, seperti:

  • Botol plastik bekas
  • Kaus kakai
  • Karet
  • Sabun cair
  • Pewarna makanan warna-warni
  • Gunting

Pertama, potong ujung botol plastik lalu tutup ujung botol yang terbuka dengan kaus kaki dan ikat pakai karet. Kemudian, teteskan pewarna di atas kaus kaki mengikuti tepi botol. Siapkan wadah dan masukkan sabun cair ke dalamnya. Tempelkan botol yang ditutupi kaus kaki ke dalam wadah berisi sabun. Gelembung siap dibuat dengan ditiup.

Sisa sabun di dalam wadah bisa Anda campurkan air untuk membuat gelembung sabun biasa. Mainan anak yang cukup seru, bukan? Selain bermain, anak bisa mempelajari berbagai warna. Pastikan Anda mengajarkan anak untuk meniup bagian botol, bukan menghirupnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Permainan Bersama Anak untuk Mengisi Waktu Ngabuburit

Si kecil lagi belajar puasa? Agar anak tidak rewel, Anda bisa melakukan permainan untuk ngabuburit sambil menunggu waktu buka puasa.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Tips Parenting 06/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Rekomendasi Pilihan Mainan Anak Laki-laki dan Manfaatnya

Pilihan mainan untuk anak laki-laki tidak hanya sebatas mobil-mobilan. Apa saja mainan atau permainan yang bermanfaat untuk anak laki-laki?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Anak, Parenting 30/04/2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
menghadapi amarah anak

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit