brand logo
Kategori
Cek Kesehatan
Komunitas
Booking Dokter

Iklan

Bagikan

Pori Tampak Besar dan Kulit Berminyak, Ini Cara Kerja Effaclar Supramolecular dengan Teknologi Supramolecular

Memiliki kulit berminyak bukan hanya membuat wajah tampak lebih mengkilap. Produksi sebum yang berlebihan juga dapat membuat pori-pori terlihat lebih jelas, terutama ketika minyak dan sel kulit mati menumpuk di permukaan maupun di dalam pori.

Pori Tampak Besar dan Kulit Berminyak, Ini Cara Kerja Effaclar Supramolecular dengan Teknologi Supramolecular

Kondisi tersebut cukup umum ditemukan, khususnya pada kelompok usia 15–39 tahun. Produksi sebum sendiri merupakan proses normal yang berfungsi membantu menjaga kelembapan dan perlindungan kulit. Namun, ketika produksinya berlebihan, kulit dapat terlihat lebih greasy dan pori-pori tampak semakin terlihat.

Di Indonesia, sekitar 64% masyarakat memiliki profil kulit berminyak. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari hormon, jenis kelamin, faktor genetik, hingga pola tidur.

Untuk membantu menjawab kebutuhan kulit berminyak, La Roche-Posay meluncurkan Effaclar Supramolecular Moisturizer, pelembap harian dengan manfaat pore minimizer dan oil control.

Produk pelembap ini mengadaptasi teknologi Supramolecular yang telah dipatenkan untuk membantu bahan aktif bekerja secara lebih terarah pada kulit berminyak.

Mengapa kulit berminyak bisa membuat pori tampak lebih besar?

la roche posay pelembap kulit berminyak

Pori merupakan bukaan kecil pada permukaan kulit yang menjadi jalur keluarnya sebum dari kelenjar minyak atau sebaceous gland (kelenjar sebasea). Ketika produksi sebum meningkat, pori dapat terlihat lebih jelas atau tampak lebih teregang.

Menurut dr. Stanley Setiawan, Dokter Spesialis Dermatologi, Venerologi, dan Estetika, keluhan pada kulit berminyak sering kali berkaitan dengan produksi sebum yang berlebihan dari kelenjar minyak.

“Seringkali, keluhan konsumen dengan oily skin disebabkan oleh produksi sebum berlebih dari dalam kelenjar minyak yang membuat pori menjadi lebih stretched dari bawah permukaan kulit,” jelasnya.

Karena itu, perawatan kulit berminyak tidak hanya berfokus pada mengurangi minyak di permukaan wajah. Menjaga kebersihan pori, mengontrol produksi sebum, sekaligus mempertahankan hidrasi kulit juga menjadi bagian penting dalam perawatan kulit berminyak.

Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk merawat kulit berminyak adalah dengan memilih produk pelembap yang mengandung bahan aktif yang sesuai dengan kebutuhan kulit.

Salicylic Acid (SA) merupakan salah satu bahan yang umum digunakan dalam perawatan kulit berminyak. Bahan ini membantu mengeksfoliasi sel kulit mati dan membersihkan penumpukan yang dapat menyumbat pori sekaligus membantu mengontrol minyak berlebih.

Sementara itu, Niacinamide atau Vitamin B3 dikenal memiliki manfaat untuk membantu menenangkan kulit serta menjaga skin barrier dan tekstur kulit.

Effaclar Supramolecular Moisturizer memadukan Salicylic Acid dan Niacinamide dengan teknologi Supramolecular, yang merupakan teknologi yang telah dipatenkan oleh La Roche-Posay.

Teknologi ini memungkinkan molekul dari kedua bahan aktif tersebut berinteraksi melalui mekanisme temporary bonding sehingga keduanya dapat bekerja secara sinergis.

Teknologi Supramolecular bantu bekerja lebih presisi

la roche posay supramolecular

Selain menggabungkan kedua bahan aktif tersebut, teknologi Supramolecular menggunakan struktur berukuran nano yang dirancang untuk membantu meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit.

Kombinasi antara temporary bonding dan struktur berukuran nano ini memungkinkan bahan aktif bekerja dengan konsep hyperselective targeting, yaitu membantu mengarahkan aktivitas bahan aktif secara lebih presisi pada area yang berkaitan dengan produksi sebum.

Dengan pendekatan tersebut, bahan aktif tidak hanya bekerja secara umum di permukaan kulit. Teknologi Supramolecular dirancang untuk membantu mengarahkan bahan aktif ke area yang menjadi perhatian pada kulit berminyak, terutama yang berkaitan dengan produksi sebum.

Hal ini menjadi bagian penting dari pendekatan Effaclar Supramolecular dalam membantu mengatasi dua concern yang sering muncul pada kulit berminyak, yaitu produksi minyak berlebih dan tampilan pori yang lebih jelas.

Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap

Salah satu miskonsepsi yang masih sering ditemukan adalah anggapan bahwa kulit berminyak tidak membutuhkan pelembap.

Padahal, kulit berminyak tetap membutuhkan hidrasi. Menghindari pelembap sepenuhnya justru dapat membuat perawatan kulit menjadi kurang optimal. Yang terpenting adalah memilih pelembap yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit.

“Penggunaan pelembap harian, yang mengandung Salicylic Acid dan Niacinamide misalnya, sangat penting untuk menjaga hidrasi kulit juga yang dapat menyeimbangkan produksi minyak berlebih,” ujar dr.Stanley.

Melalui Effaclar Supramolecular Moisturizer, La Roche-Posay menghadirkan pelembap yang diformulasikan untuk membantu menjawab kebutuhan kulit berminyak, dengan manfaat pore minimizer dan oil control sekaligus memberikan matte hydration pada kulit. 

Dengan memahami mekanisme produksi sebum dan kebutuhan kulit, perawatan kulit berminyak tidak harus berarti menghilangkan minyak sepenuhnya.

Sebaliknya, tujuan utamanya adalah membantu menjaga produksi minyak tetap terkontrol, pori tetap bersih, serta hidrasi dan kenyamanan kulit tetap terjaga.

medical
Hello Sehat Medical Review Team
Ditinjau secara medis oleh
Kesehatan · None
Ditulis oleh Hello Sehat Medical Review Team · Tanggal diperbarui kemarin