1. Definisi

Apa itu trauma mulut?

Luka dan goresan kecil di dalam mulut biasanya sembuh dalam waktu 3 atau 4 hari, dua kali lebih cepat dari cedera pada kulit. Infeksi dalam rongga mulut jarang terjadi. Anda akan kesulitan menemukan bagian yang terluka dalam beberapa minggu. Luka pada lidah dan bagian dalam pipi karena tidak sengaja tergigit sendiri selama makan merupakan luka mulut yang paling umum terjadi. Luka dan memar pada bibir biasanya terjadi karena jatuh. Sobekan pada jaringan penghubung bibir bagian atas dengan gusi umum terjadi. Hal ini bisa terlihat buruk dan mengeluarkan banyak darah sampai tekanan diterapkan, tetapi tidak berbahaya. Luka mulut yang berpotensi serius adalah pada amandel, langit-langit lunak, atau belakang tenggorokan (seperti jatuh saat pensil sedang berada di mulut).

Apa saja tanda dan gejalanya?

  • Kerusakan gigi: Anda mungkin memiliki gigi yang retak, keluar dari tempatnya, atau hilang. Anda mungkin merasa tepi gigi Anda tajam atau kasar.
  • Perdarahan atau memar: Anda mungkin memiliki memar atau luka pada bibir dan wajah Anda. Gusi Anda atau jaringan lembut lainnya di dalam mulut mungkin berdarah.
  • Retak tulang wajah: Anda mungkin tidak dapat menggerakkan rahang atau mulut Anda karena tulang pada wajah Anda retak.
  • Perubahan pada gigi: Gigi Anda mungkin tidak bisa menyatu dengan baik saat Anda menutup mulut Anda.

2. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Perawatan Trauma Mulut di Rumah

Hentikan perdarahan dengan menekan bagian yang berdarah pada gigi atau rahang selama 10 menit. Untuk perdarahan pada lidah, tekan bagian yang berdarah dengan kain kasa atau potongan kain bersih.

Jangan melepaskan tekanan jika belum 10 menit. Saat perdarahan dari bagian dalam atas bibir berhenti, jangan menarik bibir untuk melihat kondisinya. Jika Anda melakukannya, perdarahan akan dimulai kembali.

Pereda Rasa Nyeri

Bagian tersebut mungkin akan sakit selama 1 atau 2 hari. Kompres dengan es  sesering mungkin sesuai kebutuhan. Jika terdapat rasa nyeri saat waktu tidur, minum acetaminophen atau ibuprofen. Selama sehari atau lebih, makan makanan yang lembut. Hindari makanan asin atau asam karena akan terasa perih. Jauhkan sisa makanan dari bagian yang luka dengan membersihkan bagian tersebut dengan air segera setelah makan.

Kapan saya harus ke dokter?

Pergi ke dokter segera jika:

  • Perdarahan tidak berhenti setelah 10 menit tekanan
  • Adanya luka yang dalam dan mungkin memerlukan jaitan
  • Cedera terjadi pada belakang tenggorokan
  • Luka yang diakibatkan terjatuh saat ada objek panjang dalam mulut
  • Rasa nyeri parah

Hubungi dokter juga jika:

  • Anda merasa bagian tersebut menjadi infeksi, terutama bila ada peningkatan rasa nyeri atau bengkak setelah 48 jam (perlu diingat bahwa luka dalam mulut yang sedang dalam penyembuhan normalnya berwarna keputihan selama beberapa hari)
  • Terjadi demam
  • Anda merasa kondisi Anda memburuk

3. Pencegahan

Cegah hal ini dengan mengajarkan kepada anak Anda untuk tidak lari atau bermain dengan objek panjang dalam mulut.

  • Lakukan pemeriksaan gigi rutin. Bila gusi dan gigi Anda sehat, Anda cenderung untuk pulih dari cedera dengan cepat.
  • Gunakan sabuk pengaman untuk mencegah atau mengurangi cedera pada mulut saat kecelakaan kendaraan bermotor. Selalu dudukkan anak Anda pada bangku mobil khusus anak-anak untuk mencegah cedera.
  • Gunakan pelindung mulut selama berolahraga. Pelindung mulut bisa dibuat oleh dokter gigi atau dibeli di toko yang menjual peralatan olahraga.
  • Gunakan helm dan pelindung wajah selama olahraga di mana cedera wajah, mulut atau kepala bisa terjadi.
  • Lepaskan pelindung kepala dan kenakan pelindung mulut ketika berolahraga.
  • Lepaskan pelindung kepala sebelum aktif dalam permainan kasar.
  • Jangan makan makanan yang keras, sulit dikunyah, kering, atau lengket.
  • Jangan menarik kawat gigi Anda.
  • Gunakan ortodontik lembut untuk melindungi bagian dalam mulut dari kawat.
  • Jika Anda memiliki kejang atau masalah medis lainnya yang dapat meningkatkan risiko jatuh, tanyakan kepada dokter Anda rekomendasi penggunaan helm dan pelindung wajah untuk melindungi kepala dan mulut.
Yang juga perlu Anda baca