Sperma mungkin saja bocor keluar dari vagina. Terutama bila Anda berhubungan intim tanpa kondom dan Anda atau pasangan berejakulasi di dalam. Meskipun Anda mungkin terkejut ketika hal ini terjadi, ternyata sperma yang keluar lagi dari vagina merupakan hal yang wajar.

Mengapa sperma bisa bocor keluar lagi dari vagina?

Untuk memahami bagaimana sperma bisa bocor keluar, Anda perlu memahami dulu cara kerja vagina dan ejakulasi penis. Vagina akan melebar dan memberikan ruang bagi penis saat penetrasi. Namun, setelah penis berejakulasi dan keluar dari vagina, vagina tidak akan otomatis menutup rapat.

Vagina memang jadi lebih rapat seperti semula setelah penetrasi, tapi tentu tidak menutup sama sekali karena masih ada bukaan di bibir vagina. Air mani pria yang mengandung sperma kemudian keluar dari bukaan tersebut.

Kemungkinan sperma keluar jadi makin besar kalau setelah berhubungan seks, wanita langsung berdiri. Gaya gravitasi akan mendorong sperma turun dan akhirnya keluar lewat bukaan vagina.

Apakah artinya ada masalah atau penyakit tertentu?

Tenang, sperma yang bocor setelah seks biasanya tidak menandakan masalah seksual atau penyakit tertentu. Pasalnya, air mani setiap laki-laki itu volume, konsistensi, dan teksturnya berbeda-beda. Ada yang sangat kental, tapi ada juga yang encer. Bila air mani yang mengandung sperma cenderung encer dan volumenya cukup banyak, tentu akan lebih mudah bocor keluar setelah seks.  

Masihkah bisa hamil jika sperma bocor setelah seks?

Menurut spesialis kandungan dari Amerika Serikat dr. Michele Hakakha, sperma keluar setelah seks tetap bisa bikin hamil. Pasalnya, sekali ejakulasi, pria bisa memproduksi 20-400 juta sel sperma dalam air maninya. Kalau penis berejakulasi di dalam vagina, sebagian dari sperma akan masuk ke dalam leher rahim. Sedangkan sisanya akan menempel di dinding vagina atau mengucur keluar dari bukaan vagina.

Namun, masih ada sel sperma yang berhasil masuk dan dapat membuahi sel telur. Anda cuma butuh satu sel sperma untuk hamil. Maka, peluang kehamilan tetap ada meskipun setelah berhubungan seks sperma keluar lagi dari vagina.

Mencegah sperma keluar setelah seks

Bila Anda merasa tidak nyaman dengan sperma yang keluar setelah seks, Anda bisa menggunakan kondom saat bercinta. Anda juga bisa memastikan untuk berejakulasi tepat ketika penis sudah masuk ke vagina cukup dalam. Selain itu, siapkan handuk atau kain di dekat tempat tidur untuk mengeringkan diri setelah seks.

Untuk mencegah sperma keluar saat penetrasi tanpa kondom, Anda bisa memilih posisi seks yang lebih aman. Misalnya posisi misionaris (pria di atas). Setelah penetrasi, Anda sebaiknya tetap berbaring sambil mengganjal paha dengan bantal atau guling. Dengan begitu, posisi vagina sedikit terangkat sehingga sperma tak bisa mengucur keluar.

Hindari posisi seks yang akan membuat sperma turun dan keluar dari vagina. Contohnya wanita di atas (woman on top atau cowgirl), doggy style, atau seks sambil berdiri.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca