Rehabilitasi dan Pemulihan untuk Anak Setelah Stroke

Oleh

Otak anak dan bayi masih dalam masa pertumbuhan dan berkembang serta terus-menerus belajar hal-hal yang baru.

Rehabilitasi setelah stroke atau serangan iskemik transient kemungkinan dapat menyebabkan perbaikan yang signifikan dalam jangka panjang bagi anak Anda.

Lamanya pengobatan rehabilitasi akan berbeda untuk setiap anak, dan jumlah atau jenis terapi yang berbeda mungkin diperlukan pada waktu yang berbeda pula sepanjang pertumbuhan dan perkembangan.

Semua anak yang didiagnosis dengan stroke harus menerima penilaian rinci dari para dokter yang mengkhususkan diri dalam rehabilitasi. Tim rehabilitasi akan dapat menentukan jenis terapi terbaik bagi anak agar bisa mendapatkan keuntungan dari perawatan itu.

Merasa kewalahan oleh semua pemeriksaan selama berhari-hari setelah diagnosis awal stroke pada anak adalah hal yang wajar. Semua ahli kesehatan yang memeriksa seorang anak akan bekerja sama sebagai sebuah tim untuk memastikan setiap anak menerima perawatan yang terbaik. Baik keluarga maupun tim kesehatan akan bekerja sama untuk membentuk rencana perawatan individual untuk anak.

Penting bagi anggota keluarga untuk terlibat dalam perencanaan perawatan dan memahami detail dan persyaratan untuk membantu anak memiliki proses penyembuhan yang terbaik.

Penting juga bagi terapi rehabilitasi dimulai sesegera mungkin setelah stroke dideteksi. Rehabilitasi harus dimulai di rumah sakit dan dilanjutkan setelah anak meninggalkan rumah sakit. Setelah keluar dari rumah sakit, rehabilitasi dapat dilakukan di rumah, di klinik rawat jalan yang merupakan bagian dari rumah sakit, atau di pusat rehabilitasi anak khusus.

Sesi rehabilitasi dilakukan untuk meningkatkan fungsi organ yang terkena stroke dan membantu anak dalam beradaptasi dengan perubahan fisik atau kognitif. Sesi terapi juga dapat mencakup pengembangan keterampilan yang akan dibutuhkan agar dapat beraktivitas secara mandiri di sekolah atau di tempat bermain. Penilaian kognitif, yang meneliti kemampuan anak untuk belajar dan mendeteksi kesulitan belajar, dapat membantu dalam merencanakan program pendidikan setelah anak mencapai usia sekolah atau kembali ke sekolah.

Alangkah lebih baik untuk melibatkan semua anggota keluarga dalam proses rehabilitasi anak. Penting juga bagi saudaranya juga terlibat, dan diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban jujur yang sesuai dengan usia.

Tim dokter harus terus memberikan informasi dan pendidikan di seluruh masa rehabilitasi dan selama pemulihan. Kebutuhan pendidikan setiap keluarga adalah unik dan cenderung berubah sepanjang rehabilitasi, pemulihan, dan seiring anak mencapai tahap perkembangan baru.

Hal penting untuk diketahui selama rehabilitasi

  • Tim rehabilitasi stroke akan bekerja dengan Anda dan anak Anda untuk mengembangkan rencana rehabilitasi. Rencana ini harus diperbarui seiring anak semakin pulih.
  • Orangtua dan anggota keluarga harus menerima pelatihan oleh tim rehabilitasi tentang bagaimana untuk membantu anak selama rehabilitasi dan pemulihan.
  • Tim stroke harus bekerja dengan keluarga untuk mempersiapkan proses saat anak pulang ke rumah dari rumah sakit. Anda mungkin perlu menyesuaikan rumah Anda untuk membuatnya aman dan mudah mengawasi anak Anda.
  • Ketika Anda meninggalkan rumah sakit, rehabilitasi harus terus dilakukan dan dapat dilakukan dalam situasi yang berbeda seperti klinik rawat jalan, program komunitas, di rumah Anda, dan di sekolah.
  • Jika gejala anak berubah atau tampaknya menjadi lebih buruk selama rehabilitasi atau setelah anak meninggalkan rumah sakit, beri tahu tim perawatan kesehatan anak Anda segera.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca