6 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tidak Kena Heat Stroke

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Olahraga di cuaca yang panas memicu terjadinya heat stroke lebih cepat dibandingkan pada suhu normal. Heat stroke adalah kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu yang sangat tinggi dan tubuh tidak mampu mengatur kondisi ini. Heat stroke adalah kondisi yang mengancam jiwa. Maka itu, olahraga saat cuaca panas tidak boleh sembarangan agar tidak membahayakan. Begini tipsnya untuk olahraga saat cuaca panas agar aman dari heat stroke.

1. Ketahui tanda panas tubuh sudah melampaui batas

bahaya olahraga kardio berlebihan

Sebelum memasuki heat stroke, tubuh akan mengalami heat exhaustion terlebih dahulu. Inilah alarm Anda bahwa tubuh harus didinginkan terlebih dahulu, jangan dilanjutkan lagi olahraganya. Jika tetap memaksakan diri, bisa-bisa Anda mengalami heat stroke.

Ketika tubuh memanas, tekanan darah juga akan meningkat, jantung berdetak sangat cepat, Anda bisa merasakan lelah luar biasa, dan selanjutnya pingsan.

Seseorang tidak bisa merasakan suhu inti tubuhnya yang melambung tinggi ini. Akan tetapi, kulit yang sangat basah dan detak jantung yang sangat cepat adalah beberapa tanda awalnya.

Berikut tanda dan gejala heat exhaustion yang perlu Anda waspadai:

  • kram otot
  • denyut nadi yang cepat tapi lemah
  • tubuh terasa lemah
  • mual atau muntah
  • kulit dingin, berkeringat
  • pusing dan terkadang seperti sudah mau pingsan
  • urine berwarna gelap
  • sakit kepala

2. Pastikan sudah cukup minum sebelum olahraga

kebutuhan minum air putih untuk perokok

Olahraga saat cuaca panas membuat beban olahraga akan lebih berat. Sebab, tubuh akan lebih cepat panas bukan hanya karena beban latihan tetapi juga karena cuaca. Kondisi ini akan sangat menguras cadangan air dan mineral dalam tubuh yang harus sesegera mungkin diisi kembali. Jika tidak, seseorang berisiko lebih cepat mengalami heat stroke.

Dari sebelum olahraga hingga saat olahraga penuhi kebutuhan cairan secara berkala. Usahakan untuk minum tiap 20 menit sekali selama berolahraga. Jika Anda berolahraga dalam durasi lama hingga lebih dari 2 jam, penuhi kebutuhan cairan yang juga mengandung elektrolit natrium, kalium, dan magnesium.

3. Jangan olahraga di siang bolong

hipertermia adalah suhu tubuh panas ekstrem

Saat cuaca sedang panas-panasnya, sebaiknya hindari olahraga di siang hari agar panas tubuh bisa lebih stabil saat berolahraga. Sebab, panas bisa memperlambat pergerakan atau performa saat olahraga. Semakin panas, bisa makin tidak maksimal olahraga yang Anda lakukan.

Jika memungkinkan, lakukan olahraga sebelum jam 7 pagi atau saat sore hari. Bila memang terpaksa olahraga pada siang hari, pilihlah tempat yang lebih teduh untuk mengurangi paparan sinar matahari.

4. Kurangi kecepatan

olahraga jalan kaki

Jika suhu lingkungan meningkat sangat tinggi alias panas, jangan paksakan diri untuk mengeluarkan energi sama seperti saat suhu tidak panas.

Hati-hati juga jangan mengikuti olahraga yang sama persis seperti yang dilakukan teman-teman Anda yang lebih bugar. Lakukan olahraga dengan kecepatan yang stabil agar tidak berisiko mengalami peningkatan suhu tubuh yang terlalu cepat.

5. Pakai baju olahraga yang tepat

olahraga jogging

Olahraga saat cuaca panas membutuhkan kaos yang berbahan ringan dan longgar agar keringat mudah menguap. Pakaian juga sebaiknya berwarna cerah agar tidak mudah menyerap panas dari sinar matahari.

Pilih pakaian dengan bahan seperti coolmax, drymax, smartwool, atau polypropylene yang memiliki pori-pori kecil di bahannya sehingga penguapan keringat lebih mudah, dan baju tidak mengunci panas di sekitar kulit.

Jangan menutupi tubuh dengan pakaian berlapis-lapis berlebihan. Ketika Anda berolahraga di bawah suhu yang panas, lalu menutupi tubuh dengan pakaian yang berlapis-lapis seperti jaket, maka tubuh akan jadi semakin panas. Risiko heat stroke pun semakin besar.

Selain baju, menggunakan topi yang dan kacamata hitam juga pilihan yang tepat untuk melindungi area kepala. Pilih topi yang bahannya tidak tertutup rapat sehingga kepala mudah berkeringat. Pilih topi yang bahannya memungkinkan adanya pertukaran udara di area kepala.

6. Gunakan sunscreen

sunscreen terbaik

Sebelum olahraga, oleskan sunscreen alias tabir surya secara merata pada tangan, kaki, dan bagian tubuh yang akan terpapar langsung sinar matahari. Menggunakan sunscreen bukan hanya untuk menjaga warna kulit, sunscreen juga bisa membantu mencegah heat stroke.

Paparan sinar matahari yang terlalu menyengat dapat mengurangi kemampuan kulit untuk mendinginkan dirinya sendiri. Maka itu, diperlukan sunscreen agar kemampuan kulit untuk meredam panas tidak terganggu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Gerakan Plank yang Bisa Dilakukan untuk Membentuk Perut Rata

Untuk Anda yang suka mager berolahraga, plank bisa menjadi solusi untuk membakar banyak kalori tanpa harus banyak bergerak. Cek di sini untuk tahu caranya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kebugaran, Hidup Sehat, Tips Sehat 16 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenali Kejang Otot, Mulai dari Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyeri akibat kejang otot punggung bisa terasa makin parah ketika Anda membungkukkan badan. Simak berbagai cara mudah mengatasi kejang otot punggung di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Myalgia (Nyeri Otot) 19 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Kenali Penyebab yang Mungkin Membuat Anda Mengalami Kram Otot

Semua orang mungkin pernah mengalami kram otot. Memahami penyebab kram otot dapat membantu Anda menghindarinya. Apa saja penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Myalgia (Nyeri Otot) 19 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Anda ingin mencoba mendaki gunung? Ada sejumlah persiapan yang perlu dilakukan sebelum mendaki gunung khususnya bagi pemula agar pendakian aman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
olahraga yang dapat meningkatkan kepadatan tulang

5 Olahraga untuk Meningkatkan Kepadatan Tulang di Usia 40 Tahunan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
olahraga bareng teman

4 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Rutin Berolahraga

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 7 menit
mulur kering xerostomia adalah

Xerostomia (Mulut Kering)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 10 menit