Benarkah Dongeng Bisa Mengurangi Penyakit Stroke?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/11/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Mendongeng sering dikaitkan dengan dunia anak. Namun, secara mengejutkan, dongeng juga memiliki manfaat besar bagi penderita stroke. Bagaimana bisa kegiatan mendongeng membawa manfaat baik untuk penderita stroke? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Manfaat mendongeng untuk penderita stroke

Ditemui dalam acara temu media di bilangan Senayan, Jakarta Selatan (13/11), dr. Herbowo Soetomenggolo, seorang dokter spesialis saraf anak menjelaskan bahwa mendongeng tak hanya membawa manfaat untuk anak, tapi juga untuk penderita stroke.

“Dengan mendongeng, bagian otak yang mengalami kerusakan dan tidak terpakai akan aktif kembali dipicu oleh cerita yang disampaikan,” jelas dr. Herbowo.

Hal itu dikarenakan saat mendengarkan seseorang mendongeng, seluruh bagian otak dapat menjadi aktif.

Cara kerja dongeng untuk penderita stroke

Kegiatan mendongeng meliputi beberapa hal, termasuk neural coupling, yakni mendengarkan, memproses informasi, mengolah informasi sesuai imajinasinya.

Lebih lanjut, dr. Herbowo menerangkan, tahap berikutnya yang terjadi saat Anda mendongeng untuk penderita stroke adalah mirroring. Kondisi ini adalah ketika otak pendengar, memiliki cara kerja yang sama dengan otak pendongeng.

Dalam kondisi tersebut, otak kemudian melepaskan beberapa hormon, seperti dopamin, kortisol, dan oksitosin.

“Hormon-hormon tersebut dapat mengatur perubahan emosi, kewaspadaan, dan empati. Hasilnya, pendengar dapat mengingat alur cerita dengan baik,” paparnya.

Terapi mendongeng untuk penderita stroke

Manfaat mendongeng untuk stroke juga telah dibuktikan dengan dijadikan sebagai terapi yang diterapkan di beberapa negara. Melansir dari Latrobe, Profesor Marshall dari University of London dan timnya sedang memperluas terapi mendongeng yang dirancang oleh Dr. Carrgher.

Hal senada juga disampaikan oleh dr. Herbowo. Menurutnya mendongeng terbukti mengaktifkan hampir semua bagian-bagian otak. Itu sebabnya, mendongeng bisa melatih bagian otak yang bermasalah, termasuk penyakit stroke.

“Untuk memperbaiki fungsi otak butuh latihan dan mendengarkan dongeng bisa membantu. Mendongeng tidak selalu harus berbentuk khayalan. Mendengarkan cerita kegiatan seseorang sehari-hari juga bisa sebagai terapi,” jelas dr. Herbowo.

Meski manfaat mendongeng untuk stroke bisa dipakai sebagai terapi, ia juga menganjurkan untuk tetap melakukan terapi dan pengobatan secara medis agar kemajuan yang lebih baik.

Dongeng juga bermanfaat untuk penderita demensia

Tak hanya penderita stroke, mendongeng rupanya juga membawa manfaat untuk penderita demensia? Stroke merupakan kondisi di mana suplai darah ke otak terganggu karena sumbatan atau perdarahan yang bisa mengakibatkan tubuh kehilangan fungsi otak.

Salah satu gangguan akibat stroke bisa terjadi adalah demensia atau kepikunan yang dapat mengubah kepribadian dan tingkah laku penderita. Nah, mendongeng disebut-sebut bisa menjadi salah satu terapi yang mampu membuat penderita stroke dan demensia menjadi lebih baik.

Peneliti dari University of Missouri menemukan bahwa dongeng berpengaruh positif pada keterampilan komunikasi dan memori penderita demensia atau Alzheimer.

Melansir dari Medicalxpress, sebuah program bernama TimeSlips dilakukan untuk para penderita demensia. Secara berkelompok, mereka didorong untuk bercerita dengan memakai imajinasi. 

“TimeSlips memberi banyak ruang untuk penderita demensia berinteraksi dengan orang lain, sambil melatih kekuatan komunikasi individu,” jelas Lorraine Phillips, asisten dosen di Sinclair School of Nursing.

Philips mengatakan, hasil program TimeSlips yang diadakan setiap dua minggu sekali dengan durasi satu jam, selama enam minggu berturut-turut, menunjukkan penderita demensia mengalami peningkatan ekspresi bahagia dan komunikasi. 

Mendongeng merupakan kegiatan yang mudah dan tidak memakan banyak biaya. Selain terapi utama secara medis, Anda juga bisa menggunakan metode tambahan seperti mendongeng untuk mendampingi penderita stroke dan demensia mengembalikan fungsi otaknya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cegah Serangan Stroke Lanjutan, Ini Pilihan Pengobatan Efektif untuk Stroke Ringan

Serangan stroke ringan memang bisa sembuh dengan sendirinya, namun tetap memerlukan penanganan secara medis melalui pemberian obat stroke ringan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Stroke, Health Centers 22/11/2019 . 9 mins read

Waspada! Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Stroke Menyerang

Stroke adalah penyakit serius yang butuh penanganan cepat. Pasalnya, ada beragam dampak yang terjadi ketika serangan stroke datang. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Stroke, Health Centers 13/09/2019 . 3 mins read

Stroke Bisa Terjadi di Usia Muda, Ini Beragam Hal Pemicunya

Ternyata, stroke tidak hanya bisa terjadi pada lansia, namun juga di usia muda. Lalu, apakah faktor penyebab keduanya sama?

Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Health Centers 10/08/2019 . 7 mins read

Dianggap Mematikan, Apakah Stroke Sebenarnya Bisa Disembuhkan?

Ternyata, penyakit stroke bisa sembuh total. Kok bisa? Baca penjelasan lengkap mengenai penyakit stroke pada artikel Hello Sehat berikut ini.

Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Health Centers 02/06/2019 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

dampak stroke pada anak

Stroke pada Anak, Apakah Masih Bisa Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 28/06/2020 . 4 mins read
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 mins read
sindrom moyamoya

Sindrom Moyamoya, Penyakit yang Dapat Jadi Pemicu Stroke pada Anak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 12/06/2020 . 4 mins read
makanan berpengaruh pada stroke

Konsumsi Makanan Tertentu Dapat Berpengaruh pada Jenis Stroke Berbeda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . 5 mins read