Jenis Stroke Apakah yang Paling Mematikan?

Oleh

Semua jenis stroke berbahaya, tetapi sedikit di antaranya dikenal sebagai penyebab kecacatan akut dan/atau berujung pada kematian. Di bawah ini kami deskripsikan stroke paling umum yang dikenal memiliki potensi menyebabkan kecacatan akut dan bahkan kematian.

Stroke batang otak

Semua impuls saraf dari otak yang pergi ke tubuh harus melalui batang otak, itulah mengapa stroke batang otak dapat lebih membahayakan dari cedera tulang belakang.

Batang otak juga mengendalikan hampir semua fungsi penting, seperti pernapasan, tekanan darah, dan detak jantung, serta merupakan pusat kesadaran otak, yang memungkinkan kita untuk tetap sadar akan dunia di sekitar kita. Oleh karena itu, tergantung pada tingkat keparahan stroke batang otak, seseorang bisa menjadi hemiplegia, lumpuh, atau tidak sadar secara permanen.

Bilateral Watershed Stroke

Watershed stroke mendapat nama mereka dari efek pada bagian otak yang biasa disebut sebagai “watershed area.” Bagian ini menerima suplai darah dari ujung cabang paling jauh pada dua bagian pembuluh darah yang berdekatan dan membutuhkan tekanan darah yang memadai untuk memastikan kecukupan darah dipompa ke bagian tersebut setiap saat. Karena hal ini, bagian watershed di kedua sisi otak berisiko tinggi berkembang iskemia, atau kurangnya aliran darah, pada saat tekanan darah rendah, yang bisa disebabkan oleh dehidrasi ekstrem, serangan jantung, dan sepsis (infeksi yang menyebar luas).

Stroke ini menyebabkan kecacatan parah karena mempengaruhi sebagian besar kelompok otot pada kedua sisi tubuh (bahu dan pinggul, misalnya). Orang dengan stenosis karotid (penyumbatan pada pembuluh leher) di kedua sisi leher khususnya rentan menderita stroke jenis ini.

Stroke hemoragik

Stroke hemoragik disebabkan oleh perdarahan pada otak. Ada banyak alasan kenapa seseorang mengalami perdarahan di dalam otak, tetapi beberapa yang paling berbahaya di antaranya:

  • Malformasi arteriovenosa
  • Aneurisma pecah
  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
  • Gangguan perdarahan
  • Cedera trauma pada kepala
  • Trombosis sinus dural
  • Tumor otak

Stroke hemoragik secara ekstrem berbahaya karena darah pada otak terkadang bisa mengarah ke kondisi berbahaya seperti hydrocephalus, peningkatan tekanan intrakranial, dan kejang pembuluh darah yang berbahaya. Jika tidak ditangani secara agresif, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan parah otak, herniasi otak, dan bahkan kematian. Inilah sebabnya mengapa bahkan episode kecil perdarahan di dalam otak memerlukan evaluasi darurat oleh seorang ahli bedah saraf.

Stroke trombotik besar

Stroke trombotik disebabkan oleh gumpalan darah besar, yang terbentuk di dalam, atau bermigrasi ke, salah satu pembuluh darah utama otak. Gumpalan darah besar ini sangat berbahaya karena benar-benar dapat menghentikan darah mengalir ke pembuluh darah terbesar dan paling penting di otak.

Yang disebut “sindrom arteri serebri ganas/malignant middle cerebral artery (MCA) syndrome” adalah contoh dari stroke ini. Pada stroke ini MCA diblokir oleh pembekuan darah besar menyebabkan infark besar (yaitu, kematian) dari hampir seluruh sisi otak. Pembengkakan kuat yang terjadi kemudian sebagai akibat dari suatu peristiwa besar menyebabkan peningkatan pesat dalam tekanan otak di seluruh otak. Nantinya, tekanan tinggi ini menyebabkan disfungsi otak global, gangguan kesadaran dan sangat sering terjadi, herniasi otak serta kematian.

Stroke trombotik besar umumnya hasil dari kondisi medis di mana seseorang memiliki kecenderungan untuk membentuk pembekuan darah di dalam pembuluh darah otak, di dalam hati, atau di dalam pembuluh darah yang yang membawa darah ke otak. Kondisi tersebut meliputi karotis, tulang belakang, atau diseksi arteri basilar, dan fibrilasi atrium.

Sayangnya, gejala stroke ini bisa menipu, dan awalnya bisa tampak seperti pusing atau sakit kepala. Namun, stroke tertentu memiliki kecenderungan untuk menyebabkan gejala yang sangat spesifik. Misalnya, gejala klasik dari stroke hemoragik (perdarahan di dalam otak) adalah tiba-tiba mengalami sakit kepala yang biasanya digambarkan oleh orang-orang sebagai “sakit kepala terburuk sepanjang hidup.” Stroke batang otak besar biasanya menyebabkan penglihatan ganda atau kabur, vertigo, ketidakseimbangan saat berjalan, dan/atau mual dan muntah. Tergantung pada bagian otak yang dipengaruhi, stroke trombotik besar dapat menyebabkan kelemahan tiba-tiba dan mati rasa pada satu sisi atau seluruh tubuh. Stroke besar juga dapat menyebabkan kehilangan kesadaran tiba-tiba. Tanpa harus dijelaskan bila Anda, atau seseorang yang Anda kenal, pernah terpengaruh oleh gejala-gejala tersebut segera bertindak cepat dan larikan ke rumah sakit tanpa menunda.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca