Mungkinkah Kena Serangan Jantung Lagi Setelah Pasang Ring?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 9, 2020
Bagikan sekarang

Mungkin sebagian orang bertanya-tanya apakah pemasangan ring jantung adalah prosedur yang bisa dilakukan secara aman, atau justru bisa meningkatkan risiko serangan jantung lagi di kemudian hari. Jangan khawatir! Simak penjelasan lengkap setelah pasang ring jantung sekaligus kemungkinan mengalami serangan jantung lagi.

Apa itu ring jantung dan serangan jantung?

Serangan jantung adalah kondisi ketika aliran darah yang kaya oksigen tiba-tiba tidak bisa melewati pembuluh darah di otot jantung. Biasanya kondisi ini disebabkan karena pembuluh darah mengalami penyumbatan. Jika tidak dikembalikan kondisinya dengan cepat, bagian dari otot jantung tersebut akan perlahan-lahan mati.

Nah, salah satu cara untuk mengatasi serangan jantung setelah menggunakan obat-obatan adalah dengan menjalani prosedur pasang ring jantung. Ring jantung atau cardiac stent adalah sebuah alat kecil yang dimasukkan ke pembuluh darah koroner jantung di bagian yang tersumbat.

Sumbatan tersebut umumnya berasal dari terbentuknya plak (plak dari tumpukan lemak atau kolesterol, yang disebut aterosklerosis). Dengan dipasang ring maka pembuluh darah yang tertutup akibat plak tadi bisa kembali terbuka. Dengan begitu, suplai darah bisa kembali lancar dan mencegah terjadinya serangan jantung.

Stent Jantung (Gambar C) | Sumber: Central Georgia Heart Center

Perlu diketahui bahwa pembuluh darah jantung (arteri koroner) terdiri dari banyak cabang, jadi memungkinkan sumbatan tidak hanya terjadi di satu pembuluh saja tapi juga bisa terjadi di pembuluh darah yang lain. 

Setelah pasang ring, mungkinkah terkena serangan jantung lagi?

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah mungkin. Ya, setelah menjalani prosedur pemasangan ring jantung masih sangat mungkin bagi seseorang mengalami serangan jantung di kemudian hari. Hal ini disebabkan alat ini bukan sebuah obat, melainkan alat untuk membantu melancarkan peredaran darah dalam pembuluh darah yang tersumbat.

Artinya, selama kadar lemak masih tinggi dalam darah,  kemudian menyumbat cabang pembuluh darah lain, maka masih sangat mungkin serangan jantung terjadi setelah pasang ring. Oleh karena itu, peluang serangan jantung setelah menjalani prosedur pasang ring masih besar bila tidak diikuti dengan pola hidup yang sehat.

Ada berbagai faktor yang bisa memengaruhi kondisi ini. Sebagai contoh, mulai dari kolesterol tinggi, tekanan darah yang tinggi, dan juga berat badan berlebih bisa memengaruhi kemungkinan apakah seseorang akan mengalami serangan jantung lagi setelah pasang ring.

Terkadang, justru serangan jantung terjadi akibat pemasangan ring

Dilansir dalam National Heart, Lung, and Blood Institute , orang yang melakukan pemasangan ring jantung justru memiliki kemungkinan mengalami pembekuan darah di sekitar lokasi ring jantung tersebut dipasang.

Bekuan darah ini bisa menjadi sumbatan yang kemudian menyebabkan terjadinya serangan jantung, stroke atau masalah serius lainnnya. Risiko terbentuknya bekuan darah paling banyak terjadi pada beberapa bulan pertama setelah ring dipasang.

Oleh sebab itu, dokter spesialis jantung biasanya akan merekomendasikan agar Anda tetap mengonsumsi aspirin atau obat-obatan pengencer darah. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya pembekuan darah yang dapat mengakibatkan serangan jantung lagi setelah pasang ring.

Lamanya waktu yang Anda butuhkan untuk mengonsumsi obat anti pembekuan darah tergantung pada jenis ring yang  dipasangkan dan kondisi kesehatan jantung Anda. Ada juga orang direkomendasikan untuk selalu mengonsumsi obat tersebut sepanjang hidupnya.

Meskipun ring jantung diduga dapat meningkatkan risiko pembekuan darah, tapi penelitian belum membuktikan bahwa pasang ring akan meningkatkan kemungkinan serangan jantung lagi di kemudian hari. Mungkin kemungkinannya akan semakin kecil jika digunakan sesuai anjuran.

Apabila setelah pemasangan ring pembuluh darah masih mengalami sumbatan lagi hingga menimbulkan serangan jantung, Anda memerlukan tindakan lainnya yakni operasi bypass jantung.

Prosedur pasang ring jantung yang sudah dilakukan juga tidak menutup kemungkinan terjadinya sumbatan pembuluh darah yang dapat memicu terjadinya serangan jantung lagi. Salah satu penentunya adalah pola hidup sehat yang dianut setelah menjalani prosedur tersebut. 

Menjaga pola makan sehat setelah pasang ring

Setelah pasang ring jantung bukan berarti Anda boleh bebas makan apa saja dan melakukan aktivitas seperti sebelumnya. Pasalnya, penyumbatan pada pembuluh darah arteri bisa berpindah pada cabang lainnya. Artinya, masih ada kemungkinan Anda mengalami serangan jantung lagi setelah pasang ring.

Untuk itu, Anda perlu mengubah gaya hidup demi menjaga kesehatan jantung dan mencegah terjadinya serangan jantung kedua. Salah satunya adalah mengatur pola makan sehat. Selain menjaga kesehatan jantung, pola makan sehat juga dapat menurunkan risiko serangan jantung seperti kadar kolesterol tinggi, diabetes, serta tekanan darah.

Berikut adalah pola makan sehat yang bisa Anda terapkan setelah pasang ring agar tidak mengalami serangan jantung lagi.

Daging

Setelah pasang ring, Anda mungkin khawatir untuk mengonsumsi daging. Padahal, tidak masalah jika Anda bisa mengontrol asupan daging yang masuk ke dalam tubuh. Di samping itu, Anda juga tetap membutuhkan lemak dalam tubuh.

Hanya saja, agar tidak terjadi serangan jantung lagi setelah pasang ring, lebih baik kurangi asupan daging. Lagipula, ada makanan yang bisa menjadi alternatif daging, seperti telur, tahu, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang tentunya lebih sehat untuk jantung.

Ikan

Mengonsumsi ikan seperti salmon dan sarden dua kali dalam seminggu baik untuk menjaga kesehatang jantung Anda. Pasalnya, di dalam ikan ini terdapat asam lemak omega 3 yang baik untuk jantung.

Produk olahan susu

Jika Anda masih mengonsumsi produk olahan susu seperti yoghurt dan lain sebagainya, pilih yang rendah lemak atau tidak mengandung lemak. Dengan begitu, Anda bisa membantu mengurangi risiko mengalami serangan jantung setelah pasang ring.

Air mineral

Untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi kadar gula darah dalam tubuh, hindari minuman manis, minuman bersoda, dan minuman beralkohol. Lebih baik pilih air mineral yang sudah jelas manfaatnya untuk kesehatan tubuh Anda.

Kurangi asupan garam dan gula

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman manis. Pasalnya, kadar gula dalam tubuh berpotensi meningkatkan berat badan dan risiko mengalami diabetes.

Sementara itu, Anda juga disarankan untuk mengurangi asupan garam, khususnya pada makanan. Jika perlu, kurangi penggunaan garam saat memasak demi mengurangi tekanan darah yang dapat memicu serangan jantung.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Penyakit Sindrom Koroner Akut (SKA) Disembuhkan?

Penyakit sindrom koroner akut adalah penyebab kematian tertinggi. Tak heran jika banyak orang bertanya-tanya tentang peluang kesembuhan penyakit ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik Februari 21, 2019

Sering Nyeri Dada Saat Olahraga? 6 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Banyak orang mengira kalau nyeri dada saat olahraga disebabkan karena terkena serangan jantung. Padahal, belum tentu! Cari tahu penyebabnya di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Kebugaran, Hidup Sehat Januari 12, 2019

Mengulik Cara Kerja Otot Jantung dan Beragam Fungsi Pentingnya

Otot jantung dianggap sebagai otot terkuat karena mampu bekerja sepanjang waktu tanpa istirahat untuk memompa darah. Apa yang terjadi jika otot ini rusak?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik Desember 18, 2018

Studi: Macetnya Jalanan Ibukota Meningkatkan Risiko Serangan Jantung

Penelitian membuktikan terjebak macet dapat meningkatkan risiko serangan jantung hingga 3-5 kali lipat pada orang yang sehat walafiat. Kok bisa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Penyakit Jantung, Health Centers November 18, 2018

Direkomendasikan untuk Anda

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal tayang Mei 18, 2020
Ashraf Sinclair dan Fenomena Serangan Jantung di Usia Muda

Ashraf Sinclair dan Fenomena Serangan Jantung di Usia Muda

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang Februari 18, 2020
Jangan Sampai Kena Serangan Jantung Kedua Kali, Begini Cara Tepat Mencegahnya

Jangan Sampai Kena Serangan Jantung Kedua Kali, Begini Cara Tepat Mencegahnya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang Juni 5, 2019
Langkah Pertolongan Pertama Ketika Serangan Jantung Terjadi

Langkah Pertolongan Pertama Ketika Serangan Jantung Terjadi

Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal tayang Mei 15, 2019